webnovel

MAROKO AND HER BOSS

Author: Pinkubloem
Urban
Ongoing · 25.4K Views
  • 6 Chs
    Content
  • ratings
  • N/A
    SUPPORT
Synopsis

"Maroko, file yang saya minta mana?" Laki-laki dengan setelan baju mahal itu menginterupsi kegiatan mengenang masa lalu ala Joda. "Pak! Kan saya udah bilang. Nama saya itu Americo Jodaria. Bapak kenapa manggil saya Maroko-maroko terus, deh?! Orang satu kantor juga tau panggilan saya itu Joda!" Meski dengan wajah cemberut, Joda tetap menyerahkan file yang diminta oleh Kay, atasannya. Jika anak-anak lain terlahir di keluarga yang kaya harta, maka Joda terlahir dengan tulang yang kaya akan kalsium untuk ia banting setiap hari. Terus seperti itu sampai akhirnya ia berhasil masuk ke perusahaan besar. Sialnya, Joda tak pernah membayangkan jika atasannya itu adalah seorang Siluman Babi alias Chu Pat Kay! Padahal gadis-gadis di kantornya menjuluki bosnya itu "Pak Singa". Tapi menurut Joda, Kaylion lebih pantas dipanggil Pat Kay karena tingkahnya yang di luar nalar itu!

Tags
4 tags
Chapter 1DASAR BOS NYEBELIN!

BEBERAPA TAHUN YANG LALU.

Joda si gadis bar-bar, begitu panggilannya. Tidak perduli seberapa sering orang-orang mencoba untuk menjatuhkannya, menekannya, bahkan menjebaknya, Joda tetap berdiri tegak meninggikan dagunya.

"Aww!" Joda berseru kesakitan saat teman sebangkunya memukul belakang kepalanya.

"Lo ngayal lagi, ya?" Pemuda yang duduk di sebelahnya itu berdecak tak percaya.

Kata-kata di paragraf pertama itu palsu teman-teman! Joda itu lebih memilih menghindar dan mengalah saat orang-orang mulai mengusiknya karena penampilannya.

"Kenapa, sih?! Emang gue enggak boleh ngayal apa?!" Joda mendengus sebal.

"Boleh. Tapi masalahnya, lo itu cuma berani ngayal sama berani ngelawan gue doang." Egi, si pemuda yang duduk di sebelah Joda itu sudah menghafal tabiat teman sebangkunya. Sebab mereka telah menjadi teman sebangku abadi sejak TK.

"Lo kasih gue dukungan moral kek, Gi." Joda melipat tangannya diatas meja sebelum menyandarkan kepalanya ke atas sana.

"Percuma. Lo sendiri aja kabur. Ngapain gue buang-buang tenaga dan belain lo?" Egi memutar bola matanya sebal.

"Yang jadi masalahnya, fisik gue itu enggak ngedukung buat gue jadi sombong, Gi." Joda berujar dengan putus asa.

"Lo enggak harus sombong kan buat ngadepin orang-orang itu?"

"Ya, terus? Gue harus apa?" Joda semakin terdengar putus asa.

Joda adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja, sekolah di sekolah biasa, tetapi memiliki penampilan yang terlalu jauh untuk dikatakan biasa. Berbeda dengan Egi, sahabatnya. Egi adalah seorang pemuda tampan super tajir yang tak sengaja masuk ke sekolah itu karena permintaan Joda.

Bukan. Bukan ia tak mensyukuri apa yang Tuhan berikan kepadanya. Tetapi pandangan masyarakat yang menjadikan standar kecantikan dengan kulit putih, hidung mancung, dan rambut panjang bergelombang itu terlalu mendorongnya jauh dari standar penampilan yang bisa disebut "biasa" oleh teman-teman sekolahnya.

Joda hanya beruntung karena ia memiliki Egi di sebelahnya. Pemuda itu tak pernah mempermasalahkan penampilannya meski mantan-mantan kekasihnya pasti pernah membully Joda. Dan beruntungnya lagi, keluarga Egi kelewat baik kepadanya hingga membiarkan Joda berteman dengan Egi tanpa memandang status sosial mereka.

"Yaudah, kalo gitu lo ngerawat diri lo, lah," usul Egi pada akhirnya.

"Itu butuh duit kali, Gi." Joda makin terlihat frustasi. "Jajan gue aja cuma cukup buat jajan Es sama naik angkot."

"Lo aja seringnya nebeng sama gue." Egi mendengus sebal saat Joda terkekeh di hadapannya.

"Heh, Gimbal." Seorang gadis yang berasal dari perkumpulan anak-anak populer tiba-tiba saja menghampiri meja mereka.

Tidak ada kecanggungan antara gadis itu ketika membully Joda di hadapan Egi. Sebab Egi memang tak pernah terang-terangan membela Joda meski mereka berdua selalu menempel kemana-mana. Kecuali saat Egi dating dengan pacarnya, mereka baru terpisah.

"I-iya?" jawab Joda.

"Ck! Sialan! Mentang-mentang gue item terus keriting, dia manggil gue gimbal. Kalo gue putih, dia pasti enggak bakalan manggil gue gimbal meskipun rambut gue keriting!" Joda hanya berani memaki di dalam hatinya.

"Beliin gue ciki gih, di kantin." Gadis itu meletakan selembar uang sepuluh ribuan. "Kembalinya ambil aja."

Mendengar penuturan gadis itu, tentu Joda merasa senang bukan main. Hari ini sepertinya ia bisa memakan Cilok sebagai teman Es yang akan ia beli nanti di depan sekolahnya setelah bel pulang berbunyi.

"Makasih, ya," ujar Joda tulus.

"Iya. Beli enam bungkus, ya." Teman-teman gadis itu tertawa setelah gadis itu mengatakan berapa jumlah makanan ringan yang harus Joda beli.

"Ta-tapi ... uangnya kan-"

"Ya, makanya. Lo ambil aja kembalinya. Awas lho kurang!" Gadis itu pun pergi meninggalkan Joda yang hanya bisa mengepalkan tangannya.

Dengan langkah lemahnya, Joda bangkit dan berjalan menuju kantin. Tanpa gadis itu sadari, Egi mengikutinya.

"Jodaaaa, Joda, mau sampe kapan lo begini?" Egi mengambil uang yang ada di atas tangan Joda dengan kasar.

Akhirnya pemuda itu yang pergi membeli makanan ringan dan membayar kekurangannya.

Americo Jodaria. Seantero sekolah memanggilnya dengan sebutan Joda Si Gimbal. Gadis-gadis populer di kelasnya sering sekali memperbudaknya dengan menyuruh Joda untuk pergi membeli makanan untuk mereka di kantin. Selain memberikan uang yang kurang dari yang harus dibayar, gadis-gadis itu juga kerap kali mengganggu Joda.

Kadang Joda berpikir, apa kedua orang tuanya tidak terlalu berlebihan dalam memberikannya nama? Nama sebagus itu adalah nama yang sama sekali tak cocok untuk penampilannya.

*****

Kini Joda telah beranjak dewasa. Hasil kerja kerasnya selama ini tentu sudah membuahkan hasil. Penampilannya adalah hal utama yang sudah ia perbaiki. Dari mulai masuk kuliah dan kerja sambilan di mana-mana, Joda berhasil mengumpulkan uang untuk perawatan dirinya. Dari ujung kaki sampai ujung kepala, teman-teman sekolahnya di jamin takkan ada yang mengenalinya.

Kecuali Egi.

Satu tahun yang lalu adalah terakhir kalinya Joda bertemu dengan Egi. Itu pun karena Joda memaksa untuk membayar semua uang yang Egi pinjamkan untuk membantunya merawat diri. Egi tak pernah meminta Joda untuk mengembalikan uangnya. Tetapi Joda yang merasa tidak enak dan berhutang budi pada Egi itu tetap saja mengembalikan uangnya.

"Maroko, file yang saya minta mana?" Pria dengan stelan baju mahal itu menginterupsi kegiatan mengenang masa lalu ala Joda.

"Pak! Kan saya udah bilang. Nama saya itu Americo Jodaria. Bapak kenapa manggil saya Maroko-maroko terus, deh?! Orang satu kantor juga tau panggilan saya itu Joda!" Meski dengan wajah cemberut, Joda tetap menyerahkan file yang diminta Kay, atasannya.

"Kamu ini lagian punya nama susah banget. Apa itu Americo Americo? Kamu orang bule jawa atau gimana?" tanya Kay seraya mengecek file yang Joda berikan.

"Emang Bapak mau kalo saya panggil Pat Kay bukan Pak Kay?!" Joda menjawab dengan ketus.

Meski Joda selalu saja seperti itu, Kay tidak pernah menegurnya. Sebab pria yang hanya berselisih dua tahun lebih tua dari Joda itu memang tak memperdulikan hal-hal seperti itu.

Awalnya Joda juga selalu bersabar dan bersikap sopan pada Kay. Namun seorang Kaylion Hayd yang dari di dalam perut ibunya saja sudah membuat rusuh, selalu membuat Joda naik pitam.

"Ya kalo kamu mau manggil kayak gitu, panggil aja. Saya anggapnya ini kayak sebutan Ayah-Bunda gitu, lho. Saya liat di Instagram lagi jaman." Kay menjawab dengan enteng.

"Idih! Males banget saya punya panggilan kesayangan kayak gitu sama Bapak!" Joda segera mengambil file yang sudah selesai Kay periksa.

"Lho? Saya ini ganteng lho, Maroko." Kay merapikan kerah bajunya yang sedikit berantakan untuk menggoda Joda.

"Nanti abis makan siang ada meeting bulanan sama pemegang saham, Pak. Bapak enggak lupa, kan?" Joda mengalihkan topik pembicaraan.

"Nanti saya abis makan siang mau pergi ke Mall sama pacar baru saya ja-"

"Enggak, Pak! Pokoknya saya enggak mau ngosongin jadwal Bapak! Kalo Bapak nekat, nanti saya yang bilang ke pemegang saham buat narik semua sahamnya aja dari kantor Bapak!" Joda sudah tahu apa yang bosnya itu akan katakan.

"Bosnya itu kamu atau saya sih, Maroko?" Kay bertopang dagu.

"Bosnya ya Bapak, lah. Tapi saya kan sekertaris Bapak. Jadi udah sepantasnya saya ngatur jadwal Bapak kayak gimana." Joda pun segera berjalan keluar dari ruangan. Ketika hampir sampai ke arah pintu, terdengar suara kekehan dari Kay yang tak pernah sekalipun mengibarkan bendera putih padanya.

"Tutup yang rapet pintunya Maroko." Kay tertawa.

Dari semua karyawannya, hanya Joda saja yang selalu membalas kata-katanya. Bagi Kay yang jiwa mudanya seratus persen lebih banyak dari pada jiwa yang seharusnya ia jalani itu, bercanda dengan Joda seperti ini merupakan caranya mengurangi stress karena pekerjaan. Lain halnya dengan Joda yang menganggap hal ini adalah kutukan yang diberikan Tuhan karena ia berani kabur dari rumah.

*****

You May Also Like

Istriku yang Sangat Galak Tercinta

"Buku baru 'Dimarahi sebagai Bintang Kematian, Semua Orang Besar di Ibu Kota Berlomba-lomba Memanjakanku' sekarang tersedia!" Dikenal juga dengan "Era Kebangkitan: Menjadi Kaya dengan Sistem Check-In." [Protagonis wanita berkekuatan fisik luar biasa vs protagonis pria yang dendam, sinis, dan elegan] Setelah terjadi ledakan laboratorium, Lin Tang kembali ke era miskin itu dan terikat dengan sistem check-in. Sebelum dia sempat mengklaim paket hadiah pemula, tunangannya yang penuh percaya diri, datang untuk membatalkan pertunangan mereka. Alasannya, dia akan mendapatkan pekerjaan tetap. Lin Tang menatap pria biasa yang penuh keyakinan itu, membuka bibir merahnya sedikit dan berkata, "...putuskan saja!" Kurang dari sebulan kemudian, tunangan lamanya dipecat karena suatu alasan. Lin Tang berjalan-jalan di kabupaten dan menjadi pejabat eksekutif di Stasiun Penyiaran di Pabrik Tekstil. OS internal mantan tunangan: Apakah sudah terlambat untuk rujuk sekarang? - Waktu itu keras! Walaupun dimanja tiga kakak laki-lakinya dan orang tuanya, segala sesuatu dari makanan hingga kain bahkan sabun memerlukan kupon... Bahkan hidup hemat tidak bisa meredakan kondisi menyedihkan itu. Melihat bubur hitam dalam mangkuk, Lin Tang terdiam, “......” Untungnya, dia memiliki sistem! Butuh sesuatu? Cukup check-in untuk mendapatkannya. - Bertahun-tahun kemudian. Seorang pria tampan memandang istrinya yang lembut dengan kulit putih, berhasil menahan ekspresi seriusnya saat berkata, “Saya dengar kamu bisa melumpuhkan babi hutan hanya dengan dua pukulan?” Mata Lin Tang berkilauan, jari-jarinya dengan lembut memberi tekanan, dan Stoples Enamel di tangannya berubah bentuk. Dia menjawab dengan serius, “Omong kosong! Jangan percaya rumor-rumor itu. Kita orang beradab dan tidak bisa sebiadab itu!”

a visitor from South Flight · Urban
Not enough ratings
541 Chs

OH MY CEO

Luna(24) adalah seorang gadis cantik dan menarik dengan paras bak model, ia bekerja sebagai sekertaris diperusahaan ternama selama enam tahun tapi suatu hari ia dikejutkan karena ternyata bos penggantinya yaitu Kevin (24) pria tampan yang maskulin yang selalu menggodanya ternyata adalah teman sekolahnya saat SMP dulu yang selalu dibullynya. Hidupnya berubah saat cinta menghinggapi mereka berdua, tapi kenyataan jika Kevin telah dijodohkan dengan seorang wanita bernama Monic membuat mereka terjebak dalam situasi yang rumit, Monic sendiri adalah seorang mantan narapidana karena saat kuliah dulu ia mencoba meracuni wanita yang akan dinikahi oleh pria yang dicintainya. Monic ingin membalas dendam melalui Kevin yang tidak lain adalah sahabat dari pria yang dicintainya. Dengan niat yang buruk memisahkan persahabatan mereka Monic nekat meminta dijodohkan dengan Kevin oleh ayahnya, tapi tanpa Monic sadari ia telah jatuh cinta pada Kevin dan membuat hubungan Luna dan Kevin semakin memburuk. Monic yang tidak terima dengan hubungan Luna dan Kevin lantas membuat Luna dan Kevin mengalami kecelakaan dan membuat Luna dan Kevin kehilangan ingatan tentang perasaan cinta mereka melalui Hipnoterapy dengan memanfaatkan adik angkatnya. Akankah Luna dan Kevin bisa menang melawan Monic dan dapat menemukan cinta mereka?? ****************************** Sinopsis vol.2 (Destiny of love ) Mia & Varell Pernahkah kamu membayangkan, menikahi pria yang mencintai sahabatmu sendiri? Bukan karena sebuah perjodohan.. Tapi karena kami memang berjodoh. Aku Mia, Ibuku telah meninggal sejak beberapa tahun yang lalu dan kini aku tinggal bersama dengan Luna sahabatku karena ayahku telah menikahi wanita lain dan membuatnya mengabaikanku. Suatu hari ayahku mencariku, aku sangat bahagia.. Dia telah kembali perduli padaku tapi ternyata aku salah.. Cinta dapat mengubah segalanya.. Bahkan cinta seorang ayah yang berubah karena ia menemukan cinta yang membutakannya. Ayahku menjodohkanku.. Bukan dengan pria kaya dan tampan tapi pria tua yang sudah bau tanah dengan alasan hidupku akan sejahtera tapi sebenarnya hanya untuk menyelamatkan perusahaannya yang hampir bangkrut. Singkat cerita ayahku memaksaku untuk ikut dengannya dan di saat aku hampir tidak dapat menyelamatkan diri, dia datang. Varell namanya, pria yang cukup aku kenal karena ia menyimpan perasaan pada sahabatku Luna. Ia mengatakan pada ayahku bahwa dia adalah kekasihku.. Dan dari situlah kisah kami dimulai... Kami terjebak dalam situasi yang mengikat kami.. Dan dengan hati yang terluka kami memutuskan untuk hidup bersama. Menutupi kesedihan kami dengan hari bersama memulai kebahagiaan kecil yang tanpa kami sadari membuat kami lupa akan luka di hati kami. Apa semua itu disebut dengan cinta? Setahu kami, cinta tidak seperti itu karena kami hanya mengenal cinta yang bertepuk sebelah tangan. Lantas jika hati kami sama-sama memiliki kabut hitam, apakah hati kami akan sembuh jika kami bersama merasakan badai salam hati kami.. Akankah kami dapat melihat pelangi yang sama? **** hi, terimakasih karena sudah membaca novel buatan ku. Aku akan sangat menghargai setiap review serta komen yang kalian berikan. Kalian bisa menghubungi ku di : lmarlina8889@gmail.com

mrlyn · Urban
4.8
196 Chs

Menikah dengan Saudara Tiriku yang Miliarder

``` Pada hari pernikahannya dengan kekasih masa kecilnya, Natalie Ford menerima hadiah yang tidak terduga: sebuah sertifikat pernikahan. Ternyata ia sudah menikah dengan seorang yang sama sekali tak dikenal—Aiden Handrix. Sementara para tamu pernikahan terus mengejek dan menghina, kekasihnya Ivan memutuskan untuk meninggalkannya, memilih untuk menikah dengan saudara tirinya Briena. Untuk menambah cobaan, ia diusir dari rumahnya sendiri. Untuk membuktikan kepolosannya, Natalie Ford hanya bisa mengambil satu tindakan - ia harus menemukan Aiden Handrix yang misterius ini dan menuntaskan semua ini! Keesokan harinya, ada berita yang trending di TV. Justine Harper, ahli waris keluarga terkaya di Bayford kembali ke rumah. Mata Natalie menyipit ke layar TV. 'Mengapa pria ini tampak persis seperti pria di foto sertifikat pernikahan saya?' Dalam usahanya menguak misteri pernikahan yang dikatakan itu, ia memutuskan untuk mengikutinya dan bertanya secara langsung. “Apakah kamu sudah menikah?” “Tidak.” “Apakah kamu punya saudara kembar?” “Tidak?” “Kebetulan kamu pernah mendengar nama Aiden Handrix?” “Tidak.” “Lalu, siapa sebenarnya kamu ini?’ “Adikmu.” “Tunggu, apa?” “Ya. Sekarang kemas barang-barangmu dan pulang bersamaku.” Pertama-tama mendapatkan suami secara tiba-tiba dan sekarang seorang saudara dengan wajah yang sama? Apakah tuhan menciptakan klon dan menawarkannya pada dia dengan hubungan yang berbeda? ```

Sera_b17 · Urban
Not enough ratings
380 Chs

Be my kid's mommy! (Bahasa Indonesia)

DICARI!!! Seorang perempuan muda, usia tidak lebih dari 23 tahun, cantik, menarik, mulus, dan belum pernah menikah alias masih perawan untuk melahirkan minimal 3 anak. Akan dinikahkan dengan seorang billionair tua dan cacat. Kompensasi berupa uang 100 juta perbulan sampai melahirkan 3 anak. Dan kompensasi perceraian berupa uang 1 milyar, 2 apartemen mewah, dan 1 kendaraan mewah. Calista Ardiningrum menghela nafas panjang membaca sebuah postingan di akun IG maklampir, sebuah akun gosip yang memiliki jutaan follower dan beritanya selalu tajam aktual namun belum dipastikan kepercayaanya. Ribuan komentar beragam ada yang menertawakan, mengejek, mencemooh, bahkan ada yang menghina sampai ke urat. Calista adalah seorang mahasiwi jurusan keguruan sebuah universitas negeri ternama di Jakarta yang juga bekerja paruh waktu sebagai office girl di sebuah perusahaan multinasional ternama di ibukota demi membiayai kuliahnya sendiri. Dia juga anak rantauan dari kota gudeg yang ayahnya hanya seorang tukang becak dan ibunya penjual jamu gendong keliling. Calista anak pertama dari 2 bersaudara. Adik laki-lakinya masih menyandang status pelajar SMK yang setelah pulang sekolah menyambi jadi pengamen di sekitar stasiun Tugu ataupun sepanjang jalan Malioboro. Tapi, kenapa dia sampai begitu perhatian dengan postingan dari akun gosip tersebut? Karena tiba-tiba ibunya menelepon kalau ayahnya menjadi korban tabrak lari sebuah mobil yang tidak diketahui pemiliknya. Kini ayahnya masuk ICU dan harus membayar puluhan juta untuk biaya operasi. Calista tidak tahu harus meminjam kemana karena uang sebanyak itu tentu saja tidak akan mudah didapatkan dalam waktu singkat. Sedangkan, phak rumah sakit berkata semakin cepat uangnya tersedia maka operasi pun akan secepatnya dilakukan. Apakah Calista akan mengorbankan hidupnya demi menolong ayahnya? Temukan jawabannya di novel ini .... *** Terima kasih untuk semua readers yang bersedia meluangkan waktunya membaca novel kedua saya, yang kemungkinan besar akan hadir dalam versi bahasa Inggris juga. Author selalu setia menunggu komen, vote power stone, dan gift yang teman-teman berikan di setiap chapternya. Silahkan menikmati karyaku lainnya: 1. Cinta Tak Berbalas 2. Angel's Blue Eyes 3. Tetaplah Bersamaku! 4. My Lovely and Sassy Wife 5. Runaway Ex-Wife

Anee_ta · Urban
4.8
555 Chs

SUPPORT