webnovel

Sang Diva : Terlahir kembali untuk balas dendam

Autor: Pena_Fiona
Adolescente
Terminado · 507.9K Visitas
  • 420 Caps
    Contenido
  • 5.0
    12 valoraciones
  • NO.200+
    APOYOS
Resumen

Sebuah kecelakaan mengenaskan membuat Yura terluka parah dan membuat temannya Dion meninggal. Pada titik paling rendah itu, Marissa justru mengungkapkan segala kebusukan yang sudah diperbuat Tara, kekasih Yura. Tak puas melihat Yura menderita, Marissa juga membongkar kebenciannya pada Yura karena cinta bertepuk sebelah tangannya dengan Dion. Terbutakan oleh dendam, dia pun menghabisi Yura! Namun walau hidupnya diakhiri, ternyata takdir berkata lain! Dengan segala dendam dan penyesalan yang Ia bawa, kini Yura kembali terbangun di tahun 2013. Tahun dimana semua masalah hidupnya dimulai! Lalu bagaimana Yura akan menjalankan kesempatan keduanya ini? Apakah semuanya akan terulang lagi seperti rekaman rusak? Atau apakah Yura dapat menulis ending baru untuk cerita sang Diva!?

Etiquetas
3 etiquetas
Chapter 1Kembali ke Tahun 2013

"Yura, kenapa bukan kamu yang mati? Kenapa harus Dion?"

Di ranjang rumah sakit, Yura yang tampak pucat dikelilingi dengan tabung dan masker oksigen besar menutupi wajahnya. Ia nyaris tidak bisa membuka matanya dan napasnya sesak.

Di sampingnya, ada pacar Rendy yang bernama Marissa. Ia mencubit dagu Yura. Wajahnya yang menawan dipenuhi dengan kebencian dan kecemburuan.

"Dion saat ini sedang di masa kejayaannya, tapi ia harus meninggal karena dirimu. Apakah menurutmu jika kau muncul sekarang, orang lain tidak akan menyalahkanmu? Dan juga siapa yang tahu bahwa Tara sengaja menabrak mobilmu dan membiarkanmu terbaring di sini," ucap Marissa dengan nada ketus.

Ia melanjutkan, "Sejak awal, kau dan aku berteman dekat dengan Dion. Aku benar-benar tidak mengerti, jelas aku lebih cantik darimu, dan keluargaku lebih baik darimu, mengapa dia sangat mencintaimu dan bahkan tidak pernah melirikku sekali pun? Sayang sekali kau adalah gadis bodoh dan lebih memilih Tara. Mengapa menurutmu Tara baik padamu selama ini? Bukankah itu demi reputasinya?"

Yura belum selesai, ia menambahkan dengan panjang lebar, "Tak disangka, tenggorokanmu tiba-tiba menjadi serak dan kau tidak bisa bernyanyi lagi. Hahahaha. Lihatlah, sekarang di dunia musik, apakah ada yang mengingatmu sebagai diva?"

Melihat mata Yura semakin dipenuhi oleh rasa kesal, Marissa tersenyum semakin bangga. Ia berkata, "Aku rasa kau masih belum paham, jadi izinkan aku memberitahumu satu hal lagi. Apakah kau ingat, di rumah sakit ini lima tahun yang lalu? Akulah yang diam-diam menambahkan sesuatu ke dalam obatmu ketika aku datang mengunjungi dirimu yang sedang sakit."

Masih berusaha membuat Yura emosi, Marissa melanjutkan kata-katanya, "Jangan marah. Bukan hanya suaramu, bahkan lagu yang kau tulis dengan susah payah selama bertahun-tahun tidak ada yang membuahkan hasil. Setelah kerja kerasmu selama bertahun-tahun, kini semua karyamu sudah diakui sebagai karya orang lain!"

Marissa menceritakan tentang perselingkuhan Tara, pacar Yura, dan Farah. Yura menutup matanya dengan putus asa. Adegan pria dan wanita yang berselingkuh berputar-putar dalam pikirannya.

Ketika Yura pertama kali bertemu Tara, ia hanyalah seorang penyanyi biasa, lalu Yura membantunya selangkah demi selangkah dan memulai sebuah perusahaan dengannya.

Sejak tenggorokannya mengalami masalah, Yura berkarya di balik layar. Ia membantu Tara dengan sepenuh hati, menulis lagu untuknya dengan semua kerja kerasnya. Ia bahkan memberikan dana jika ia meminta sponsor.

Ketika saham perusahaan anjlok, Yura tidak bisa tidur dan kakinya hampir patah. Di saat yang sama, ternyata Tara dan wanita itu pergi ke Hawaii untuk berlibur atas nama pekerjaan.

Yura tidak tahu sudah berapa banyak pertengkarannya dengan Tara. Ia bahkan pernah menawarkan diri untuk putus dengannya.

"Apa kau menyesal sekarang karena lebih memilih Tara daripada Dion?" Marissa menaikkan salah satu sudut bibirnya dan tersenyum. Matanya masih menatap dengan penuh kebencian, "Jangan khawatir, aku akan mengantarmu ke pemakaman Dion."

Begitu selesai bicara, Marissa mencabut selang penyuplai oksigen yang tersambung ke Yura dan berjalan keluar tanpa melihat ke belakang.

Dengan oksigen yang semakin sedikit, Yura menggeleng-gelengkan kepalanya dengan putus asa. Ia mencoba bernapas sekuat tenaga. Ia tidak ingin mati!

Kesadaran Yura berangsur-angsur hilang. Di saat terakhirnya, yang muncul di depannya adalah saat Tara sedang memberhentikan mobilnya. Tubuhnya tinggi, dan punggungnya tegak seperti dinding besi. Pria itu seolah mampu melindunginya dari segala angin dan hujan.

Tapi, semua sudah berubah. Yura sekarang sangat membenci Tara. Ia benci kekejaman takdir, tapi ia lebih membenci kebodohannya sendiri. Jika ia tidak dibutakan oleh bajingan itu, Dion tidak akan mati.

Air mata jatuh dari pipinya.

"Maaf. Maafkan aku, Dion," Yura berbicara dengan susah payah, seolah itu adalah kekuatan terakhirnya. Jika ada akhirat, ia berjanji untuk menggunakan segalanya untuk membalas Tara si bajingan itu!

Semuanya gelap sekarang. Tubuh Yura terasa semakin berat. Ia merasa seolah baru saja menyelesaikan tugas yang berat. Bau disinfektan menyeruak, Yura membuka matanya dengan lelah. Langit-langit berwarna putih masih di depan matanya. Ia melihat sekeliling. Ada bangsal yang rapi penuh dengan peralatan medis.

Ini ... rumah sakit? Pikir Yura.

"Apakah aku masih hirup?" Yura bergumam pada dirinya sendiri. Ia tiba-tiba menemukan bahwa tabung infus dan masker oksigen yang tadi dipakainya sudah tidak ada, dan tubuhnya sekarang tidak begitu sakit.

Begitu Yura ingin bangun, sepasang tangan dingin mencengkeramnya, "Jangan bergerak.".

Suara pria itu berat, tapi kata-katanya terdengar lembut sekali.

Yura segera menghentikan gerakannya, tapi bukan karena dia patuh. Ia merasa sangat akrab dengan pria ini!

Pangkal hidungnya cantik. Alisnya seperti pedang yang bisa memancarkan aura dingin. Yura menatapnya, meskipun dia hanya duduk dengan santai, seluruh tubuh pria itu memancarkan aura bangsawan.

Yura menatapnya dengan tatapan kosong, seolah-olah masih berusaha bernapas saat ini. Detik berikutnya, ia ingat dengan jelas siapa pria ini.

"D-Dion. Kau ... kau benar-benar Dion?" kata Yura sangat bersemangat hingga dia tidak bisa berbicara dengan jelas.

Dion tertegun, melihat Yura yang menangis terisak. Ada raut kepanikan yang muncul di wajahnya yang selalu dingin. Setelah hening beberapa saat, dia memegang bahu Yura dengan kedua tangannya. Ia menariknya ke pelukannya.

"Apa menurutmu aku akan memaafkanmu jika aku memelukmu seperti ini?" Alis tampan Dion sedikit mengernyit.

Tapi reaksi Yura di luar dugaannya. Ia melihat Dion dengan bibir yang bergetar dan ekspresinya tertekan, "Aku tahu aku salah, dan aku akan mendengarkanmu lain kali. Tara adalah bajingan. Ia adalah pembohong!"

Marissa, yang mendorong pintu masuk, mendengar suara Yura dan menjatuhkan botol obat di tangannya karena terkejut.

Yura tiba-tiba menjadi kaku karena kehadiran Marissa. Ia teringat dengan adegan saat dirinya mencabut selang oksigen. Yura langsung menarik selimutnya dengan ketakutan, "Kau tidak boleh datang ke sini! Pergi!"

"Yura, apa yang kamu bicarakan? Aku mendengar dokter berkata bahwa kamu sudah sadar, jadi aku datang ke sini untuk memberimu obat," jawab Yura gugup.

"Memberi aku obat? Kenapa kau begitu baik padaku sekarang?" Yura memiringkan kepalanya. Ia baru saja akan mengusir Marissa, tapi kini ia tiba-tiba merasa ragu.

Yura benar-benar kebingungan saat ini. Banyak pertanyaan muncul di benaknya. Ada apa dengan suaranya? Kenapa tidak serak? Yura buru-buru mengulurkan tangannya untuk menyentuh perutnya. Bagaimana mungkin dia bahkan tidak memiliki bekas luka akibat kecelakaan mobil yang baru saja terjadi?

"Yura, ada apa denganmu? Apakah kamu ketakutan karena berada di dalam air tadi?" Marissa berjalan ke arahnya. Meskipun dia peduli pada Yura, dia diam-diam melirik ke arah Dion.

Di dalam air? Yura mengerutkan kening.

Yura benar-benar jatuh ke dalam air untuk mencari kalung dari Tara yang hilang. Ia dengan bodohnya melompat turun dan berenang di danau yang dingin sepanjang sore.

Akhirnya kalung itu tidak ditemukan. Yura jatuh sakit karena masuk angin. Ia demam tinggi di rumah sakit selama beberapa hari.

Tapi bukankah itu lima tahun yang lalu? Pikir Yura.

"Tahun berapa sekarang?" Yura bertanya dan menatap Dion dengan serius.

"2013," jawab Dion singkat. Mata Dion tiba-tiba menjadi sedikit khawatir, mungkinkah gadis bodoh ini kehilangan ingatannya setelah demam?

Nafas Yura tersendat. Ia langsung melonjak tidak percaya. Dia dilahirkan kembali! Mungkinkah Tuhan mengira nasibnya terlalu menyedihkan, jadi Tuhan memberinya kesempatan lagi?

También te puede interesar

Was My Sweet Badboy

WARNING !! [cerita ini hanyalah fiktif belaka, semua setting tempat adalah fiktif! kesamaan nama tokoh, tempat, sekolah maupun scene dalam novel ini adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan!] ------------------------------------------------- Bimo namanya, anak baru pindahan dari Bandung yang tiba-tiba memberiku surat, isinya dia minta izin untuk menyukaiku. hah?! 'kenapa suka aku?' kuputuskan untuk tanya hal ini. lalu dia jawab begini ; 'aku tidak punya alasan, tidak paham juga kenapa bisa suka, hanya mataku tidak bisa berhenti melihat kemanapun kamu pergi, aku tidak bisa menahan senyumku dan rasa senangku kalau sedang dekat denganmu, aku suka lihat kamu ketawa dan tidak senang lihat kamu nangis, aku benci orang-orang yang bikin kamu sedih sampai-sampai ingin ku tendang pantat mereka biar sampai ke pluto, aku mau pegang tanganmu dan bilang pada cowok-cowok yang suka padamu untuk tidak lagi mengganggumu.' ku baca tulisannya yang panjang itu. aku deg-degan, sumpah kalau dia bisa dengar jantungku, itu seperti ada drum band di dalamnya. Dia orang yang unik, dan punya pendekatan berbeda padaku, orang yang percaya diri dengan bagaimana kepribadiannya, tidak kasar, berusaha dengar perkataanku, tapi sebenarnya dia juga adalah orang yang keras pada idealisnya, suka naik gunung bahkan bikin jantungku sering ingin lompat karena khawatir setiap kali dia melakukan hobinya itu. Bimoku... Elangku yang selalu terbang bebas tanpa peduli apapun.. Elangku yang selalu terbang menerjang badai... ini, adalah kisahku saat itu, saat dia bersamaku.. -------------------------------------------- VOLUME 2 : Menggapai kembali Ketika masa lalu menyesak masuk saat kau telah mulai lari darinya. Seseorang yang tetap berdiri di persimpangan hidup mereka. Yang tetap tegak di persimpangan waktumu dengannya. Kini persimpangan itu mempertemukan mereka kembali. Dengan segala keajaiban-keajaiban yang kau kira telah tiada. Dia berusaha menggapaimu sekali lagi. Berlari dari masa lalu, mengejarmu yang telah lama tertatih untuk bisa berdiri di titik ini. Mencoba meraihmu dengan senyumnya lagi. "Kamu masih punya hutang jawaban sama aku." "Apa?" "Yang mau kamu jawab 10 tahun lagi sejak waktu itu." "Hahah, kamu pikir itu masih akan berlaku?" "Tentu! Ray, marry me please ..." POV 3 ---------------------------------- Volume 3 : Langit dan Rindu Kisah si kembar buah hati Bimo dan Raya, akankan kisah mereka semanis kisah remaja kedua orang tuanya? Bagaimana jika Langit Khatulistiwa punya kecenderungan sister complex dan juga tsundere akut terhadap adik kembarnya? Intip yuk ... ---------------------------------------------- [karya ini bergenre romance-komedi, harap bijak dalam membaca, jika sekiranya tidak sesuai selera, silahkan close, gak usah masukin koleksi] [mengandung kata kasar, dan diksi tidak serius dalam penceritaan!] Credit cover : Pinterst cover bukan milik pribadi

MORAN94 · Adolescente
4.9
425 Chs

LUDUS & PRAGMA

WARNING! VOL. 2 & 3 = MATURE CONTENT 18+! (Harap bijak untuk memilih bacaan dan menyikapi bacaan yang ada^^) Vol. 1 : The Meeting of Ludus And Pragma *Chapter Prolog - Chapter 145 Vol. 2 : The Secret of Destiny *Chapter 146 (1) - Chapter 285 (140) Vol. 3 : Ending "Reduce To Tears" *Chapter : 286 (1) - 368 (82) Ludus bukan nama seseorang, melainkan sebuah sifat dalam psikologi bagaimana manusia menjiwai dan bermain dalam sebuah hubungan percintaan. Mania, sedikit posesif dengan penuh bumbu romance yang dilebih-lebihkan. Orang-orang ludus akan mementingkan sebuah kesenangan juga penaklukan saat dirinya 'bermian' dengan lawan mainnya dalam sebuah hubungan. Bagi orang-orang ludus, percintaan adalah sebuah permainan kejar dan mengejar. Jika 'orang ludus' lelah, maka bosan adalah kata yang menjadi alasan untuk meninggalkan pasangannya. Lalu, Pragma. Sama seperti Ludus, pragma bukanlah nama orang meskipun kata itu sangat indah untuk diucapkan. Pragma adalah si dia yang kaku dalam mencinta. Hanya menginginkan sebuah hubungan yang realistis untuk dirinya dan masa depannya. Orang-orang pragma cendurung memilih menyeleksi pasangannya dengan baik. Ia tak suka bermain 'kejar mengejar' seperti yang Ludus lakukan. Sebab bagi pragma, cinta adalah sebuah hubungan yang harus realistis tanpa adanya bumbu romance yang berlebihan serta untuk pragma, pasangan yang menunjang masa depan adalah pasangan yang ia butuhkan. Lalu, bagaimana jika 'orang pragma' mencintai 'orang ludus' ? Jawabannya adalah ... sebuah hubungan yang penuh teka-teki dan keunikan, dan di sinilah kalian akan menemukan hubungan seperti itu. Sebuah cerita yang mengisahkan gadis pragma yang mencintai pria brengsek berwatak ludus. Cover by : @jc_graphicc

Lefkiilavanta · Adolescente
4.9
368 Chs

PROMISE (a way to find a love)

"Aku tidak akan meninggalkan mu." Aku janji pada adikku, tapi aku tidak menepatinya. Ketika seorang William Alexander, pria sempurna yang memiliki sebuah rahasia besar dimasa lalu, seorang anak adopsi yang meninggalkan adiknya untuk menggantikan posisi seorang pewaris kerajaan bisnis yang memiliki kebutuhan khusus. William harus menepati janjinya untuk setia dan menuruti apapun permintaan dari ayah angkatnya Jackson Alexander, pengusaha kaya yang ambisius dan berhati dingin agar Jackson mempertemukannya dengan adiknya kembali. Suatu ketika Jackson memintanya kembali ke negara asalnya, untuk menjadi seorang gubernur agar memudahkannya melakukan pembangunan real estate, untuk itu ia harus menikahi seorang wanita, Rose gadis berumur dua puluh tiga tahun, seorang superstar yang di cintai seluruh masyarakat yang ternyata adalah kekasih dari adik kandungnya sendiri yaitu Rayhan Adamson yang telah tumbuh menjadi seorang produser musik yang terkenal tanpa William ketahui, ia hanya ingin segera bertemu dengan adiknya seperti apa yang dijanjikan oleh Jackson jika ia berhasil menjadi seorang gubernur dan mendapatkan ijin pembangunan maka Jackson akan mempertemukannya dengan Rayhan adiknya. Akankah William akan dapat kembali bertemu dengan Rayhan, menebus dosanya yang telah meninggalkan Rayhan saat ia masih berusia tujuh tahun dan mendapatkan cintanya yang perlahan tumbuh tanpa disadarinya kepada Rose? *** hi, terimakasih karena sudah membaca novel buatan ku Aku akan sangat menghargai setiap review serta komen yang kalian berikan. Kalian bisa menghubungi ku di : lmarlina8889@gmail.com

mrlyn · Adolescente
4.9
450 Chs
Tabla de contenidos
Volumen 1

valoraciones

  • Calificación Total
  • Calidad de escritura
  • Estabilidad de Actualización
  • Desarrollo de la Historia
  • Diseño de Personajes
  • Contexto General
Reseñas
gustó
Últimos
bellagema
bellagemaLv3

________________________________█████_____█████ ______________________________███____██_██_____███ _____________________________██________██__________██ ____________________________██__________█____________██ ________██████____________██________________________██ _____███████████________██________________________██ ____█████████████_______██_______________________██ ___███████████████______██______________________██ ___████████████████______██___________________██ ___████████████████_______██_________________██ ____███████████████_______███_______________██ _______███████████_______██__██_____________██ ___________███████______████___██__________██ ____██████__██████████████_____██_____██ __██████████████████████________██__██ _████████████████████_____________████ ██_█████_████████████_______________█ █__█_██__████████████ _____█__████████████ _______█████████████ _______██████████████ _______███████████████ ________███████████████ _______███████__████████ ______███████_____███████ ____█████████________██████ Gak mau kalah sama yg lainnya wkwkwk, mau kasih hati yang besar buat author cantik [img=recommend]

alanana90
alanana90Lv2

────(♥)(♥)(♥)────(♥)(♥)(♥) __ ɪƒ ƴσυ'ʀє αʟσηє, ──(♥)██████(♥)(♥)██████(♥) ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɧα∂σѡ. ─(♥)████████(♥)████████(♥) ɪƒ ƴσυ ѡαηт тσ cʀƴ, ─(♥)██████████████████(♥) ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɧσυʟ∂єʀ. ──(♥)████████████████(♥) ɪƒ ƴσυ ѡαηт α ɧυɢ, ────(♥)████████████(♥) __ ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ρɪʟʟσѡ. ──────(♥)████████(♥) ɪƒ ƴσυ ηєє∂ тσ ɓє ɧαρρƴ, ────────(♥)████(♥) __ ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɱɪʟє. ─────────(♥)██(♥) ɓυт αηƴтɪɱє ƴσυ ηєє∂ α ƒʀɪєη∂, ───────────(♥) __ ɪ'ʟʟ ʝυѕт ɓє ɱє. ────(♥)(♥)(♥)────(♥)(♥)(♥) __ ɪƒ ƴσυ'ʀє αʟσηє, ──(♥)██████(♥)(♥)██████(♥) ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɧα∂σѡ. ─(♥)████████(♥)████████(♥) ɪƒ ƴσυ ѡαηт тσ cʀƴ, ─(♥)██████████████████(♥) ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɧσυʟ∂єʀ. ──(♥)████████████████(♥) ɪƒ ƴσυ ѡαηт α ɧυɢ, ────(♥)████████████(♥) __ ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ρɪʟʟσѡ. ──────(♥)████████(♥) ɪƒ ƴσυ ηєє∂ тσ ɓє ɧαρρƴ, ────────(♥)████(♥) __ ɪ'ʟʟ ɓє ƴσυʀ ѕɱɪʟє. ─────────(♥)██(♥) ɓυт αηƴтɪɱє ƴσυ ηєє∂ α ƒʀɪєη∂, ───────────(♥) __ ɪ'ʟʟ ʝυѕт ɓє ɱє.

APOYOS