webnovel
DarkoKostic
DarkoKosticLv114yr
2020-07-10 04:50

I still didn't read it but still 5 stars I still didn't read it but still 5 stars I still didn't read it but still 5 stars I still didn't read it but still 5 stars I still didn't read it but still 5 stars

Liked it!

LIKE
empty img

No replies. Be the first!

Other Reviews
XenMon_Rizky
XenMon_RizkyLv1

Ncr... sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)

Related Stories

Bleach: The Invincible Slacker from Rukongai

Bleach: The Invincible Slacker from Rukongai Reborn in the world of Bleach, Uehara Shiroha wakes up to find himself in the chaotic streets of Rukongai. But unlike the countless souls struggling to survive, he has one overwhelming advantage—an absurdly overpowered Mission Task System! With every "effort" he puts in (or doesn't), the system rewards him with broken abilities. On day one, he stumbles upon his first bugged skill—the Shadow Clone Jutsu—turning even laziness into a superpower. By the time he reluctantly enrolls in the Shin'ō Academy, he's already leagues ahead of his peers. One simple task later, he earns an S-rank Stand—White Album, granting him control over absolute zero! From then on, Uehara Shiraha sets his sights on the easiest, most carefree path to ultimate power. Becoming a Shinigami captain? Too much responsibility. Protecting the world from destruction? Not his problem. Revering the Spirit King? Even a stray dog has more significance to him! All he wants is to complete some tasks, sip fine sake, and enjoy the company of beautiful women—all while becoming invincible across the Three Realms without lifting a finger. Because true strength isn’t about effort—it’s about mastering the art of slacking off in style! This is a translation and editing of Bleach: The Invincible Slacker from Rukongai 死神:从流魂街开始无敌的摸鱼佬 Author: 扛把子的熊猫

Garuda_Translation · Anime & Comics
4.8
55 Chs

As Sukuna in Invincible

The Honoured One... A title bestowed upon the one who's pleasure and displeasure matter above all else within the bounds of Heaven and Earth. That is who I have become. Satoru Gojo - The Six Eyes may have claimed this title for himself, declared it to all of Creation and went unchallenged for it for years, till the awakening of the man I have been transmigrated as. I intend to honour that title. Power is meant to be used - to change one's life with. And change it I shall. ---------------------------- (Author note: This guy will be a lot like Sukuna in personality, but not a carbon copy - he will have his own views and thoughts that will contradict canon Sukuna, cause this guy is a transmigrated soul from our world who was thrown into the Invincible world with all of Sukuna's powers. Also, he was geniunely Sukuna in his past life. Romance: Sukuna X Yandere Eve Sukuna is in the body of Megumi (Shadows yet to be tamed) to be as clear as possible :A person from our world, reincarnated as Sukuna in JJK without his memories and then before the fight with Gojo disappeared and reincarnated in Invincible as a guy funnily with the name Megumi Fushiguro and recently remembered all his 3 lives. his memory is a bit convoluted in the beginning that's why he thinks its transmigration. Read the auxiliary chapter for Sukuna's power level compared to this world, because I am taking some vague statements about Sukuna in JJK canon, to make him strong enough to not just be crushed in an instant in a world with Viltrumites. Hope to see you guys soon, Bye!)

Samael_Son_of_Dawn · Anime & Comics
4.5
82 Chs