webnovel

farel berulah

Related Stories
Elegi Untuk Farel
Author: Aphelions
Ongoing · 13K Views
Synopsis
Farelino tampak memiliki segalanya: kekayaan, karisma, dan seorang kekasih cantik bernama Rasya. Namun, di balik pintu penthouse-nya yang mewah, Farel hanyalah seorang pria yang hancur. Ia hidup dalam bayang-bayang suara masa lalu-bisikan orang tua dan sahabat-sahabatnya yang telah tiada-yang terus menghantui setiap langkahnya. Satu-satunya cahaya yang ia miliki adalah janjinya pada Rasya. Namun, ketika jarak ribuan mil memisahkan mereka antara Jakarta dan Cambridge, cahaya itu perlahan meredup. Sebuah pesan singkat bertuliskan "Maaf ya, Rel" ternyata bukan sekadar kata pamit untuk belajar, melainkan awal dari pengkhianatan yang menghancurkan sisa-sisa kewarasan Farel. Di saat dunianya runtuh untuk kedua kalinya, Rasya memilih berpaling ke pelukan pria lain. Di tengah luka yang menganga, sebuah permintaan dari keluarga besar datang menghimpitnya: Ia harus menikahi Syifa, gadis berpembawaan tenang yang merupakan pewaris tunggal kerajaan fashion. Farel menolak keras. Baginya, pernikahan tanpa cinta hanya akan menambah daftar panjang penderitaannya. Namun, sebuah rahasia besar-sebuah "hutang" masa lalu yang melibatkan mendiang kakeknya-memaksa Farel untuk menyerah pada keadaan. Terjebak dalam pernikahan formalitas dengan Syifa yang asing baginya, Farel harus berjuang melawan traumanya sendiri, bayang-bayang Rasya yang masih tertinggal, dan kenyataan bahwa mungkin saja, Syifa adalah orang yang dikirim takdir untuk menyembuhkan luka yang selama ini ia tutup rapat dengan alkohol dan kemewahan. Sampai kapan Farel bisa terus bersandiwara di balik topeng ketegarannya? Dan apakah Syifa mampu bertahan menghadapi pria yang jiwanya sudah mati jauh sebelum mereka bertemu?
Table of Contents
More
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

A Guide to Scumbag Cultivation

Qiao Xitan had transmigrated. At the beginning of the game, her husband, whom she had never met before, had died, and she had a three-year-old brother who was half starved to death. The young lord of the demon race, Xuan Wei, possessed a country boy. When he opened his eyes, he saw Qiao Xitan, whose face was covered by a black birthmark. He was expressionless as he drank the goat milk that Qiao Xitan had handed him. Qiao Xitan stroked the child's furry head,"Don't panic, I can still live." Qiao Xitan, who had successfully survived, made a fried potato fried chicken steak and brought Xuanwei step by step to open a chain fast food restaurant. Xuanwei, who had originally wanted to return to the demon world, was served more and more comfortably and actually did not want to return to the demon world. However, when he did not return to the Devil World, someone from the Devil World came knocking on his door. However, at this moment, Qiao Xitan had the opportunity to cultivate immortality. Xuan Wei immediately hugged Qiao Xitan's thigh and went to the immortal sect. This was Qiao Xitan's first time cultivating. She had wanted to cultivate properly and become a good cultivator who was motivated and motivated. However, why did the future son-in-law of the sect master look so much like her deceased husband? Later on, Qiao Xitan took the divorce letter and was looking for an opportunity to start a love line, but she was blocked in a corner by Xuan Wei, who had changed his identity. [Xuanwei: Look for me!] (Yelling) Qiao Xitan: (In a low voice) Walking bullet screen, machine mouth cannon king, vengeful little beauty x filter, walking 10,000 meters, punching bag, worrying about the young master of the demon race (Note: Men and women are clean, simple and unadorned, cultivating and farming)

live on the fence
· 2K Views
Popular Searches