webnovel

Endless Pampering Only For You

Author: Mo Xiaoshui
Teen
Ongoing · 2.8M Views
  • 735 Chs
    Content
  • 4.7
    472 ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Sebagai pasangan yang sudah berhubungan semenjak kanak-kanak, mereka dipaksa berhubungan di bawah manipulasi-manipulasi keluarga masing-masing. Termasuk harus tinggal bersama dan tidur bersama dalam ruangan yang sama. Suatu malam, si gadis dengan tak sengaja dibuat mabuk, dan dalam alam bawah sadarnya, si pria menciumnya dan ternyata ia menyukainya. Dari waktu ke waktu, si pria secara diam diam mencuri curi mencium si gadis, setelah ketahuan dan dituduh pencuri oleh si gadis, si pria hanya tersenyum dan berkata “Kamu adalah istriku, kenapa aku tidak boleh menciummu?” Keduanya secara terus-menerus cekcok dan saling mengejek. Walaupun Si pria selalu meremehkan si gadis, tetapi sebenarnya ia sangat sayang padanya. Ia akan merasa cemburu setengah mati saat mengetahui si gadis dekat dengan pria lain. Ia juga sangat mencintai si gadis sampai di tahap ingin mengikatnya selalu di sisinya, sehingga dia dapat memiliki si gadis seutuhnya.

Chapter 1Kemana Saja Kau?

Sambil menyeret kopernya yang besar, Mu Xiaoxiao berdiri di luar pintu yang dikunci dengan pemindai telapak tangan. Tanpa berpikir panjang, ia pun menaruh telapak tangannya di atas pemindai itu dan berharap mendengar suara 'beep' lalu pintu akan terbuka .

Namun pintu itu tidak menunjukan tanda akan terbuka sehingga ia bengong beberapa saat.

"Apa yang terjadi?" lalu ia menendang pintu itu namun pintu tetap tidak terbuka .

Merasa bingung, dia akhirnya menekan bel. Mu Xiaoxiao yang tidak sabar menunggu pun lalu berteriak "Yin Shaojie, cepatlah kesini dan buka pintunya!"

Akan tetapi, rumah itu adalah kondominium mewah dengan dinding kedap suara yang sangat bagus. Walaupun ada orang di dalam rumah, besar kemungkinan tidak akan ada yang mendengar teriakannya.

Wajah Mu Xiaoxiao mengernyit kesal dan bergumam "Apakah si bedebah itu tidak ada di rumah?"

Saat dia melihat jam tangannya, waktu sudah menunjukan pukul 11 malam!

Ini sudah hampir tengah malam, tapi dia masih belum pulang juga? Dia pasti sedang main-main diluar sana.

Hmph, dasar Yin Shaojie yang menyebalkan !

Mu Xiaoxiao cemberut. Dia tak punya pilihan lain dan terpaksa menelpon Nyonya Yin Shaojie. Namun, tampaknya Nyoya Yin sudah tidur karena dia tak kunjung mengangkat teleponnya.

Saat telepon sudah tersambung, Mu Xiaoxiao berkata "Mama Yin, apakah kau mendaftarkan telapak tanganku ke mesin pemindai? Aku tak bisa membuka pintu dan si brengsek Yin Shaojie itu tidak ada dirumah!"

Nyoya Yin meminta maaf "Maaf sayang, aku lupa memberitahukan hal ini padamu, tapi si kecil Jie bahkan tidak mendaftarkan telapak tanganku ke mesin pemindai di rumahnya itu. Dia bilang dia tidak akan memasukkan telapak tangan orang lain selain dirinya. Kau harus mencari solusi sendiri untuk bisa masuk kedalam — kau bisa menelpon Jie dan katakan padanya untuk segera pulang dan membukakan pintu untukmu."

Mendengar perkataan Nyonya Yin, Mu Xiaoxiao bisa mendengar sedikit nada kesal darinya. Tanpa banyak berpikir dia pun berkata "Baiklah, selamat malam Mama Yin" lalu dia menutup teleponnya dengan malu.

Dia lalu mencari nomor telepon Yin Shaojie dan menelponnya.

Keduanya sudah lama sekali tidak bertemu, dan Mu Xiaoxiao bertanya-tanya apakah Yin Shaojie masih mengenali suaranya.

Teleponnya berdering beberapa saat sebelum akhirnya tersambung.

Mu Xiaoxiao langsung mendampratnya dan berkata "Yin Shaojie! Kemana saja kau! Aku telah kembali, dan saat ini aku berdiri di depan rumah kondominiummu; lebih baik kau cepat pulang dan bukakan pintu untukku!"

Namun, suara yang berbicara di sisi lain telepon bukanlah Yin Shaojie, tapi seorang pria tak dikenal, "Apakah kau mencari Shaojie? Nanti telepon lagi ya, dia sedang sibuk."

Setelah mengatakan itu, pria tak dikenal itu pun memutus sambungan teleponnya.

Mu Xiaoxiao menatap tajam ponselnya untuk sesaat. Dia benar-benar tidak percaya orang itu memutuskan sambungan teleponnya.

Untuk beberapa saat, dia terbakar amarah.

Ternyata, pria yang mengangkat telepon adalah asisten Yin Shaojie. Apakah dia baru saja diintimidasi oleh seorang asisten biasa ?

--

Disisi lain kota, di sebuah bar.

Yin Shaojie sedang minum dengan seseorang. Sementara itu seorang gadis cantik mendekatinya. Gadis itu menarik tangannya dengan mesra dan bertanya, "Tuan muda Jie, apakah kau sudah mabuk ?"

Kali ini, Yin Shaojie lah pemenangnya. Lawannya, mengaku kalah dan mengundurkan diri, dia meneguk minuman didepannya dan bergegas ke kamar kecil untuk muntah.

Yin Shaojie mendengus mengejek. Dia sangat mabuk dan membaringkan badannya ke sofa. 

Han Yun'er menatap wajah tampan dan menawan itu dengan tatapan penuh kagum dan dia tidak mampu mengendalikan diri, menerjang kearahnya lalu tangannya meraba dadanya .

Pada saat itu, Han Yun'er bisa merasakan otot Jie di telapak tangannya. Ia pun menjadi semakin tergila-gila dengan pesonanya .

Lelaki sempurna seperti Tuan muda Jie sangat langka. Dia harus memenangkan hatinya seutuhnya; dengan begitu, dia bisa menjadi seorang Cinderella di keluarga paling kaya di kota.

Dia menatap lekat-lekat bibir Jie. Hatinya bergelora penuh kesenangan, Han Yun'er bersandar perlahan mencoba untuk mencium Jie.

Rumor beredar kalau Yin Shaojie memiliki banyak wanita, tapi tidak ada satupun yang pernah mendapatkan ciuman darinya. Kabarnya wanita yang mendapatkan ciumannya lah yang bisa menjadi cinta sejatinya.

You May Also Like

Benar-Benar Cinta

Brak! "Aduh, sorry gue nggak sengaja" ucap Clara sambil meringis karena jatuh. Clara bangkit dari jatuhnya, lalu ia melihat Siapa yang sudah ditabraknya. Betapa terkejutnya ia saat tahu jika yang ditabraknya itu adalah ketua Most Wanted sekolah, sungguh ia sama sekali tidak menyadari jika saat ini dirinya sudah menjadi pusat perhatian para siswa dan siswi di tempat itu. Semua orang memandangnya kasihan, tentu karena ia sudah mencari masalah dengan ketua Most Wanted sekolah itu. "Astaga, mati gue. Kenapa harus dia sih yang ketabrak, duh pasti panjang nih masalahnya," batin Clara merasa bodoh dan menyesal. Orang yang ditabrak oleh Clara menatap gadis itu dengan tajam, wajahnya terlihat kesal dan marah pada Clara. "Lu punya mata kan? Gunain dong kalau jalan," tukas Alex dengan sinis. Clara menatap heran dengan alis yang sedikit terangkat, padahal dia sudah meminta maaf tadi tapi sepertinya Alex tetap kesal pada dirinya. "Dih, maaf aja nih ya. Dimana-mana jalan tuh pakai kaki bukannya pakai mata," balas Clara dengan santainya. Alex merasa semakin kesal dengan jawaban Clara yang sangat berani itu, akhirnya Alex pun langsung membentak Clara dengan wajah tidak bersahabat. "Lo berani sama gue!" gertak Alex dengan tajam. Mendengar hal itu Clara langsung menampilkan seringainya, lalu ia balik bertanya pada Alex tanpa ragu. "Kenapa harus takut? Memangnya lo siapa?" balas Clara tanpa takut. "Asli, berani banget lo nantang gue," gumam Alex dengan seringainya. Clara menatap Alex dengan heran, padahal ia sama sekali tidak menantang pria itu. Tapi sepertinya Alex salah paham dengan maksud Clara, dan terlihat semakin kesal karenanya. Tapi itu bukan masalah untuk seorang Clara, karena ia pun bisa membalas kesombongan pria itu. "Denger ya, sekaya apapun lo sama sekali tidak berarti buat gue. Dan gue nggak akan pernah takut sama orang kayak lo, pahamkan?" tantang Clara langsung pada Alex. The boys yang Mendengar hal itu merasa terkejut, tidak biasanya ada orang yang berani melawan ketua mereka dan sepertinya cewek akan itu membawa hal baru untuk mereka, the boys pun menyeringai menatap Clara. "Menarik," batin Alex berkata. "Dah lah, ganggu waktu gue aja. Awas gue mau lewat!" usir Clara pada Alex. Lalu, bagaimana kisah mereka selengkapnya? (⚠️ Mengandung beberapa part 21+)

SAChan_ · Teen
5.0
275 Chs