webnovel

lagu kenangan yuni shara

Related Stories
Kenangan yang Mengikuti
Author: Erma_Yunita_3795
Ongoing · 53.8K Views
Synopsis
Semua tidak akan pernah tahu bagaimana ending kehidupan. Setiap kebahagiaan pasti ada kesedihan yang terselip di dalamnya. Begitu juga rumah tangga Naura seorang wanita kuat yang sejak gadis dapat menjadi tulang punggung keluarga dan bisa mencukupi kehidupan keluarganya. Kehidupan Naura semakin bahagia ketika bertemu dengan seorang laki-laki bernama Aldi. Laki-laki sederhana yang mampuh memikat hati Naura dan bisa menerima segala kekurangan Naura. Jika berbicara pada kelebihan sudah di pastikan semua orang bisa menerimanya. Perjalan mereka untuk sampai pada moment yang sangat sakral hanya membutuhkan waktu satu tahun. Perasaan Naura tidak bisa di uangkapkan lagi dan hanya bisa di jelaskan dengan kata. Akan tetapi, tidak semudah itu kehidupan yang bahagia akan selamanya bahagia pasti selalu ada masa air mata menetes karena kesedihan. Menjelang tiga tahun inilah sebuah kesalahan Aldi yang membuat rumah tangganya memenemui jalan terjal. Semua tertulis indah dalam setiap bab yang akan tersajikan di sini. Selamat membaca.
Table of Contents
More

KENANGAN BERSAMAMU DI YOGYAKARTA

Semenjak kecil aku sudah mempelajari berkaitan dengan kesabaran, hanya perlu bertahun-tahun. Agar kesabaran ini mulai tumbuh dalam diriku, sayang sekali aku enggak sanggup menahan air mataku. Setelah berpacaran dengan mantanku dari SMP sebelum masuk Kuliah. Aku selalu mendoakan supaya perempuan ini jodohku ternyata, malah memilih putus denganku. Aku enggak bisa berbuat apa-apa selain berjuang mendapatkan hatinya lagi, tapi setelah merenung di dalam kamar mulai ada sedikit semangat. Walaupun yang sebenarnya, hatiku masih rada rapuh. Setelah jalan-jalan melewati lintasan Maliboro. Aku melihat seorang wanita begitu cantik, dan senyuman itu sangat manis. Tak bisa pungkiri mulai ada rasa suka padanya, sehingga aku rem sepeda motor berdekatan dengan perempuan tersebut. Sebenarnya, aku ingin kenalkan namanya siapa? Sayang sekali pada awal tersenyum padaku, tapi secara tiba-tiba ada temannya untuk menjauh dariku. Apakah mereka tahu masa laluku seperti apa? Kalaupun tahu seharusnya, enggak boleh ceritakan ke siapa pun. Hah... setelah kembali naik motorku terparkir, tanpa sengaja aku menoleh ke kaca spion. Ternyata, dia melihat ke arahku. Pada awalnya, aku sudah berdebar sangat cepat. Tak bisa dibendung bahwasanya, hatiku mulai suka padanya. Jika, memang dia adalah jodohku yang sebenarnya. Aku begitu bahagia selama hidup di dunia termasuk kehadiran perempuan tersebut. Setelah berpacaran dengan Dinaldha. Aku sedikit curiga padanya, tanpa adanya beritahu apa pun persoalan pertemuan dengan mantannya. Seharusnya, beritahu saja enggak perlu menyembunyikan perihal ini. Tak ‘kan biarkan mantannya masuk ke kehidupan Dinaldha! Jika, memang sayang padanya. Kenapa harus putus? Apa alasan sebenarnya hadir lagi? Aku tak begitu yakin semenjak dari situlah mulai rada khawatir, tapi temanku tetap sabar, dan mencoba berpikir secara positif. Sayangnya, aku enggak begitu bisa menahan rasa sakit hati. Hah.... aku perlu bicara berdua dengannya, apa maksud yang sebenarnya bisa kembali ke Yogyakarta? Kalaupun ingin silaturahmi dengan pacarku, kan bisa melalui aplikasi WhatsApp. Tak usah mempertemukan antara Dinaldha dengan mantannya, apalagi pertemuan unsur mengingatkan kenangan bersamanya. Sedangkan, aku pun punya kenangan bersamanya. Dan tempatnya sama persis apa yang ada dalam pikiran mantan Dinaldha? Tak sadar atau bagaimana aku sempat bertatapan dengannya. Emosionalku mulai rada berat mengeluarkan kalimat, supaya dia pergi dari sini. Dan enggak usah balik lagi di tempat ini. Sayangnya, aku enggak mampu melarang mantannya. Karena, di sini begitu banyak orang-orang yang melihat ke arah kita. Apalagi Dinaldha terlihat jelas sebentar lagi akan pergi, dan tidak mau bertemu denganku lagi. Sebenarnya, salahku apa membuatmu menjauh? Kalau memang aku punya salah padanya. Pasti akan segera minta maaf. Walaupun kedua orang tuaku kurang setuju aku berhubungan dengan Dinaldha.

MuhammadLutfiH · Realistic
Related Reviews
Related Questions
Celebrating Yuni-no-Miko Theater
1 answer
2024-12-16 18:18
Joy of Life can be watched online for free on Sanmi Film and Television Platform and Yizi Theater. Sanmi Film and Television platform provided high-definition online videos of Joy of Life, while Mi Zi Theater provided the complete version of Joy of Life and supported mobile viewing. The audience could find the broadcast address of Joy of Life on these two platforms and choose the route to watch it. Joy of Life was an ancient TV series directed by Sun Hao and starred by Zhang Ruoyun, Chen Daoming, Wu Gang, Guo Qilin, Li Qin, Li Xiaoran, Xiao Zhan, Song Yi, etc. It was released in 2019 with a total of 46 episodes. There was no mention of the second season of Joy of Life yet.
Celebrating Yuni-no-Miko Theater
1 answer
2024-10-23 10:08
Joy of Life can be watched at the Yoneko Theater. The Mi Zi Theater provided the complete version of the drama online, and the audience could choose the route to watch it. The play was based on Maoni's best-selling novel of the same name. It told the legendary story of the protagonist Fan Xian in Danzhou, Jingdou, and other places.
Celebrating Yuni-no-Miko Theater
1 answer
2024-10-22 08:32
I can't provide you with the relevant information. You can try to provide other topics, and I will try my best to answer them for you.
Lin Yixin Shara's Weibo homepage
1 answer
2026-09-05 14:38
Lin Yixin's Weibo homepage was: <strong></strong> The Legend of Lin Yi is equally exciting, and everyone is welcome to read it!
Enshi City yuni photography studio
1 answer
2026-08-11 21:19
It's just a name. Can you give me some other information about this photography studio? For example, what characteristics does it have, the service content, or everyone's evaluation of it. Otherwise, all I can say is something as dry as " Enshi City has a Yu Ni photography studio." <a href="/?from=ask_words" style="color:red" target="_blank">Read more exciting novels for free</a>
Related Topics
More
New Arrivals

Soft boss, she broke her character profile again

As the role model of the Space-time Race, Yuan One had always been conscientious in helping each of his hosts successfully clear all the planes. When she first met Yan Chumiao, the little girl had a pair of round almond-shaped eyes, clear and translucent, and a tender little face, which was very delicate. Yuan One thought to himself. This was a delicate, adorable, and weak host. Less than a minute later, he apologized for disturbing her. His face really hurt! - Rumor had it that the Yue Family's Di Young Lady was born delicate and beautiful, and was the true flower of wealth in the mortal world. It was just a pity that this body was really a little weak. Everyone was filled with regret. Yuan One, who had witnessed his host sitting firmly in the position of the evil female supporting character, thought, This is clearly a true savage flower in the mortal world! - Jing Rong had always thought that the little girl he liked was weak and needed his protection at all times. Until one day, at the entrance of an alley. The delicate little girl formed a sharp contrast with the tragic scene on the ground. The little girl looked sideways and swept her gaze over. Her round almond-shaped eyes still had traces of hostility that had not dissipated. Her danger level was off the charts. The little girl raised her eyebrows." What are you waiting for? Hurry up and pack up." - In the end, someone asked a soul-piercing question. How did you two end up together? The male lead touched his face and thought to himself,"I should be the one who's good-looking." Yan Chumiao thought,'Maybe…I need someone to clean up the scene. After all…I'm a bit of a clean freak.' Yuan One: The tool man was really hammered. Yan Chumiao #said the most delicate and soft words, backhanded and stabbed the fiercest and cruelest knife #Everything depends on the mood #Love? Impossible!# Jing Rong: [You're so love-minded. I'll be wherever Jiaojiao is.] " Quickly put on 1v1. The female lead is the female goose. The male lead? He should have picked it up at the door, right? In fact, the author has forgotten the details." The author's introduction is useless. For details, look at the main text.

I've been reading it for a long time, and it has become a song.
· 8.9K Views
Popular Searches