webnovel

Farmakologi Cinta

Dikisahkan dua remaja SMA yang bersahabat. Danu yang tampan, pendiam, dan pintar, bersahabat dengan Pradita si cewek tomboy, tapi punya daya tarik tersendiri. Gara-gara kalah balapan, Pradita dihukum harus menjadi pacarnya Bara selama seminggu. Wah, beneran gak tuh pacarannya? Menurut para cewek-cewek, Bara itu adalah cowok tercakep dan terkeren seantero sekolah farmasi. Udah cakep, keren, tajir, model, pinter lagi. Aaah, sempurna banget sih? Gak juga. Bara juga punya kekurangan. Ia memiliki masa lalu yang tidak akan ia ceritakan pada siapa pun selain ... Pradita. Well, Danu tidak bisa tinggal diam melihat sahabatnya terjerat cinta pada cowok menyebalkan seperti Bara. Danu terus menerus mencari-cari kesalahan Bara hingga membuat Pradita jadi kesal. Padahal Danu sendiri sudah berpacaran dengan Arini, si gadis cantik manis seperti gulali. Pradita dan Danu jadi bermusuhan. Belum lagi, Pradita menjadi rebutan para laki-laki di sekolah. Jadi, sebenarnya Danu itu sayangnya sama Arini atau Pradita ya? Lalu, apa Bara sebenarnya sayang sama Pradita atau semua ini hanya sekedar permainan? Setelah lulus SMA, mereka semua berpisah dan menjalani hidup masing-masing. Suatu hari mereka saling bertemu kembali. Siapa sangka jika Pradita si gadis preman bisa berubah menjadi wanita yang anggun dan cantik jelita? Tidakkah Danu merasa menyesal karena sempat bermusuhan dengan Pradita? Akankah Danu mencoba untuk menyatakan perasaannya yang sebenarnya pada Pradita? Siapakah pria yang akan berhasil mendapatkan hati Pradita? Temukan kisah mereka hanya di Webnovel. PERHATIAN! Buku ini mengandung konten dewasa. Harap yang masih di bawah umur untuk tidak membaca buku ini. Bijaksanalah sebelum memilih bacaan Anda. Terima kasih. Silakan follow IG saya: santi_sunz9

Santi_Sunz · Teenager
Zu wenig Bewertungen
405 Chs

394. Ungkapan Isi Hati Bara

Sejak tadi, Pradita hanya bisa menunduk sambil meremas cangkir kopi di tangannya. Ia ingin mendongak untuk menatap wajah Bara, tapi ia tidak berani. Seharusnya, ia jangan pernah menerima tawaran Bara untuk berbicara berdua dengannya karena hal itu hanya membuat Pradita tersiksa dalam ketegangan.

Berbeda dengan Bara yang tampak santai dan tidak tegang seperti Pradita. Pria itu telah berhasil mengendalikan rasa gugupnya. Sesekali Pradita melirik wajahnya.

Bara memang sangat tampan dan bahkan seratus kali lebih tampan dari tujuh tahun yang lalu. Tubuhnya tampak jauh lebih berisi. Garis-garis wajahnya tampak lebih tegas dan dagunya tampak ditumbuhi bulu-bulu halus, membuatnya tampak jantan dan dewasa.

Sorot mata Bara bahkan semakin tajam, membuatnya tampak mempesona sekaligus berbahaya di waktu bersamaan. Jika bibirnya tidak melengkungkan senyuman, maka wajahnya bisa terlihat galak.

Gesperrtes Kapitel

Unterstützen Sie Ihre Lieblingsautoren und -übersetzer bei webnovel.com