I accidentally became the public enemy of the entire server
[entp female disguised as male, wolf-dog school hunk] × [intp pseudo-split personality, loveless senior]
[Game World Introduction]:
A year ago, the publicly acknowledged number one assassin suddenly deleted his account and quit the game. A year later, as the game version continued to be updated, the assassin became the son of the version due to the emerging loop flow. On the other hand, the swordsman who used to be the " father " gradually declined to the point that no one cared about him.
Who knew that on the day the ID protection period ended, a new player who had just registered in District 1 appeared with the ID of the former number one assassin and played the current version of the sewer profession-Swordsman.
Although the imbalance in the numbers caused the ratio of classes to be out of balance, everything was nothing in front of the " hand speed " that could break the Guinness Book of Records.
In the world of martial arts, speed was the only thing that could not be broken!
However, who could tell Lin Yan who this " newbie " who had suddenly appeared in front of her and used her ID to act like a demon and fool was? And he was still pestering her to be his disciple?
He even…confessed?
Little miss, although I'm playing a male character, I'm a girl!
A certain "young lady" was speechless.
[Three-Dimensional World Introduction]:
A kidnapping case eleven years ago changed the fate of three children.
Lin Yan lost his arms, Lu Xingye lost himself, and Lu Chenyu became someone else.
In the blink of an eye, the little princess of the Lin family had grown to 18 years old. In order to avoid the engagement party, she had no choice but to run away from home and disguise herself as a man to hide in a boys 'school.
Who knew that on the first day of school, she would meet her fiancé in name, Lu Xingye?
Thus, the gears of fate began to turn again the moment the princess escaped.
Dear little Ida
· 3.4K Views
Renungan Harian Bacaan: Maleakhi 2:13-16 Setahun: Bilangan 12-13 Perceraian Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel-juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! (Maleakhi 2:16) Dengan nada gusar, suatu kali istri saya bercerita tentang seorang wanita yang dikenalnya berencana bercerai dengan suaminya. "Kenapa ya kok sepertinya semakin banyak orang Kristen yang bercerai?" ujarnya dengan muka sedih. Kegalauannya cukup berdasar, karena laporan rencana perceraian itu bukanlah yang pertama kalinya ia terima. Seorang sahabatnya juga pernah menyatakan keinginannya hendak bercerai karena tak tahan dengan pergumulan dan masalah yang dialami dalam rumah tangganya. "Mungkin hal itu terjadi dipicu karena suara gereja juga tidak sepakat mengenai perceraian, " ujar saya singkat. Mengenai perceraian, kebenaran firman-Nya dengan jelas berkata: "Allah membenci perceraian!" Allah tidak membenci orang yang bercerai, tetapi keputusan untuk bercerailah yang tidak Ia sukai. Jika kita cermati nas renungan hari ini, ada yang menarik. Bukankah tindakan kekerasan dalam rumah tangga, kegagalan menjaga diri (baca: kepercayaan), dan pengkhianatan terhadap komitmen janji pernikahan adalah tiga perkara yang sering kali menjadi penyebab adanya perceraian? Atau dengan kata lain, ketika pasangan saling mengasihi, dapat menjaga kepercayaan pasangan, dan berteguh hati menjaga komitmen sampai maut memisahkan, niscaya perceraian takkan pernah menyentuh pernikahan Kristen! Jadi, bagi kita yang sedang mengarungi bahtera rumah tangga bersama pasangan, kiranya nas renungan hari ini menjadi pengingat sekaligus pendorong untuk menjaga pernikahan kita, supaya dunia ini melihat ada yang berbeda dalam pernikahan Kristen! --GHJ/***.renunganharian.net DALAM PERNIKAHAN, KOMITMEN PASANGAN DIKUATKAN OLEH KASIH ALLAH DAN KEHADIRAN YESUS.