webnovel

Kiss! (BL)

Author: Ren_Jinang
LGBT+
Ongoing · 69.2K Views
  • 19 Chs
    Content
  • ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Rey tidak mengerti kenapa dirinya suka menjaili Sandi yang merupakan kakak kelasnya dan sudah menjadi temannya sejak kecil. Rumah mereka bersebelahan, bahkan keluarga mereka sangat dekat satu sama lain. Suatu hari Rey tidak sengaja mencium pipi Sandi ketika mereka selesai lari pagi. Hal itu membuat Sandi malu dan menghindari Rey. Lelaki tampan yang dijauhi oleh Sandi itupun menemui Sandi dan membuat mereka baikan. Tapi, Sandi malah makin menjauh dari Rey karena lelaki itu mencium bibirnya tanpa persetujuannya. Satu minggu Sandi menjauhi Rey dan hal itu membuat Rey frustasi karena selalu ditolak oleh Sandi saat ingin bertemu dengan lelaki manis itu. Orang tua Sandi yang tidak tahan dengan sifat anaknya itupun menasehatinya dan membuat rencana agar Sandi bertemu dengan Rey dan membuat mereka berdua kembali seperti semula. Rencana mereka berhasil dan membuat kedua lelaki itu berbaikan dan kembali berangkat sekolah bersama. Setelah kejadian itu, Rey kembali menjaili Sandi dan membuat lelaki manis itu merasakan sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Ketika Rey menyentuhnya atau mendekatkan wajahnya, Sandi akan merasakan sesuatu yang aneh pada perutnya, seperti ada segerombolan kupu-kupu terbang disana dan wajahnya juga merasa panas seketika. Karena hal itu, Sandi mencari tahu ap yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Sandi yang sudah mengetahui jawabannya itupun bersifat biasa dan sedikit menghindari sentuhan Rey padanya karena menurutnya perasaan ini itu salah dan tidak seharusnya berlanjut. Suatu hari Rey merasa jika Sandi menolak bersentuhan dengannya dan itu membuatnya kesal karena ia sudah terbiasa bersentuhan dengan Sandi selalu. Rey yang tidak tahan dengan hal itupun mengajak Sandi untuk pergi dan bertanya pada lelaki manis itu. Saat itu Sandi mengatakan semuanya kepada Rey apa yang ia rasakan dan pergi meninggalkan lelaki tampan yang membawanya itu. Sandi kembali sedikit menjauhi Rey dan hal itu membuat Rey tidak suka. Apalagi ketika laki-laki manis itu berjalan dengan seorang gadis dan bercanda gurau dengan akrap. Rey merasa cemburu dan tidak peduli dengan apa yang ia rasakan ini salah atau benar yang jelas ia hanya ingin sandi bersamanya. Rey memutuskan untuk menemui Sandi ketika orang tua keduanya pergi keluar bersama. Disana Rey mengatakan semuanya kepada Sandi. Keduanya menjalani hubungan secara diam-diam karena mereka tahu jika tidak akan ada yang menyetujui hubungan keduanya. Namun tanpa mereka sadari kedua orang tua mereka tahu tentang hal itu dan membiarkannya.

Chapter 1Kakak!

Pagi ini begitu cerah dikota Surabaya, kota yang selalu ramai akan orang-orang yang berlalu lalang untuk sekedar pergi ke sekolah, tempat kerja atau pun sekedar menikmati indahnya kota Surabaya dipagi hari yang sejuk ini. Seperti yang dilakukan oleh dua orang pemuda yang memiliki tinggi badan yang berbeda itu. Mereka bernama Rey dan Sandi. Rey memiliki wajah yang tampan dengan hidung mancung, bibir tipis dan mata yang sedikit sipit dengan tinggi badan 179cm, sedangkan Sandi memiliki wajah yang terlihat imut, manis dengan bibir agak tebal, pipi chubby, mata sipit yang memiliki senyum bulan sabit yang indah dan memiliki tinggi badan 160cm. Sungguh keduanya sangat jauh berbeda satu sama lain.

Kedua pemuda itu sedang berlari pagi disekitar taman kota Surabaya dekat dengan kompleks perumahan mereka. Rey dan Sandi sebenarnya bertetangga sudah sejak kedua lelaki itu berusia 2 tahun untuk Rey dan Sandi berusia 3 tahun. Bahkan kedua orang tua mereka sangat dekat, bisa dibilang mereka sudah seperti saudara sendiri.

"San, apa kau tidak lelah? kita sudah lari selama satu jam dari rumah…" tanya Rey memecah keheningan diantara mereka berdua. Sandi yang mendengar pertanyaan Rey itupun tidak menjawab dan terus berlari mendahului Rey. Sebenarnya lelaki manis itu sedikit kesal dengan Rey karena tidak memanggilnya dengan embel-embel kakak.

"yak! San, aku bicara padamu" kata Rey lagi ketika ia sudah berada disamping Sandi lagi.

"kau memanggilku apa?" tanya Sandi dengan muka datar.

"Sandi"

Bugh.

Bukannya jawaban yang Rey dapat malah sebuah pukulan dari lelaki manis disampingnya ini.

"panggil aku kakak karena aku lebih tua darimu" omel Sandi.

"tidak mau…aku suka memanggilmu seperti itu" jawab Rey dengan cepat. Sandi yang mendengar jawaban dari Rey itupun tak menghiraukan lelaki tampan itu dan malah berlari terus.

Rey menghela nafas dan mengikuti Sandi dibelakang lelaki manis itu. Menurutnya lucu juga melihat Sandi berlari dari belakang seperti ini. Lihat pantat Sandi yang bergoyang-goyang didepannya membuat Rey tertawa meskipun tidak keras karena jika Sandi mendengarnya tertawa bisa-bisa Rey ditendang oleh lelaki manis itu.

"dia sangat imut" gumam Rey sambil terus berlari mengikuti Sandi.

¤

Sandi yang mulai merasa lelah akibat berlari sejak tadi itupun mencari kursi kosong dan duduk disana sendirian. Entah kemana batang hidung Rey, Sandi tidak mau tahu karena ia masih sedikit kesal dengan Rey. Sandi duduk sambil mengelap keringatnya dengan handuk kecil yang dari tadi mengalung dilehernya. Lelaki manis itu terlihat ngos-ngosan dan butuh air untuk menghilangkan rasa hausnya.

Cess.

Sandi berjingkat kecil ketika sebuah botol minuman dingin mengenai kulit pipinya. Ia menoleh kekanan dan melihat Rey yang memegang minuman dingin. Sandi dengan kesal menarik minuman yang Rey sentuhkan kepada pipinya. Lalu lelaki manis itu berusaha membuka tutup botol tersebut namu tidak berhasil. Rey yang melihat Sandi kesulitan membuka tutup botol tersebut tersenyum geli dan meraih minuman tersebut. Lelaki tampan itu membuka tutup botol tersebut, setelah selesai ia memberikannya kembali pada Sandi.

"terima kasih" ucap Sandi setelah meminum minuman yang Rey belikan untuknya.

Kedua lelaki itu masih duduk ditaman tersebut sambil berbincang-bincang ringan. Meskipun lebih banyak Rey yang menggoda Sandi dan membuat lelaki manis itu jengkel kembali kepadanya.

Tiba-tiba Sandi berdiri dari duduknya setelah melihat jam yang bertengger manis dipergelangan tangan kirinya. Rey yang melihat Sandi berdiri itupun menatap lelaki manis itu dengan tanda tanya.

"mau kemana?" tanya Rey kemudian.

"pulang…kau tidak tahu ini sudah jam berapa ini..kita harus pergi ke sekolah jika kau lupa" jawab Sandi sambil berjalan dan meninggalkan Rey yang masih duduk ditempatnya.

Sandi dan Rey masih sekolah di sekolah yang sama dan ditingkat yang berbeda. Sandi berada dikelas tiga sedangkan Rey berada dikelas dua SMA.

"hey, San tunggu aku dong" akhirnya Rey mengikuti Sandi dengan sedikit berlari.

Didalam perjalanan pulang tidak ada yang mengeluarkan percakapan sedikitpun. Rey merasa ada yang aneh dengan Sandi karena lelaki manis itu sangat bersemangat ketika mengajaknya lari pagi tadi, tapi saat ini lelaki manis itu memasang wajah yang terlihat marah dan jengkel. Rey tidak tahu apa yang terjadi pada kakak kesayangannya itu. Tak lama kemudian kedua pemuda itu sampai dikompleks perumahan rumah mereka. Lalu Rey memegang pergelangan tangan Sandi dan membuat lelaki manis itu mengurungkan niatnya untuk membuka pagar rumahnya dan menoleh kearah Rey sambil memasang ekspresi bertanya kepada lelaki tampan itu.

"apa ada sesuatu yang terjadi saat aku pergi membeli minuman?" tanya Rey yang sudah tidak tahan melihat wajah Sandi yang seperti itu. Sandi menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan Rey tersebut.

"lalu kenapa kau memasang wajah jengkel?" tanya Rey lagi.

"kau benar-benar tidak tahu kenapa aku begitu?" tanya balik Sandi. Kali ini Rey yang menggelengkan kepalanya karena benar-benar tidak mengerti kenapa Sandi terlihat marah. Sandi hanya memutar bola matanya ketika mendengar jawaban Rey yang tidak tahu kenapa dia marah.

"kalau begitu pikir sendiri kenapa aku begitu" jawab Sandi yang sudah berbali dan akan masuk kedalam rumah sebelum Rey meraihnya lagi dan memojokkan Sandi ditembok.

"apa yang kau lakukan?" tanya Sandi dengan sedikit gugup.

"aku tidak akan membiarkanmu lewat jika kau tidak memberitahuku kenapa kau marah seperti itu" kata Rey.

"cari tahulah sendiri…sekarang menyingkir dariku" Sandi berusaha mendorong tubuh Rey agar menjauh darinya dan membiarkan ia pergi.

"tidak! sebelum kau memberitahuku, San"

Sandi yang mendengar perkataan Rey itupun memutar bola matanya malas dan kembali merasa jengkel. Hal itu tak luput dari pandangan mata Rey dan lelaki itu akhirnya mengerti kenapa Sandi tampak marah. Itu karena dirinya memanggil Sandi tanpa embel-embel kakak.

"astaga! kenapa kau sangat imut, hmm" kata Rey sambil mencubit pipi Sandi yang agak chubby. Sandi yang tidak mengerti dengan perubahan Rey itupun menatapnya aneh.

Cup!

Karena tidak tahan dengan kegemasan Sandi, Rey mencium salah satu pipi Sandi. Hal itu mmebuat Sandi melebarkan matanya, terkejut.

"a-apa yang kau lakukan?" tanya Sandi gugup.

"menciummu" jawab Rey enteng.

"iya aku tahu, tapi kenapa kau menciumku?" tanya Sandi dengan sedikit marah.

"karena kau sangat imut, kak San"

Sandi yang mendengar Rey memanggilnya kakak itupun makin terkejut.

"aku tidak mau memanggilmu kakak itu karena kau terlalu imut dan tinggi badanmu yang mungil apalagi sifatmu itu sama sekali tidak cocok jika dipanggil kakak" jelas Rey kenapa lelaki itu tidak mau memanggil Sandi kakak.

"Yak! tapi, tetap saja aku lebih tua darimu"

"oh benarkah, tapi kenapa kau masih seperti anak kecil" jawab Rey yang langsung melenggang pergi masuk kedalam rumahnya sendiri karena ia tahu jika Sandi akan marah.

"AKU TIDAK SEPERTI ANAK KECIL!" teriak Sandi agar Rey bisa mendengarnya. Tapi, bukan Rey saja yang mendengarkan teriakan Sandi melainkan orang tua mereka yang ada didalam rumah. Mereka tertawa mendengar teriakan Sandi yang menyangkal tentang dirinya yang nyatanya seperti anak kecil.

Dengan jengkel Sandi memasuki rumahnya dengan bibir yang mengerucut lucu. Orang tua lelaki manis itupun tertawa melihat anaknya yang mengerucutkan bibirnya tersebut. Tentu saja setelah Sandi naik kelantai atas, bisa gawat jika Sandi mengetahui kalau mereka tertawa dengan sifat anak mereka tersebut.

You May Also Like

JANGAN PANGGIL AKU KUCING

Dimas tak pernah menyangka bahwa kehidupannya akan berubah, saat dirinya merantau ke Ibu kota demi mengadu nasib. Berawal sebagai seorang pelayanan restoran di Jakarta, bekerja berkat bantuan teman lamanya bernama Vano. Namun, beberapa bulan kemudian Dimas berhenti dan bekerja di salah satu tempat hiburan malam. Semula, semuanya berjalan normal hingga suatu ketika ia diperkenalkan dengan seorang wanita bernama Jen. Jen sendiri merupakan wanita bayaran. Jen menawarkan kepada Dimas untuk meninggalkan perkerjaannya dan menjadi cowo bayaran (Escort) agar hidupnya bisa berubah. Pada awalnya Dimas bimbang, namun akhirnya ia mencoba jalan barunya tersebut. Benar saja, setelah berubah haluan dan menjadi cowo bayaran, kehidupannya berubah drastis. Hingga pada suatu ketika, ada seorang pelanggan bernama  Hans yang ingin memakai jasanya. Mulanya Dimas pun menolak, karena ia sama sekali tidak tertarik dengan pria apalagi sampai harus melayaninya. Namun, uang seakan menjadi senjata yang meleburkan harga diri. Hubungan Dimas dan Hans pada awalnya hanya sebatas pelanggan dan pemberi jasa. Namun, waktu seakan mengubah semuanya. Cinta yang tumbuh diantara keduanya seakan menjadi abstrak hingga terjalin sebuah hubungan terlarang. Hingga pada suatu ketika hubungan mereka diketahui oleh istri Hans yaitu Vera dan anak sulungnya bernama Chris. Vera bersama anak sulungnya melabrak Dimas dikediamanya. Karena kejadian itu hubungannya dengan Hans  menjadi renggang. Dimas pun seakan menghilang ditelan bumi. Setelah bertahun – tahun menghilang siapa sangka waktu mempertemukannya kembali, namun kali ini bukan dengan  Hans melainkan dengan Chris anak sulung dari Vera. Mereka yang awalnya bermusuhan karena kejadian dimasa lalu, justru menimbulkan benih – benih cinta diantara keduanya. Hingga konflik yang lebih tragis terjadi lagi dan membongkar siapa sebenarnya Dimas,  Hans, Vera dan Jen. .....

Ansyah_Ibrahim · LGBT+
Not enough ratings
27 Chs

Love Me Once Again For A Year

FOKUS NULIS DI GLOBAL. Tidak ada revisi lagi di versi Indo-nya. :) Park Chunghee telah menjalin hubungan dengan seorang pria bernama Lee Donghae selama sepuluh tahun. Dia sangat mencintainya, tapi untuk Donghae sendiri ... dia meragukannya. Belakangan ini, Donghae yang dulu sangat mencintainya sekarang menjadi seperti orang lain baginya. Namun, Chunghee tidak ingin menyerah pada kepribadiannya dan terus bertahan, dengan harapan bahwa Donghae akan kembali seperti yang iakenal. Terkadang, ia berpikir, bertanya kepada dirinya sendiri: Inikah murka Tuhan? ia mengetahui bahwa keinginannya adalah hal yang salah, tetapi ia sudah melangkah sejauh ini dan memilih untuk tetap dalam hubungan yang rusak dan selalu mengatakan sesuatu yang bodoh, dengan terus berkata 'baik-baik saja!' Namun, itu semua adalah kebohongan yang ia ungkapkan! Dalam hubungan rumit ini, Chunghee juga bertemu dengan cinta pertamanya yang bernama Kim Daehyun, dan menjadi seseorang yang selalu menjaganya. Ketika kesehatannya memburuk, hanya Daehyun yang bisa membuatnya tersenyum kembali seperti sebelumnya. Itu membuatnya harus memikirkan sesuatu yang sulit lagi. “Apa menurutmu aku marah?” "Aku tidak marah! Aku sakit hati!" "Semua ini tidak lagi membuatku marah, selain merasakan sakit saat ini. Tapi jika kamu mengira aku marah, maka sekarang aku justru marah padamu—" Bagaimana hubungan mereka di masa depan? Akankah Chunghee bertahan? ----------- Belum Bisa Menerjemahkan. Jangan lupa mengkoleksi buku-buku saya yang lain. ^^ Naskah: Mei, 2018 Dipublikasikan: Agustus, 2019 -----------

Mao_Yuxuan · LGBT+
4.9
407 Chs

Case File Compendium (TL NOVEL BL)

Juga dikenal sebagai BAB, seri novel cinta danmei/anak laki-laki Cina terbaru dari penulis novel laris The Husky and His White Cat Shizun! Sebuah kisah modern dengan sentuhan fiksi ilmiah: seorang pemuda elit dengan sisi gelap mengembangkan hubungan yang dalam dan agresif dengan mantan dokternya. Kaya dan tampan, namun mentalnya tidak stabil - He Yu kembali ke rumah dari luar negeri dengan satu tujuan: memenangkan hati Xie Xue, gadis impiannya. Namun, selama kepergiannya, dia telah merawat lebih dari sekadar perasaan bertepuk sebelah tangan. Dia harus menghadapi dendamnya yang sudah lama dipendam terhadap saudara laki-laki Xie Xue yang terlalu protektif, Xie Qingcheng, yang tidak menganggap He Yu mampu mencintai. Namun sejarah tidak mudah ditulis ulang. Sebagai mantan dokter He Yu, Xie Qingcheng adalah satu-satunya orang di dunia yang benar-benar memahami penyakit mental He Yu yang tidak stabil. Ketika keduanya terlibat dalam sebuah insiden ledakan yang mengungkap rahasia gelap, kecurigaan Xie Qingcheng tentang He Yu terkonfirmasi. Sekarang, He Yu harus menghadapi iblisnya sendiri... termasuk obsesi gelapnya terhadap Xie Qingcheng. Fantasi urban dari Tiongkok yang dibangun berdasarkan hasrat antara dua pria (danmei) ini merupakan seri novel terbaru dari penulis novel laris The Husky and His White Cat Shizun. Edisi bahasa Inggris Seven Seas akan menyertakan sampul dan ilustrasi interior yang eksklusif dan baru.

borntobearich · LGBT+
Not enough ratings
117 Chs

Karnival: Dikuasai Oleh Pangeran Alpha yang Gila [BL]

Dari melarikan diri demi keselamatan dan mendaftar di sebuah sekolah yang penuh dengan psikopat… menjadi klaim oleh seorang pangeran alpha yang gila? Yeah, kamu lebih baik mati saja. • . • Hidup Jules sempurna seperti gambar sampai seluruh keluarganya tiba-tiba dibunuh, dengan dia sebagai satu-satunya yang selamat. Seorang penyelamat muncul karena dia masih dalam bahaya besar, dan itu membuat Jules mengambil identitas baru dan menjadi orang yang benar-benar berbeda dalam semalam— dan mendaftar di Karnival, sekolah all-boys bergengsi untuk semua makhluk supernatural. Di Karnival, monster-monster bersembunyi di lorong-lorong gelap dan yang kuat memangsa yang lemah. Kamu harus menjadi predator atau mangsa... dan dari satu tatapan pada Jules— seorang anak terlalu cantik untuk kebaikannya sendiri, dengan tubuh langsing dan mungil, sudah jelas dia akan dimangsa hidup-hidup oleh para predator. Muncullah Blaze, serigala yang membuat setiap predator di sekolah merinding, Alpha yang sangat ganteng yang seberbahaya dan segila rumor yang dikatakan. Dia melirik Jules dan memutuskan di sana dan saat itu bahwa Jules adalah miliknya. *** Saya bergeser mundur, mata semakin melebar saat mata saya tertuju pada senyum di sisi bibirnya. Blaze tidak pernah tersenyum, dan kapan pun dia melakukannya, itu tidak pernah berarti apa-apa yang baik. Detak jantungku mempercepat saat aku mundur lebih jauh lagi, napas tersengal-sengal berhenti saat dia mulai mendekatkan jarak di antara kami. Dalam sekejap, punggungku terdorong ke dinding dingin dan saat itulah aku tersadar di dada bahwa aku terpojok dan terperangkap, seperti mangsa sebenarnya... oleh Blaze, ketika aku pikir hidupku tidak bisa menjadi lebih buruk. Dia menjulang di atas saya dengan mudah, memancarkan dominasi begitu besar dan saya harus mendongakkan kepala ke belakang agar bisa menatap matanya yang gelap, dan napasku tercekat saat mata kami bertemu. Diadakannya kepala dan mata saya segera tertutup saat saya menahan napas, menunggu dia menyerang. Saya telah mendengar semua rumor mengerikan, tanpa henti tentang dia. Dia adalah Pangeran Alpha yang kehadirannya orang sepertiku tidak seharusnya berada di dalamnya. Ketika saya merasakan ujung hidung dinginnya meluncur di sepanjang leher saya, mulut saya terbuka melepaskan desah kaget. Dia menarik napas panjang, terdengar dan saya merasakan gemetar merayap turun tulang punggung saya saat saya menjadi semakin kaku, kebingungan memenuhi pikiran saya. Apa yang terjadi? Mengapa dia melakukan ini tiba-tiba? Astaga... dia memang alpha yang gila seperti yang semua orang katakan! *** BUKU INI DINILAI 18+! Ini berisi konten dewasa seperti: - Perundungan. - Penggunaan narkoba. - Smut [banyak sekali.] - Kekerasan. - Harem [bukan antara karakter utama.] Jadi… berhati-hatilah, Anda telah diperingatkan! *Saya tidak memiliki hak atas sampulnya!

Bree_Airee · LGBT+
Not enough ratings
347 Chs

SUPPORT