webnovel

Chapter 43 - Date with Akeno

Masalah soal Lala selesai ketika Zastin menjemputnya tepat setelah aku pulang sekolah.

Mikan dan yang lain masih tidur disaat Zastin menjemput Lala."Jadi Issei-san tolong ucapkan terimakasih ke Mikan dan yang lain karena sudah menemaniku mengobrol semalaman menjelaskan tentang banyak hal di Bumi."Lala akan pergi ke rumah Zastin di kota Sainan di Tokyo.Zastin adalah mangaka yang cukup terkenal di Jepang.Dan dia akan menjadi wali dari Lala selama Lala ada di Bumi.Dan karena dia tidak bisa pamitan pada Mikan dan yang lain karena mereka semua masih tertidur.Jadi aku yang mengurus masalah itu nanti.

Irina dan Mizusu yang pulang bersamaku dan Yukina bertanya siapa Lala?aku hanya menjawab kalau mereka berdua harus menunggu Mikan dan yang lain bangun kalau mereka ingin tahu.

Rias juga pulang tak lama setelah aku dan Yukina pulang.Begitu juga dengan Hevn-sensei dan Asia yang tadi pagi tidak datang ke sekolah.Mamaku masih harus mengurus Kafenya yang ingin ia pindahkan ke kota Kuoh.

Di dapur aku mencium bau masakan dan kulihat Akeno sedang memasak makanan di dapur."Ara kalian semua sudah pulang?"Kata Akeno yang yang gilanya hanya memakai apron saja tanpa baju apapun "Naked Apron"yang terkenal kini ada di hadapanku.

"A-Akeno!apa yang kamu lakukan hanya mengenakan apron begitu tanpa baju atau apapun lagi!"Teriak Rias

"Wow Akeno kamu berani sekali!"Puji Hevn-sensei

"A-A-Akeno-san menggunakan apron telanjang?auuh"Asia malah langsung pingsan melihat kemesuman yang ditunjukkan Akeno.

"Akeno-san!!"Teriak Irina dan Mizusu"Berani sekali kamu menunjukkan kemesuman seperti itu di depan suami kami Issei-kun"

"Hei kita belum menikah!"Kataku kepada Irina dan Mizusu

"Ara ara Irina-chan dan Mizusu-chan apa kalian berdua cemburu melihatku satu langkah lebih maju untuk mengambil hati Issei-kun?"Akeno malah semakin memanas-manasi si kembar aduuh.

Si kembar menahan amarah mereka sampai-sampai muka keduanya memerah dan bisa kulihat ada asap keluar dari kepala mereka berdua.

"Akeno!cepat pakai bajumu tidak sopan kalau kamu memakai hanya apron saja di depanku"kuperingatkan Akeno bukan karena aku nggak suka dengan apron telanjang tapi karena aku nggak mau disebut mesum oleh semua cewek di rumah ini.

"Issei benar Akeno!cepat pakai bajumu!"Kata Rias dengan muka memerah menahan marah dan malu.

"Hiks aku sudah bersusah payah memasak untuk kalian semua.Terutama untukmu Issei-kun tapi kalian semua malah mempersalahkan caraku berpakaian?aku berpakaian begini agar aku bisa memasak dengan lebih baik dan kalian semua malah berpikiran buruk tentangku ini,tega sekali kalian semua hiks"Sekarang Akeno malah berpura -pura menangis dan memunculkan air mata buaya.haaah

"Benar sekali Akeno kamu sudah berusaha keras tapi tidak dihargai kasihan sekali kamu"Hevn-sensei bukannya membantu tapi malah memperkeruh suasana aiih.

Apa boleh buat kalau ia tidak mau juga mengganti apron telanjangnya dengan pakaian normal.Satu-satunya cara hanyalah itu.

"Akeno kalau kamu berhenti mengenakan apron telanjang itu dan mau mengenakan pakaian yang benar,Sabtu ini aku akan mengajakmu kencan"

"Issei!berani sekali kamu mengajak Akeno kencan padahal kamu sudah punya kami dua istri utamamu yang cantik"Mizusu dan Irina protes lagi tapi tolong deh,jangan sebut aku suami kalian kita kan belum nikah.

"I-Isse kamu sudah punya aku tapi hanya mengajak Akeno berkencan!keterlaluan!"Protes Rias cukup masuk akal.Karena secara resmi mamaku memang menjodohkan aku dengannya dan dengan kata lain kami ini memang tunangan.

"Issei-kun kamu berani sekali mengajak kencan Akeno di depan gurumu ini!padahal selama 15 tahun hidupku ini aku belum pernah kencan!kenapa kamu malah mengajak Akeno kencan bukannnya aku!"Entah kenapa Hevn-sensei juga ikutan protes padaku sampai menangis lagi.

Begitu Akeno mendengar tawaranku.Mata Akeno langsung berbinar dan dengan cepat ia berlari dengan kecepatan yang luar biasa ke lantai 2 dan kembali lagi ke dapur dengan pakaian normal lengkap bukan lagi apron telanjang.

"Ufufufufufufu aku menunggu janjimu Sabtu nanti,lho Issei-kun"Akeno mengedipkan matanya padaku lalu mencium bibirku dan setelah itu dia kembali masak.

Karena ajakan kencanku tadi dan ciuman dari Akeno aku makan sore dengan keadaan babak belur akibat dihajar oleh Hevn-sensei,Rias dan si kembar.Kata-kata "Hati-hati gunakan mulutmu karena Tuhan yang ada di Surga melihat ke bawah"memang benar.Karena kalau manusia salah menggunakan mulutnya akibatnya bisa fatal.

Pada akhirnya lukaku diobati oleh Yukina yang sedari tadi diam saja ketika yang lain ribut dari caranya mengobatiku yang agak kasar dan melihat tampangnya yang kesal aku bisa tahu kalau dia juga cemburu karena ajakan kencan dan ciuman tadi tapi karena dia dibatasi oleh kutukan vampir yang membuatnya jadi budakku dia tidak bisa langsung bertindak memukulku seperti cewek yang lain.

Team Vali yang masih berlatih dibawah bimbingan kakek tua kusuruh kembali ke Chaos Brigade sebagai mata-mata kalau mereka sudah selesai latihan dengan kakek tua.Tapi Kuroka dan Le fay memutuskan untuk kembali ke rumahku setelah latihan selesai karena mereka malas harus kembali ke Chaos Brigade.

Di malam sebelum kencan dengan Akeno.

Xenovia ,Asia,dan Hevn-sensei memaksa masuk kekamarku dan mengikatku lalu mereka bertiga melakukan deepkiss denganku.Hevn-sensei dan Xenovia melakukannya dengan penuh gairah sedangkan Asia melakukannya dengan agak ragu-ragu.Mereka bertiga melakukannya atas perintah Griselda atasan mereka yang juga merupakan kakak dari Xenovia.Agar memiliki Ras Saiya juga di pihak Manusia Langit mereka bilang.

Dan esoknya mereka bertiga bangun dengan ekor yang menyembul dari balik pakaian mereka.

Dan sekali lagi aku dihajar sampai bonyok oleh Mikan,Akeno, dan Rias,Himari,Yuuma,dan Koneko-chan.Mamaku hanya bisa menepuk dahinya melihat nasibku.Inilah nasib dari orang yang ganteng dan populer haaah.

Di depan bioskop yang ada di Mall Kuoh.Aku sedang menunggu Akeno,(Partner di area sekitarmu ada sekitar 11 orang yang mengikuti dan mengawasimu dan semuanya orang kau kenal)."Aku sudah tahu itu Ddraig mereka semua cewek-cewek cemburuan yang ingin mengawasiku dengan Akeno kencan agar aku nggak macam-macam"

Dan tak lama."Issei-kun apa kamu sudah lama nunggunya?"Tanya Akeno yang datang mengenakan baju berwarna putih berenda dan rok merah panjang dengan rambut panjang hitam terurai.

"Nggak juga sih baru sekitar 5 menit"jawabku

"Ayo kita masuk ke dalam filmnya sudah mau mulai"kataku pada Akeno

"Ok"kata Akeno yang langsung menggandeng tanganku.

Dan dibelakangku aku bisa merasakan 11 aura kemarahan yang luar biasa besar.Karena bisa kulihat bahkan orang-orang di sekitar sini sampai merasa merinding.

Di bioskop kami menonton film horor.Aku sebenarnya sudah curiga kenapa Akeno memilih tempat ini sebagai tempat pertama untuk memulai kencan dan ternyata kecurigaanku terbukti sepanjang film ketika adegan jump scare muncul ia pura-pura ketakutan dan memegang tanganku dengan erat bahkan sampai memelukku.Tapi karena ini di tempat umum nggak mungkin juga aku memarahinya.

Di bagian belakang bangku penonton Asia pingsan karena adegan jump scare.Xenovia kelewat bersemangat karena adegan seram yang menurutnya seru sampai-sampai menggangu penonton lain dan petugas bioskop harus membawanya keluar dari bioskop.Sedangkan cewek yang lain mengarahkan nafsu membunuhnya padaku sepanjang film karena Akeno memelukku setiap adegan seram.Aku ketakukan sepanjang film bukan karena film horornya tapi karena nafsu membunuh yang kurasakan dari para cewek yang menonton di bangku belakang.

Selesai menonton Akeno mengajakku makan di restoran dan dia memesan spagethi tapi hanya satu piring untuk berdua kami memakannya bersamaan sampai ada satu utas spagethi yang kami gigit berbarengan dan ketika aku hendak memutuskan spagethi itu Akeno dengan cepat menggigit spagethi itu sampai mulutnya menyentuh mulutku dan kami pun tanpa sengaja berciuman lagi."Ara maaf Issei-kun aku nggak sengaja ufufufu"Aku tahu Akneo dengan jelas dan sadar hanya memesan spagethi satu piring dan menunggu kesempatan untuk menciumku ketika ada satu utas spagethi yang kami makan bersamaan karena spagethi yang kami makan menyambung.Praang sebuah gelas kaca pecah karena dipegang terlalu kuat oleh Mizusu dan ada piring yang terbelah dua karena tekanan kuat dari tangan Irina,hal yang hampir sama juga terjadi dengan semua cewek lain yang mengawasi kencanku dengan Akeno.

"Ara ara tampaknya ada pelanggan yang ceroboh di restoran ini"Akeno yang juga tahu kami diawasi hanya berpura-pura tidak tahu dan menikmati kecemburuan ke 11 cewek itu.

Tempat berikutnya kami kencan adalah danau di taman Akeno mengajakku naik perahu dan dia ingin dirinya yang mendayung bukannya aku.Dan lagi-lagi aku lengah terhadap akal bulus dari Akeno.Ketika dia mendayung dada besarnya menekan ke depan sehingga terkesan amat erotis ditambah karena ia melipat sedikit rok panjangnya celana dalamnya yang berwarna hitam jadi terlihat membuatku nggak bisa ngomong apapun selama kami berada di atas perahu.

Aku benar-benar terbawa oleh arus Akeno tanpa bisa membalas.Cewek yang satu ini benar-benar menakutkan.

Ketika kami ada di atas perahu air di danau jadi mendidih karena hawa yang luar biasa panas muncul dari ke 11 cewek yang mengikuti kami menyebabkan banyak orang di perahu lain kepanasan dan pingsan di atas perahu mereka.

Agar tidal diikuti terus aku dan Akeno berlari dengan cepat dan bersembunyi membuat penguntit kami kehilangan jejak.

Sore itu tempat terakhir kami kencan adalah Feerish Wheel yang ada di taman bermain Kuoh.

Aku dan Akeno melihat matahari senja yang tampak indah dari ketinggian seperti ini.

"Issei-kun terimakasih seharian ini sudah menemaniku kencan"kata Akeno

"Lho,aku kan sudah janji padamu bukan?lagipula kencan ini menyenangkan kok,aku juga menikmatinya"Well bohong sekali kalau aku bilang tidak menikmati kenikmatan yang diberikan Akeno padaku seharian ini.

"Aku menyukaimu"kata Akeno sambil menciumku secara mendadak"Kamu adalah pria pertama dan terakhir dalam hidupku.Kamu memang punya banyak perempuan lain tapi tak apa karena aku tahu betul kalau cintaku padamu tak akan kalah dengan perempuan-perempuan itu"

Kencanku dengan Akeno berakhir dengan sebuah ciuman dan kata-kata yang tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku.

Author note:Saya kurang jago bikin adegan roman jadi maklum kalau agak klise dan aneh.Selanjutnya study tour saga dimulai serangan loki dan cao cao akan dimulai di saga ini.

Bab berikutnya