webnovel

Sang Penjerat Cinta

Author: macan_nurul
Urban
Completed · 115.6K Views
  • 321 Chs
    Content
  • 5.0
    11 ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Altea Aldrin adalah seorang wanita yang masa kecilnya penuh dengan penderitaan. Kedua orang tuanya tewas karena dibunuh. Dia memiliki seorang kakak yang bernama Clarinda Aldrin. Setelah keduanya dewasa, mereka memutuskan untuk masuk ke dalam sebuah organisasi rahasia. Semua orang menyebut mereka adalah "wanita bayaran." Di setiap misinya, dia selalu berhasil menjerat para pria untuk masuk ke dalam pusaran cinta yang dia buat. Setelah misinya berjalan dengan baik, dia akan meninggalkan para pria itu. Namun, ada satu hal yang tidak bisa dia kendalikan. Pria itu adalah Renzo Sinatra. Dia adalah seorang pria yang bisa bertindak kejam terhadap musuhnya sehingga dia disegani oleh semua orang. Renzo pun menggunakan segala cara untuk mengikat Altea agar selalu ada di sisinya. Altea pun terpaksa menikah dengan Renzo demi melaksanakan misinya. Namun, siapa sangka jika Renzo berhasil menemukan kelemahannya. Altea tidak mengira jika pernikahan itu akan membawanya ke pusat dilema yang membuatnya harus mengambil keputusan yang sulit. Di saat Altea sedang berada dalam kebimbangan, datang seseorang yang memiliki kunci untuk membuka masa lalunya. Apakah Altea bisa menguak masa lalunya? Akankah ada cinta yang tumbuh di dalam hatinya? Selamat membaca.

Chapter 11. Altea Aldrin

"Hanya ini kemampuanmu, Sayang?!" Altea berkata dengan lirih pada seorang pria yang ada di hadapannya.

Pria itu tersenyum saat Altea mengatakan itu, tanpa mengucapkan sepatah kata pun pria itu langsung menyerang Altea. Dia tidak memberikan kesempatan pada wanita yang ada di depannya itu balik menyerangnya.

Namun. Altea tidak akan pernah menyerah dengan pria yang terlihat lebih kuar di bandingkan dirinya. Dia akan terus berusaha untuk mengalahkan lawan yang lebih kuat darinya.

Ya. Dia adalah Altea Aldrin yang mempunya tubuh ramping tetapi dia juga memiliki kemampuan berkelahi yang tidak kalah dengan lawan prianya. Dia selalu menunjukkan kemampuannya di saat lawannya lebih hebat dibandingkan dirinya.

"Apa pelayanan yang aku berikan belum bisa memuaskan dirimu, Sayang?!" ucap pria itu dengan nada menantang.

Altea menyerangnya dengan pukulan dan diakhiri dengan tendangan yang mematikan. Namun, pria itu dengan mudah bisa menangkis segala serangan yang Altea layangkan. Dengan senyum yang keluar dari bibir Altea berkata dalam hati pria yang ada di depannya itu sudah memacu adrenalinnya.

Perkelahian mereka berdua pun semakin memanas, baru kali ini Altea berhadapan dengan pria yang bisa membuatnya mengeluarkan keringat. Karena selama ini tidak ada satu orang pun yang bisa menandinginya dalam bertarung.

"Sial—aku lengah!" gerutu Altea.

Pria itu tersenyum saat melihat Altea terjatuh, senyumnya itu menyiratkan bahwa wanita itu tidak akan pernah bisa bisa menang darinya. Dia terlalu percaya diri dan tidak tahu jika dirinya sedang berhadapan dengan Altea Aldrin.

Pria itu mengulurkan tangannya dengan arti ingin membantu Altea untuk berdiri. Namun, Altea menepisnya lalu berdiri sendiri. Dalam benak Altea berkata jika dia tidak akan pernah mengalah pada pada pria yang terlihat bangga sudah membuatnya terjatuh.

Altea bersiap-siap untuk kembali menyerang pria yang masih memperlihatkan senyum kemenangan. Dia mengepalkan kedua tangannya dan bersiap untuk melayangkan pukulannya pada pria itu.

"Hentikan semua itu, Altea!" tukas seseorang yang berusaha untuk menghentikan Altea untuk melayangkan pukulannya itu.

Altea membalikkan tubuhnya untuk melihat siapa yang sudah berani menghentikan pertarungan. Dia menghela napas, rupanya yang menghentikan Altea adalah Clarinda.

Clarinda mendekat pada pria yang sudah melawan Altea, dia menghapus keringat di wajah pria itu. Dia terlihat begitu hangat dan perhatian pada pria yang sedari tadi bertarung dengan Altea di dalam ring.

Altea merasa aneh dengan apa yang dilakukan oleh Clarinda pada pria yang ada di depannya itu. Dalam benaknya berkata siapa sebenarnya pria itu? Mengapa Clarinda bisa memasang wajah hangatnya. Sepengetahuannya Clarinda tidak pernah bersikap seperti itu kecuali pada dirinya

"Mengapa kau menghentikan aku?!" tanya Altea dengan nada kesal.

"Apa kau ingin membunuh calon suamiku?!" jawab Clarinda dengan senyum lembutnya.

Altea membelalakkan kedua bola matanya, dia tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Clarinda. "Apa aku tidak salah dengar?"

Clarinda tersenyum lalu dia mengatakan sekali lagi jika pria itu adalah kekasihnya. Dan mereka sudah merencanakan untuk menikah dalam waktu dekat ini, dia juga memita maaf karena tidak mengatakannya dari awal pada Altea.

Altea sungguh tidak percaya jika wanita yang ada di depannya itu sudah memiliki kekasih dan menyembunyikannya darinya. Padahal hubungan mereka berdua adalah sebagai saudari. Dia pun kesal dengan semua yangnya, tanpa dia sadari tangannya yang sudah dikepalkan melayang ke arah wajah pria yang sudah merebut saudarinya.

"Apa yang kau lakukan, Altea?" tanya Clarinda pada sang adik yang sudah menyerang kekasihnya.

"Aku Don Salazar, kau bisa memanggilku Don!" ucap pria itu pada Altea yang sudah meninjunya.

"Aku tidak peduli dengan kau," timpal Altea yang tidak mau menerima perkenalan yang dilakukan oleh Don.

Altea terus menatap Don yang sudah merebut sang kakak darinya, dia sama sekali tidak suka dengan pria itu yang akan menjadi suami dari Clarinda. Entah apa yang dilihat oleh Clarinda dari pria yang seperti Don itu.

Dia melihat pria yang dingin dan sama sekali tidak terlihat hangat serta perhatian. Altea tidak habis pikir apakah sang kakak tidak bisa melihat semua itu dengan jelas, sehingga mau menikah dengan Don.

"Altea—ada misi untukmu!" teriak seorang wanita dari kejauhan.

Dia adalah Mika, bisa dibilang adalah seorang penghubung antara klien dan mereka semua. Terlihat sangat jelas oleh Altea jika wanita itu sangat senang. Ya. Bagaimana tidak senang, Mika mendapatkan klien untuk Altea yang artinya Altea akan mendapat bonus besar.

"Siapa dia? Dan apa tugasku?!" tanya Altea dengan nada datar pada Mika.

Mika mengatakan jika tugasnya kali ini adalah menghancurkan seorang pria hidung belang. Dia menjelaskan semua tentang pria itu dan dirinya yakin jika Altea bisa menjalankan misinya kali ini dengan lancar.

Altea terkejut dengan misinya kali ini dan juga dia tidak habis pikir jika Mika terlihat senang dengan misi seperti ini. Padahal dia sebenarnya paling muak dengan misi murahan seperti ini.

"Aku tidak mau … kau cari saja penggantiku," Altea berkata sembari berjalan meninggalkan ruang latihan.

"Hai Altea—jangan memilih-milih misi! Kau tahu di Indonesia belum ada yang meminta kita untuk menghabisi nyawa seseorang!" Mika berkata dengan nada penekanan.

Altea melambaikan tangannya lalu berkata pada Mika, "Itulah sebabnya aku tidak suka berlama-lama di Indonesia."

Terdengar teriakan Mika dengan umpatan khasnya tetapi Altea tidak peduli. Dia sungguh muak jika mendapatkan misi seperti itu, memang benar saat ini dia adalah wanita bayaran. Namun, bukan berarti dia akan menerima misi yang akan menjatuhkan harga dirinya.

Dia pun memilih kembali ke apartemennya, tubuhnya sudah mengeluarkan keringat akibat berkelahi dengan Don. Mungkin malam ini Clarinda tidak akan pulang, itu membuatnya bisa bernapas lega karena tidak mendengar ceramah dari sang kakak.

Apalagi tadi dia menolak misi dari Mika, bisa-bisa Altea tidak bisa tidur nyenyak. Setibanya di apartemen, dia melepaskan satu per satu pakaian yang menempel di tubuh lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah selesai dengan rutinitas membersihkan diri, Altea menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur. Altea merasakan kesepian sebab sudah merindukan Clarinda, padahal dia baru saja bertemu tadi di ruang latihan. Namun, jika Clarinda ada di dekatnya maka mereka kan terus berdebat.

Entah itu hal sepele atau hal yang besar, hanya Clarinda saudari yang tersisa setelah kepergian ayah dan ibunya. Hidup mereka sangat sulit, sehingga mereka berdua memutuskan untuk menjadi wanita bayaran. Dia pun akhirnya terlelap karena sudah merasa lelah.

Keesokan harinya.

Altea terbangun saat mendengar suara bel apartemen yang tidak ada hentinya. Dengan langkah gontai dia menuju pintu, guna melihat siapa yang membuat keributan di pagi hari.

Saat Altea membuka pintu apartemen, terlihat seorang wanita dengan paras cantik dan make-up tebal. Dia tahu wanita itu—wanita itu adalah wanita yang menjadi targetnya beberapa hari yang lalu.

Plak!

Wanita itu menampar pipi Altea dengan sangat kuat, sehingga terasa panas sekali. Altea berusaha menahan diri agar tidak membuat wanita yang ada di hadapannya ini mati dengan mengenaskan.

"Dasar kau wanita murahan! Apa kau tidak tahu jika Bobi sudah memiliki tunangan?!" pekik wanita itu pada Altea.

Altea hanya tersenyum mendengar semua itu, tidak ada sedikit pun ingin membalas wanita yang sudah hancur itu. Mungkin Bobi itu sudah mencampakkan wanita itu dan berpaling pada wanita lain.

"Apa yang kau lakukan?!"

Seorang pria berkata dengan nada dingin, dia tidak lain adalah Bobi. Mereka pun mulai berdebat dan itu membuat Altea merasa muak. Dia tahu satu cara untuk menghentikan mereka berdua berdebat.

Altea menarik dasi Bobi lalu mencium bibirnya dengan agresif. Bobi pun membalas ciuman Altea, tanpa disadari ciuman itu membuat Altea terhanyut dan menginginkan yang lebih.

"Hentikan! Sudah cukup!" teriak wanita yang sudah menampar Altea dengan sangat kerasnya.

"Kau mengatakan jika aku wanita murahan—maka hari ini aku akan bermain dengan tunanganmu," Altea berkata pada wanita itu dengan nada menggoda.

Terlihat jelas rasa kesal dan marah menyelimuti hati wanita itu. Bobi pun menyuruh wanita itu untuk pergi dan menunggunya di kantor. Wanita itu pun pergi dengan hati yang kesal dan dia sudah tidak ingin berada di tempat wanita murahan itu. Melihat wanita itu sudah berjalan meninggalkan apartemen. Altea menarik Bobi masuk ke dalam apartemen.

"Kita lanjutkan," Altea berkata dengan lirih.

You May Also Like

Kelahiran Kembali di Tahun 80an: Istri Sarjana yang Imut

Tertipu untuk menikah, dieksploitasi seumur hidup sebagai pengasuh tanpa bayaran, dan akhirnya dipukuli hingga mati oleh ibu angkatnya di depan tempat tidur ayah angkatnya yang sedang sakit, kehidupan menyedihkan Shen Mianmian berakhir. Ketika dia membuka matanya lagi, dia menemukan dirinya kembali pada usia lima belas tahun. Shen Mianmian berjanji untuk melarikan diri dari takdir masa lalunya, menghukum sepupu dan ibu angkat yang jahat, namun secara tidak sengaja bersinar terlalu terang dalam prosesnya. Siswa yang sebelumnya berada di urutan ketiga dari belakang di sekolah tiba-tiba naik ke puncak, menjadi kandidat yang diperebutkan oleh perguruan tinggi bergengsi, menyebabkan sensasi di antara semua guru dan murid... Sementara yang lain sibuk belajar, Shen Mianmian sibuk memulai bisnis kecil untuk menghasilkan uang... Sementara yang lain mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi, Shen Mianmian membeli dua bangunan berhantu yang paling terkenal di Beijing sekaligus... menjadi keanehan di mata semua orang, mereka mengejeknya bahwa walaupun dia punya keberuntungan untuk membelinya, dia mungkin tidak punya nyawa untuk tinggal di dalamnya. Sementara yang lain lulus dan sibuk mencari pekerjaan, properti berhantu yang dibeli Shen Mianmian diambil oleh pemerintah, membuatnya mendapatkan sejumlah besar kompensasi penggusuran. Orang-orang yang dulu mengejeknya tidak bisa tidak menampar diri mereka sendiri dua kali... bertanya-tanya di mana-mana apakah ada rumah berhantu yang dijual. Shen Mianmian, yang awalnya butuh meminjam uang untuk biaya kuliah, menggunakan dana penggusuran dan memanfaatkan keuntungan kelahiran kembali untuk membeli sebidang tanah yang cocok dan membangun gedung sewaan, bertransformasi menjadi pemilik tanah terkaya dan paling makmur di Beijing... Suatu hari, Shen Mianmian, yang membawa tas penuh kunci dan baru saja mengumpulkan sewa, ditarik pergi ke Kantor Urusan Sipil. "Shen Mianmian, sudah waktunya bagi kamu untuk membayar apa yang kamu hutangkan padaku."

Yin Family's Sixth Child · Urban
Not enough ratings
548 Chs

Nyonya Mengejutkan Identitasnya Seluruh Kota Lagi

Qiao Nian tinggal di rumah keluarga Qiao selama 18 tahun sebelum orang tua kandungnya menemukannya. Tiba-tiba, semua keluarga kaya di kota itu tahu bahwa keluarga Qiao memiliki anak perempuan palsu! Anak perempuan sejati dari keluarga yang berkecukupan pasti berbakat, lembut dan baik hati. Anak perempuan palsu pasti tidak akan bisa menguasai kemampuan apa pun dan tidak mencapai apa-apa. Semua orang ingin melihat betapa sengsaranya dia ketika dia harus kembali ke lembahnya setelah diusir dari keluarga kaya! Qiao Nian juga berpikir bahwa orang tua kandungnya adalah guru-guru miskin dari Kabupaten Luohe. Siapa sangka bahwa kakaknya mengendarai Phaeton yang harganya tiga ratus ribu yuan! Ayah kandungnya juga seorang profesor yang mengajar di Universitas Tsinghua! Bos besar dari keluarga penjahat itu menjadi penjilat dan membungkuk di depan kakeknya... Qiao Nian terperangah. Ehm... ini tidak sama dengan mengatakan ya! Setelah terbebas dari keluarga penjahat, Qiao Nian bisa menjadi dirinya sendiri. Dia adalah siswa terbaik dalam ujian masuk perguruan tinggi, bintang siaran langsung dan pewaris warisan budaya yang tak ternilai... Identitasnya terungkap dan ketika dia mulai muncul di pencarian teratas di kota, keluarga penjahat itu menjadi pucat. Anti-fans mengejek: Apa gunanya berpura-pura? Bukankah kamu hanya terus mengikuti kakakku setiap hari? Qiao Nian menjawab: Maaf tapi saya sudah punya pasangan. Kakak Sempurna: @Qiao Nian. Izinkan aku memperkenalkannya kepada semua orang. Ini adalah adikku. Kakek Kaya Raya: Cucu kesayanganku, kenapa kamu bekerja keras? Kalau kamu mau sepeda, kakek akan belikan untukmu! Orang kaya dan berpengaruh di Beijing menyebarkan rumor bahwa Master Wang menyembunyikan seorang istri di rumah mewahnya. Tidak peduli seberapa keras orang mencoba membujuknya, dia tak pernah membawanya keluar untuk bertemu orang lain. Jika ditanya, dia akan mengatakan kalimat yang sama. "Istri saya dari pedesaan dan dia pemalu." Itu sampai pada suatu hari ketika seseorang melihat Master Wang yang mulia dan dingin memegang pinggang ramping seorang gadis sambil bersembunyi di sudut dinding dan bergumam dengan mata merah. "Sayang, kapan kamu akan memberiku gelar?" [Anak perempuan palsu yang sebenarnya berasal dari keluarga kaya] + [Dua bos besar]

Brother Ling · Urban
Not enough ratings
656 Chs

Setelah Perceraian, Mantan Miliarder Menemukan Aku Hamil

Leonica bertanya dengan tatapan tajam kepada suaminya yang menjijikkan dan selingkuhannya, 'Gabriel Bryce, bagaimana bisa kau begitu tidak tahu malu?' Ini adalah rumah yang dihadiahkan oleh nenekku, namun kau berani membawa wanita lain ke sini? Bukankah kau takut kalau nenek akan kecewa dengan perbuatanmu...?' Kata-katanya terhenti ketika Gabriel yang marah mengayunkan tangannya ke udara, menampar pipi kirinya dengan penuh kekuatan. Leonica memegang pipi yang berdenyut, matanya lebar dan berlinang air mata saat dia menatap suaminya yang menatapnya dengan pandangan garang. 'Berani sekali kau menyebut nenekku. Kau tidak berhak untuk itu!' dia meludah, mengambil langkah maju dan menusukkan jarinya yang sakit ke pundaknya, membuatnya mundur beberapa langkah. 'Ingat ini baik-baik, Leonica Romero, kalau bukan karena keinginan nenekku yang telah tiada, aku lebih memilih mati daripada berhubungan dengan seseorang sepertimu.' *~*~* *~*~* Leonica Romero selalu menyimpan perasaan pada Gabriel Bryce, CEO of Bryce Empire dan tiran bisnis Norwegia. Beruntung, atas permintaan nenek Gabriel yang sakit, keluarga yang merupakan teman lama, Leonica mendapat kesempatan untuk menikahi orang yang dicintainya. Merasa senang, dia meninggalkan posisi dan pekerjaan impiannya di rumah tangga Romero dan menjadi istri rumah tangga yang sederhana untuk Gabriel. Namun, tiga tahun kemudian, pada hari pemakaman nenek Gabriel, Leonica terkejut saat dia menuntut perceraian, karena mantan kekasihnya Angelina Fernandez tiba-tiba kembali, menyatakan cinta abadinya kepadanya. Namun itu bukan satu-satunya kejutan yang diterima Leonica hari itu. Beberapa jam setelah Gabriel menyatakan keinginan untuk bercerai, Leonica terbangun di rumah sakit dengan berita mengejutkan. Dia hamil dua bulan. Dan Gabriel sama sekali tidak tahu tentang hal itu!

Khira · Urban
Not enough ratings
227 Chs
Table of Contents
Volume 1

ratings

  • Overall Rate
  • Writing Quality
  • Updating Stability
  • Story Development
  • Character Design
  • world background
Reviews
Liked
Newest

SUPPORT