webnovel

Gita Cinta Gladys Dan Rahmat

Sinar matahari pagi merambat masuk dari balik tirai yang sedikit terbuka dan menerangi hampir seluruh ruangan. Lampu tidur disebelah masih menyala. Rasanya tidak ingin bangun dan memulai hari. Siapapun pasti ingin berlama lama bermalasan di kasur yang empuk dan wangi. Hhhmmm...sedetik kemudian mata Metta terbuka perlahan mencoba menyesuaikan dengan cahaya di ruangan. Namun sepertinya ada seseorang yang sedang duduk di depannya, bayangan seseorang dengan memakai setelan jas lengkap. Tunggu dulu, apakah itu seorang pria. Ia sedang duduk di sebuah kursi namun pandangannya menengok ke arah samping. Ia sedang melihat keluar. Tapi dia siapa?

Andromeda_Venus · Ciudad
Sin suficientes valoraciones
381 Chs

151

Tidak ada yang lebih mengejutkan bagi Metta pada hari ini selain kejadian dengan Gaara Syailendra saat ini. Ia bahkan masih bersedih dengan keputusannya meninggalkan Arka dan tidak lagi mau menunggunya, kini datang seorang CEO gila terus mengganggunya bahkan hingga malam hari. 

Butuh beberapa menit bagi Metta untuk memproses segala yang baru saja terjadi. Entah dosa apa yang sudah ia lakukan dalam hidupnya sehingga harus menghadapi dua pria yang sangat jauh berbeda. Rasanya belum selesai perasaan Metta pada Arka yang telah melupakan janji mereka kini hadir pria lain yang memaksanya mengaku hal yang tidak pernah terjadi. Dan saat ini, ia seperti sedang berada dalam guncangan roller coaster dan hampir berhasil membuatnya menyerah pada hidup. Gaara datang pada malam hari dengan rombongan mobilnya memenuhi jalan komplek dan kini hendak masuk ke dalam rumahnya.

Capítulo Bloqueado

Apoya a tus autores y traductores favoritos en webnovel.com