webnovel

titik sesak nafas ditangan

Related Stories
Cinta Kamu, Titik.
Author: Ririnby
Completed · 139.9K Views
Synopsis
Ketika kekasih hati pergi meninggalkan dunia. Hati Adiba Azzahra hancur. Kesemangatan hidupnya hilang terampas. Keadaannya memburuk. Dia pura-pura tuli, membisu, buta. Hidup seperti tidak hidup. Mati tapi masih bernyawa. Air mata terus berlinang karena keterpurukan. Hingga suatu ketika Adiba harus diinfus karena tidak makan dan minum. Keluarga memikirkan banyak cara agar Adiba bisa kembali semangat menjalani hidup. Dokter Akmal Afqon adalah Psikolog muda. Karena sesuatu dan ingin menolong orang yang berjasa diapun memilih menikahi Adiba yang tidak sadarkan diri. Setelah keluarga Adiba pulang dari Makkah. Barulah Adiba membuka mata dan tahu kalau dia sudah dinikahi Akmal. "Maafkan aku, pernikahan ini hanya rahasia, aku hanya niat menolong. Sama sekali tidak ada dasar cinta," jelas Akmal. "Baik, kalau begitu. Kamu boleh pergi meninggalkanku! Kamu boleh menikahi siapapun! Namun, satu permintaanku. Jangan ceraikan aku. Biar saja aku menjalani hidup dengan status istri. Walau kamu tidak di sampingku!" jelas Adiba kepada Akmal. Akmal pergi dan datanglah pemuda kaya raya dan tampan, yang beralasan ingin menebus kesalahan kepada Adiba. Apakah Adiba akan kembali menjalani kehidupannya? Akankah Akmal bisa mencintai gadis itu? Siapakah pemuda yang hendak menebus kesalahannya? Baca kisah selengkapnya hanya di Cinta Kamu, Titik.
Table of Contents
More

Antara Dua Nafas

Arissa bukan gadis yang lemah—dia hanya terlalu lama memendam. Di luar, dia kelihatan tenang. Teratur. Seolah hidupnya tidak pernah goyah. Tapi di dalam, Arissa menyimpan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh. Kehilangan, harapan yang tak menjadi, dan ketakutan untuk memilih… semuanya membentuk dirinya menjadi seseorang yang berhati-hati dengan perasaan sendiri. Kemunculan Rayyan dan Danish Bukan sekadar membawa cinta—mereka membuka semula bahagian hati Arissa yang selama ini dia kunci rapat. Dengan Rayyan, Aina rasa difahami tanpa perlu menjelaskan. Dia tidak perlu menjadi sesiapa—cukup menjadi dirinya sendiri. Tapi hubungan itu terlalu sunyi, terlalu banyak yang tidak terucap… hingga Arissa sendiri keliru sama ada itu cinta atau sekadar kebiasaan. Dengan Danish pula, Arissa belajar tentang keberanian. Tentang dilihat, dipilih, dan dihargai secara nyata. Namun, cinta itu datang dengan tekanan—memaksa Arissa berdepan dengan keputusan yang selama ini dia elakkan. Di antara dua lelaki itu, sebenarnya Arissa sedang berperang dengan dirinya sendiri. Dia takut membuat pilihan. Takut kehilangan. Dan paling dalam—takut jika dia memilih… dan akhirnya tetap tidak bahagia. “Kalau aku pilih salah satu… adakah aku akan kehilangan diri aku sendiri?” Perjalanan Arissa bukan tentang memilih siapa yang lebih layak. Tetapi tentang memahami apa yang sebenarnya dia perlukan. Dan dalam proses itu, Arissa akan sedar— kadangkala, keputusan paling sukar bukan memilih antara dua orang… tetapi berani memilih dirinya sendiri.

Roslan_Ibrahim · Teen
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals
Popular Searches