webnovel

The Our different Clan

Fantasy
Ongoing · 35.3K Views
  • 14 Chs
    Content
  • ratings
  • N/A
    SUPPORT
Synopsis

Aku tidak mau kalau aku sampai kehilangan mereka... Tapi, apakah aku mampu memberitau mereka?

Chapter 1Prolog

Namaku adalah Kanna, biasanya sih aku dipanggil Kanna atau Na. Anak tunggal dari sebuah keluarga sederhana. Aku anak normal, segalanya normal.

Rambutku hitam lurus dengan poni yang menutupi alis kiri. Bola mata hitam pekat dan kulit yang agak pucat.

Aku tergolong biasa di sekolah. Nilaiku tidak menonjol dan tidak juga jelek. Aku cuma mengenal teman sebatas teman sekelas dan se-klub membaca.

Normal, kan? Keluagaku juga normal.

Mamaku seorang ibu rumah tangga yang gesit dalam segala hal. Sedangkan papa adalah pekerja kantoran yang selalu pulang jam 5 sore, selambat-lambatnya pukul 10 malam.

Seperti anak SMA lainnya, aku diantar ke sekolah dan pulang naik angkot bersama teman dekatku.

Sejauh ini, aku cuma punya 1 teman dekat. Namanya adalah Leta. Dia ceria dan percaya diri, tidak sepertiku yang pendiam. Dia juga bersosialisasi dengan banyak orang, tidak sepertiku yang penyendiri.

Yang kubingung, mengesampingkan segala perbedaan kami, kami bisa akrab. Itu luar biasa kan? Dia adalah sahabatku yang berharga.

Tapi...

Aku tau aku berbeda. Aku tau aku tidak normal seperti anak-anak lain.

Aku bisa membaur bersama bayang-bayang sekecil apapun itu. Aku bisa melihat segalanya dengan jelas, bahkan gelas pecah atau percikan air.

Karena itu, aku menyembunyikannya. Aku tidak mau aku dianggap aneh. Aku tidak mau kalau aku sampai kehilangan segalanya hanya karena keanehanku ini.

Biarkan aku menyembunyikannya dan berpura-pura bahwa segalanya normal.

Biarlah...

Setidaknya, aku tidak perlu kehilangan sesuatu karenanya.

You May Also Like

My Heart Is Breaking

Hallo ketemu lagi dengan karya Berli yang kedua. Kalau yang kemarin kisah Lardo dan Lalita sekarang kita pindah ke kisah Tiara dan Dante. Semoga Kalian suka ya. Sertinya anda salah paham pak, kemarin hanya sebuah kesalahan, saya tidak bermaksud mengoda atau merayu anda seperti teman-teman saya yang lain. Dante menarik Tiara duduk dipangkuanya "Aahh...Tiara terkejut apa yang anda lakukan?!!!" "Mencari tahu nona" "Men..mencari tahu "tentang apa?" "Satu tangan Dante memeluk kuat pingang Tiara sehingga Tiara tetap dalam pangkuan Dante. Umm...Dante menyipitkan matanya, bagaimana rasanya bibir kecilmu ini Tiara. Aku penasaran, "Lepaskan. Aku bisa melaporkan anda telah melecehkan karyawan anda" "Ha.....ha...menurutmu apa ada yang akan percaya ?" "Aku tidak perduli, lepaskan aku." "Tidak sebelum aku tahu bagaimana rasanya bibir mungilmu ini, tidak pernah ada wanita yang menolakku Tiara dan aku tidak pernah meminta seorang wanita menghangatkan ranjangku seperti aku meminitamu barusan, kau sangat sepesial sayang, seharusnya kau bangga" Jadi berhenti jual mahal, aku sangat tahu dengan sikap sepertimu ini Tiara aku sedang tidak ingin merayumu. Ini hanya permainan kecilmu untuk menaikkan nilai" "Nilai katamu" aku bukan barang tuan besar!" teriak Tiara emosi "Sialan kau Tiara!" bentak Dante Keluar dari ruanganku sekarang juga! teriak Dante dingin, Tiara mencicit keluar dengan jantung berdebar sangat kencang, jangan lupa kopi pahitku besok pagi ingatnya dengan dingin "Apa kau tidak takut aku meracuni kopimu?" "Dante menatap intens kedalam kedua mata Tiara, aku yakin kau tidak akan melakukannya, sekarang keluar. Tiara memegangi dadanya, merasakan dentum jantungnya yang mengila, sialan Dante, aku belum pernah melihat Dante berteriak seperti tadi.

Berliana_Manalu · Fantasy
Not enough ratings
207 Chs