Pangeran Ingin Membunuhku Setiap Hari
Tabib ilahi akhir zaman An Ning tidak pernah menyangka bahwa pada saat kematiannya, dia akan masuk ke dalam novel romansa kuno yang klise. Lebih tidak disangkanya lagi, setelah masuk ke dalamnya, dia akan dibunuh setiap hari oleh pemeran utama pria yang gila!
...
Pangeran: Apakah putri sudah mati?
Pelayan: Melapor kepada pangeran, setelah putri jatuh ke dalam air, dia secara tak terduga menyelamatkan pangeran kecil, dan sekarang kaisar akan memberinya hadiah!
Pangeran: ...
...
Pangeran: Apakah putri sudah mati?
Pelayan: Melapor kepada pangeran, pada jamuan istana, putri menghalangi pedang untuk permaisuri, dan permaisuri menganugerahinya token emas bebas-mati.
Pangeran: ...
...
Pangeran: Apakah putri sudah mati?
Pelayan: Melapor kepada pangeran, putri melompat dari tembok kota menggantikan Nona Bai, tidak meninggalkan tubuh yang utuh, dan tulangnya dibakar dan disebarkan.
Pada hari itu,
Xiao Jingxing menyelamatkan bulan putihnya tetapi membantai sebuah kota untuk An Ning!
...
Bertahun-tahun kemudian, seorang tabib ilahi yang tiada bandingnya muncul di dunia persilatan, luar biasa cantik dan menggemparkan dunia!
...
Pemeran utama pria awalnya memiliki bulan putih, dan benar-benar berusaha membunuh pemeran utama wanita. Pemeran utama wanita memiliki konstitusi khusus yang memungkinkan luka untuk sembuh sendiri, sehingga dia tidak bisa dibunuh. Setelah pemeran utama wanita meninggalkan pemeran utama pria, dia membiarkan dirinya bebas, yang menyebabkan neraka pengejaran dari pemeran utama pria!
Novel ini berfokus pada plot twist yang memuaskan, tetapi tidak mengesampingkan rasa sakit emosional, pembaca dengan hati yang rapuh, berhati-hatilah.
Akhir cerita bahagia, dengan janji tidak ada plot yang tidak selesai.
En's Cozy Haven · History
Renungan Harian Bacaan: Maleakhi 2:13-16 Setahun: Bilangan 12-13 Perceraian Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel-juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! (Maleakhi 2:16) Dengan nada gusar, suatu kali istri saya bercerita tentang seorang wanita yang dikenalnya berencana bercerai dengan suaminya. "Kenapa ya kok sepertinya semakin banyak orang Kristen yang bercerai?" ujarnya dengan muka sedih. Kegalauannya cukup berdasar, karena laporan rencana perceraian itu bukanlah yang pertama kalinya ia terima. Seorang sahabatnya juga pernah menyatakan keinginannya hendak bercerai karena tak tahan dengan pergumulan dan masalah yang dialami dalam rumah tangganya. "Mungkin hal itu terjadi dipicu karena suara gereja juga tidak sepakat mengenai perceraian, " ujar saya singkat. Mengenai perceraian, kebenaran firman-Nya dengan jelas berkata: "Allah membenci perceraian!" Allah tidak membenci orang yang bercerai, tetapi keputusan untuk bercerailah yang tidak Ia sukai. Jika kita cermati nas renungan hari ini, ada yang menarik. Bukankah tindakan kekerasan dalam rumah tangga, kegagalan menjaga diri (baca: kepercayaan), dan pengkhianatan terhadap komitmen janji pernikahan adalah tiga perkara yang sering kali menjadi penyebab adanya perceraian? Atau dengan kata lain, ketika pasangan saling mengasihi, dapat menjaga kepercayaan pasangan, dan berteguh hati menjaga komitmen sampai maut memisahkan, niscaya perceraian takkan pernah menyentuh pernikahan Kristen! Jadi, bagi kita yang sedang mengarungi bahtera rumah tangga bersama pasangan, kiranya nas renungan hari ini menjadi pengingat sekaligus pendorong untuk menjaga pernikahan kita, supaya dunia ini melihat ada yang berbeda dalam pernikahan Kristen! --GHJ/***.renunganharian.net DALAM PERNIKAHAN, KOMITMEN PASANGAN DIKUATKAN OLEH KASIH ALLAH DAN KEHADIRAN YESUS.