webnovel

Love Rain

Ara. Seorang gadis yang memiliki sebuah penyakit turunan dari sang ibu, ia harus melakukan hal lain, untuk dapat mengingat sesuatu. Lalu, sebuah mimpi buruk tiba-tiba hadir di malam-malam tidurnya. Mimpi buruk yang selalu membuatnya merasa ketakutan saat terbangun. Juna. Teman masa SMA Ara. Ia menyukai Ara sejak kelas 1 SMA, tapi sampai ia dewasa, ia tak pernah bisa mengungkapkan perasaannya ke Ara. Apalagi, Ara telah memiliki kekasih. Lalu, sebuah kenangan masa lalu, membuat diri Juna selalu diliputi perasaan bersalah dan marah. Dewa. Teman kuliah Ara. Dia anak lelaki yang tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu. Lalu disaat dirinya memiliki kekasih, cinta lamanya kembali hadir. Kembali mengusik percintaan Dewa. Lalu, dapatkah Ara mengetahui tentang penyebab mimpi buruk yang selalu mendatanginya? Dan dapatkah Juna akhirna bisa menyatakan rasa sukanya ke Ara? lalu bagaimana ia menghadapi rasa bersalah dan rasa marahnya akan kenangan masa lalunya? Dan untuk Dewa, bisakah ia menghadapi godaan cinta masa lalu yang tiba-tiba hadir di tengah kisah percintaannya? Sebuah takdir yang akan menuntun mereka, entah mereka mampu menerima atau tidak dalam memperoleh jawaban yang mereka cari selama ini. Karena semua bukan hanya tentang jawaban, tapi tentang cara kita menerima akan sebuah jawaban itu.

Caira_Asmara · Urban
Zu wenig Bewertungen
397 Chs

Pertemuan Sammy Dengan Mamanya

"Pa, kenapa jadi aneh, begini!" gumam Sammy, sambil memperhatikan layar ponselnya, yang menandakan, jika panggilan telfonnya, tidak dijawab oleh papanya.

"Ini ada apa, Tuhan? Rahasia dan fakta apa lagi, yang akan aku ketahui, hari ini."

***

"Sam?" sapa suara lelaki, yang sudah Sammy tahu.

"Papa!" jawab Sammy sambil memeluk papanya. Sudah lebih dari dua hari, mereka tidak saling berkomunikasi. Rasanya, sudah membuat Sammy sangat khawatir.

"Kamu, baik-baik aja, kan?" tanya sang papa, dengan wajah yang sangat lesu. Terlihat jelas di mata Sammy, jika papanya berubah. Berubah menjadi terlihat sedih, dan pasrah.

"Baik, Pa. Papa, ngapain di sini?" tanya Sammy dengan raut wajah yang sangat penasaran.

"Ikut papa, yuk!?" ajak dokter Fredy.

"Ke mana?"

"Ke dalam." Jawab singkat dokter Fredy, lalu mulai melangkah kaki, menuju sebuah arah.

Gesperrtes Kapitel

Unterstützen Sie Ihre Lieblingsautoren und -übersetzer bei webnovel.com