webnovel

Sang Nona Muda Antagonis

Fantasia
Concluído · 185.9K Modos de exibição
  • 143 Chs
    Conteúdo
  • 5.0
    24 Avaliações
  • NO.200+
    APOIO
Sinopse

Dracella disodorkan dua pilihan, mati di tangan para pemuja ritual gila atau menerima untaian benang yang dikirim salah satu penghuni kegelapan. Pewaris tunggal keluarga Silvester itu memilih meraih untaian benang terkutuk, tentu saja. Ia menenggelamkan dirinya dan menyematkan gelar sang antagonis di kedua bahunya. "Dan aku memberikanmu nama, Kieran. Mulai saat ini patuhi setiap perintahku, maka sesuai perjanjian kita kau dapat memiliki jiwaku." Ikatan yang melawan Tuhan membawanya menuju jalan bercabang, sehingga tidak hanya satu ikatan melainkan dua sekaligus digenggamnya, bukan hanya jiwanya saja. Bahkan tubuh, dan benda yang disebut cinta ia berikan. "Duke Alastair Dex Salvador, saya akan menjadi perisai dan membantu Anda membalaskan dendam. Kita akan melindungi punggung satu sama lain, dan saya akan memberikan segalanya pada Anda." Hingga akhirnya mereka yang terikat memandangnya dengan sirat menginginkan. Berakhirlah ketiga sosok ini dalam merebutkan kekuasaan, cinta serta hasrat. Dan sang nona muda antagonis adalah awal dari segala kegelapan.

Tags
6 tags
Chapter 1Rintihan yang Memanggil

"Aku mohon hentikan, aku mohon!" Gadis bertubuh kurus itu meraung-raung mencoba memohon pertolongan, berharap agar ia dapat lepas dari siksa yang tengah diterima tubuh kering kurusnya. Sayat dan luka menganga di sana-sini berlumuran cairan kental merah yang tak ada henti mengucur, dan membasahi gaun putih lusuh yang tampak compang-camping nya.

Tawa orang-orang bertudung putih meredam tangis dan jerit si gadis kecil, anak teakhir yang tersisa.

"Sebuah hidangan penutup terindah di ritual kita kali ini."

Salah seorang dari mereka membelai pipi putih pucat sang gadis yang basah karena air mata,"Masukan dia! Ritual akan segera dimulai kembali. Gadis ini akan menjadi puncak dari segalanya."

Selepasnya tubuh si gadis diseret paksa, rambut berwarna pirang keemasan ditarik menambah kesan miris serta ironis dirinya. Suara bantingan keras tubuh akibat benturan pada besi-besi teralis membuat ngilu bagi mereka yang mendengarnya. Gadis itu terisak, setiap kilasan balik itu pun kembali datang tanpa henti. Menambah rasa sakit yang kian menjadi jadi.

"Tolong aku, siapapun …"

Dan saat itulah, suara rintihan sendunya terdengar di telinga sosok terkutuk itu. Sirat kebingungan, kesedihan, keputusasaan,juga kemarahan begitu kentara dalam setiap kata yang dilontarkan salah satu anak manusia.

"Kau ingin hidup? Apa kau ingin keluar dari neraka yang begitu menyakitkan ini?" tanya sosok tak berwujud pada seorang gadis manusia yang saat ini tengah memandang sekeliling ruangan dengan sorot kebingungan.

"Ah, jiwamu ... begitu menggiurkan, sangat penuh dengan dendam dan tak goyah pada apapun," imbuhnya. Kali ini pria bersurai kelam beriris senja muncul di hadapannya memandang dengan sorot kelaparan seakan gadis kecil itu adalah sepiring hidangan makan malam.

"Bagaimana jika yang mendengar rintihanmu bukan seorang pangeran berkuda putih? Apakah kau akan tetap menerima uluran tangannya untuk mengeluarkanmu? Dan bagaimana bila kau menerimanya, ia justru akan menjeratmu lebih dalam pada neraka yang sebenarnya."

"Apa kau masih akan meraih benang itu?" Sosok tak bernama itu bertanya lagi.

"Aku bukanlah utusan dari Tuhan. Aku adalah bagian dari mereka yang terkutuk, dan ketika kau menerima uluran tanganku. Maka, tidak ada lagi gerbang surga milik Nya untuk kau masuki. Apa kau bersedia?"

Begitulah ia mengetahui sosok apa yang baru saja tiba, sang iblis.

Seharusnya untuk seorang anak manusia yang masih belia akan ketakutan. Tapi bukannya takut justru manik krimson yang sejak awalnya memang tampak memikat justru memandangnya nyalang tanpa keraguan dan ketakutan.

Semakin menggugah selera ia yang terkutuk.

'Penuh amarah, kesedihan, keputusasaan, kebencian. Sungguh tatapan yang membuatku kian ingin menjerat diri dan jiwa manisnya,' batin si pria bersurai kelam.

"Lalu kenapa? Aku tidak peduli, cukup berikan tanganmu padaku, aku hanya ingin hidup!" serunya angkuh tanpa ada keraguan.

Ia terbahak begitu keras, pria itu tergelak tawa mendengar ucapan si gadis kecil.

"Ah, sungguh gadis kecil yang sangat menarik. Aku bahkan belum mengatakan apa pun, tetapi ia telah lebih dulu memberi perintah. Sungguh, manusia itu memang sangat menarik!"

Dan tanpa terduga-duga ia mengulurkan tangan, mencoba memberikan untaian benang yang sempat ia tawarkan. Sekali lagi tanpa ragu gadis bertubuh kurus itu segera meraihnya, dan seketika terjalinlah kontrak di antara keduanya.

"Musnahkan , bunuh,habisi mereka semua. Lindungi dan selamatkan aku!"

"Berikan aku sesuatu, sebelum jiwamu. Setidaknya kau harus memiliki tanda terima," kataku sedikit terkekeh.

Si gadis kecil berdecak kesal. Kedua tangannya mengepal⸻ia tampak menahan amarah, "Apapun! Ambil saja sebelah mataku atau apa yang kau inginkan?"

Hal yang terjadi selanjutnya, benar-benar tidak terduga. Ia menjadikan sebelah matanya yang tampak seperti sebuah rubi sebagai harga pertama yang diberikan pada sosok terkutuk itu, membuatnya mengulum senyum miring karena baru saja mendapat koleksi tambahannya.

"Argh-" Gadis kecil itu menjerit tertahan saat kedua ujung jari sang iblis menancap tepat di bagian mata kanannya. Jeritan tertahan itu berubah menjadi penuh kesakitan saat pria itu berhasil mendapatkan permata yang sangat diinginkannya .

Dengan sebelah mata yang berlumuran darah si gadis kecil berusaha tetap menatap sepasang iris senja dengan tegas, padahal separuh tubuhnya sedang bersimpuh.

Selepasnya si iblis meraup tubuh mungil itu ke dalam dekapannya dan memulai malam penuh dengan lautan merah, jerit ketakutan, dan diakhiri dengan panasnya api yang menjadi hidangan penutup malam itu.

Di atas tanah yang gundus, si gadis kecil akhirnya berhasil menyentuh bumi. Bukan lagi lantai beton yang melukai kaki. Ia tidak terlalu berkomentar banyak dan mulai melangkah menjauh, membiarkan kaki mungil dan penuh carut marutnya menapaki jalanan lusuh malam itu.

"Siapa namamu?" tanya si iblis sembari menyunggingkan senyum khas miliknya.

"Dracella Lux Silvester, putri dari earl Silvester."

"Ah, sepertinya kau adalah manusia yang memiliki segalanya … baiklah kalau begitu, aku akan mengambil bentuk yang terbaik untuk melayani seorang sepertimu. Jadi apa perintahmu , my little Lady?" Tubuhnya berlutut dengan kepala menunduk.

"Aku hanya meminta dua permintaan saja. Pertama, selalu lindungi aku dan jangan pernah mengkhianatiku, termasuk berdusta padaku. Jadilah tameng dan pedangku hingga dendamku terbalaskan. Dan yang terakhir selalu lakukan apapun perintahku tanpa syarat," kata si gadis kecil tanpa ragu.

Tampaknya ia benar-benar siap menolak dan membalikkan badan dari gerbang surga. Memberikan jiwa manis yang menggiurkan miliknya. Manik krimson yang tertimpa rembulan malam menatap nyalang. Dan lagi-lagi terlihat tidak ada yang tersisa dari sorot pandangannya.

Dan saat itu juga menjadi awal dari kisah salah satu putri manusia yang menerima jalinan benang terkutuk dari salah satu sosok penghuni kegelapan. Itu juga menjadi kali pertamanya seorang iblis yang menempati puncak neraka membungkukkan badan pada seorang gadis muda yang sangat rapuh.

"Yes, my Lady. Saya akan menjalankan permintaan anda," jawabnya masih tetap mengulas seutas senyum miring yang menawan.

Você também pode gostar

Crystal Pair

Sejak kecil, Liza tahu kalau dia berbeda. Liza diberkahi sepasang mata yang memiliki kemampuan aneh, yaitu melihat kristal cahaya gaib yang dimiliki oleh setiap manusia di dunia. Selama ini Liza mengira kristal cahaya itu tidak berarti apa-apa, sampai suatu ketika ia terseret dalam sebuah kejadian tak terduga. Sejak itulah Liza mendapatkan suatu fakta mencengangkan tentang kebenaran jati dirinya yang ternyata adalah seorang keturunan penyihir putih legendaris yang pernah hidup di zaman abad pertengahan bernama Adera. Konon penyihir putih legendaris itu adalah penyihir yang mampu mengendalikan tujuh cakra dalam tubuhnya untuk mengeluarkan sihir dengan fungsi tertentu. Salah satunya adalah cakra jantung, cakra yang berfungsi untuk cinta dan penyembuhan. Dan berkat kemampuan sihir yang dimilikinya, Liza mampu menyembuhkan manusia dari serangan magis dan juga menolong mereka untuk menemukan jodoh sejati hanya dengan melihat pola-pola kristal gaib yang dia lihat. Itu seperti menemukan dan menyatukan jodoh kepingan puzzle. Sampai suatu hari, Liza memiliki keinginan untuk mencari siapa pasangan jiwa menggunakan kemampuan sihirnya itu. Namun anehnya, Liza masih belum menemukannya hingga sekarang. Keberuntungan jodoh seolah tidak berpihak padanya. Alih-alih mencari pasangan, Liza malah dipertemukan terus dengan Chistone, pria misterius yang memiliki pola kristal jodoh yang tidak terbaca. Siapakah sebenarnya Christone? Bagaimana bisa kristal jodoh pria itu tidak bisa terbaca oleh Liza? Lalu apakah nanti Liza bakal menemukan jodohnya? Follow untuk info dan update cerita di : @fenlykim

Fenly_Arismaya · Fantasia
5.0
235 Chs

Young master palsu mempelai wanita dan sistem keberuntungannya

[Manis, memuaskan, memanjakan, banyak tamparan muka.] Era Zhang Caishen telah berakhir dan dia tidak akan bisa bangkit lagi, begitu kata mereka. Tapi mengapa dia tampak menjadi lebih kaya dan lebih berkuasa meski kini dia cacat dan ditinggalkan tunangannya? Mengapa dia tiba-tiba menjadi sangat beruntung secara tidak wajar? Jawabannya sederhana; istri barunya!! Lin Alix tidak beruntung dalam hal keluarga. Dia adalah yang lebih tua, kurang disayangi, dan kurang berbakat dibandingkan adik perempuannya yang merebut segalanya darinya. Tapi takdir berpihak dan dia beruntung dalam hal suami, tidak hanya dia kaya tapi dia juga suka memanjakannya. Atas saran dari sistem permainan keberuntungan tak terbatasnya, Alix menikahi suami cacat yang tidak diinginkan adiknya dan melangkah di jalan pemenang dalam hidup. Dia menyapu bersih penghargaan musik, mendapat pengakuan internasional, dan mendapat balas dendam pada keluarganya yang kejam sambil menjadi istri yang paling dicemburui di Beijing. "Kamu gila, kamu dengan sukarela menikahi pria cacat?" teman-temannya bertanya. "Ya, tapi sudahkah kamu melihat betapa dia memanjakanku?" tanyanya balik. "Dia pasti akan selingkuh darinya, dia cacat dan dia tidak bisa melaksanakan tugas suami." yang lain bergosip. Alix melihat pria yang disebut cacat itu yang naik ke ranjangnya malam demi malam dan tertawa. Maaf, dia lebih dari mampu. "Sayang, aku di sini untuk melaksanakan tugas suamiku." dia selalu berkata genit saat dia membalikkannya. Buku ini berpartisipasi dalam WSA dan penulis akan merasa terhormat atas semua dukungan Anda. Penafian: Ini adalah karya fiksi, tidak ada yang harus dibandingkan dengan dunia nyata tidak peduli seberapa miripnya. Anda juga bisa cek karya-karya saya lainnya di sini di Web novel.

1cutecat · Fantasia
Classificações insuficientes
370 Chs
Índice
Volume 1