webnovel
arcandi
arcandiLv34yr
2021-02-09 15:51

[img = recommander]

Liked by 1 people

LIKE
empty img

No replies. Be the first!

Other Reviews
XenMon_Rizky
XenMon_RizkyLv1

Ncr... sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)sederet.comKamus Translate... English to Indonesian Indonesian to English English to English Listening Grammar Kosakata Pidato Percakapan Menulis Idiom TOEFL General Contoh Dialog dengan Hope & Wish Apakah ada perbedaan di antara hope and wish? Jawabannya adalah ada. Hope adalah untuk mengungkapkan harapan atau keinginan yang masih mungkin terjadi dan bisa diwujudkan, sedangkan wish untuk menyatakan harapan atau keinginan yang tidak mungkin terjadi dan butuh keajaiban untuk mewujudkannya. Contoh: I hope she will come. (Aku harap ia akan datang) –> dia masih mungkin akan datang I wish you were here. (Aku harap kamu ada di sini) –> kamu tidak mungkin ada di sini Wish juga bisa digunakan untuk menyatakan penyesalan akan situasi yang terjadi di masa lampau. Contoh: I wish I hadn’t overslept. (Aku harap aku tidak ketiduran) –> nyatanya aku ketiduran dan sekarang aku menyesalinya Selain itu, wish juga bisa dipakai untuk menyatakan harapan kita untuk orang lain. Contoh: I wish you the best of luck. (Semoga kamu beruntung) Untuk memahami lebih lanjut tentang penggunaan hope dan wish, mari kita lihat beberapa contoh dialog berikut ini: Dialog 1 A: I heard you are going to participate in the cooking contest. (Aku dengar kamu akan berpartisipasi dalam lomba memasak) B: Yes, I am. (Ya, aku akan berpartisipasi) A: Nice! I hope you will win the contest. (Bagus! Aku harap kamu akan memenangkan lombanya) B: Thanks. I hope so too. (Terima kasih. Aku juga berharap demikian) Dialog 2 A: Hey, you look so down. Are you okay? (Hei, kamu terlihat sangat sedih. Apakah kamu baik-baik saja?) B: No, I’m not. My girlfriend is mad at me. (Aku tidak baik-baik saja. Pacarku marah padaku) A: May I know why? (Boleh aku tahu mengapa?) B: I yelled at her yesterday. Oh God, I wish I hadn’t gotten out of control like that. (Aku berteriak kepadanya kemarin. Oh Tuhan, aku harap aku tidak hilang kendali seperti itu) A: Have you apologized to her? (Apakah kamu sudah meminta maaf kepadanya?) B: Yeah, I have. But she hasn’t responded yet. I just hope she will forgive me. (Sudah. Tetapi dia belum merespons. Aku hanya berharap dia akan memaafkanku) Dialog 3 A: Hallo, Ben speaking. (Halo, dengan Ben di sini) B: Hallo, Ben. This is Anne. (Halo, Ben. Ini Anne) A: Oh hi, Anne. What’s up? (Oh, hai, Anne. Ada apa?) B: I just want to tell you that I can’t come to your party tonight because my son is sick. (Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku tidak bisa hadir di pestamu malam ini karena anakku sakit) A: I’m sorry to hear about your son. I wish your son a speedy recovery. (Aku turut menyesal anakmu sakit. Semoga dia lekas sembuh) B: Thanks, Ben. (Terima kasih, Ben)A: Excuse me. Could you please reach that book for me? (Permisi. Bisakah Anda ambilkan buku itu untuk saya?) B: Sure thing. Here you are. (Tentu saja. Ini bukunya) A: Thanks. I wish I was taller, so that I wouldn’t have to ask someone else to get something off the top shelf for me. (Terima kasih. Saya harap saya lebih tinggi sehingga saya tidak harus meminta orang lain untuk mengambilkan sesuatu di rak atas untuk saya) B: It’s a pleasure to help you. (Senang bisa membantu Anda)

Related Stories

Dimensional Trader in Marvel

One day, after waking up from a dream, Josh found himself transported from the 21st century to Chicago in 1943, transformed into a poor young boy on the streets. World War II? For Josh, who wasn't even 18 yet, it seemed too scary. But as an orphan, the most important thing for him was figuring out how to survive in this era. Fortunately, he had a Dimensional Trading System, and in this time, being a Interdimensional trader seemed like it could provide a comfortable life. However, a few months later, just as his life started to improve, Josh stared in silence at the stage of a war charity performance, where Captain America was singing and dancing with a group of girls. It's over. He was doomed. This place was actually the Marvel Universe! ___________________ What to Expect: [Moderate Pace] [Family] [Slice of Life] [Smart MC] [Businessman] [Poor to Rich] [History] [War] [World Conquer] [No Harem (Till Now Atleast)] Worlds in the Fanfic: Crossovers: Marvel, Nosferatu, Peaky Blinders, The Godfather, Mafia Game (Vito and Johnny), Sabrina (1954 film), Dial M for Murder (1954 film), Dracula Untold (Not Sure but there are hints), and more in the future. Other Worlds: The World of WarCraft, Game of Thrones, Red Alert, Equilibrium, I, Robot, and more in the future. Daily Updates!! + Extra Chapters for PS Goals. ___________________ If you want to support and get early access to the chapters, join patreon.com/AHumanMadeMOFO to read 60+ Chapters ahead of others.

AHumanMadeMOFO · Anime & Comics
4.6
218 Chs

Endless Path : Infinite Cosmos

Vahn was an atypical youth. Due to a rare mutation, his blood had the potential to target and attack ailments within the human body. Touted as a universal cure, people had elevated his status above the norm and given him the classification "Panacea". In the media, he was hailed as a great hero who would usher in a new era or human wellness. However, behind the scenes things weren't so bright. Being a unique individual, Vahn spent his entire youth locked up in a lab with various scientists and research teams using his body and blood to perform endless amounts of experiments. The only solace in his suffering was the various anime and manga made available to him between experiments. He often imagined himself as the protagonist in a world of his own, finally in control of his own destiny. For years he nurtured this desire, until at the age of 14 he died when an organization had tried to kidnap him from the lab... "Finally, I don't have to suffer anymore..." This was Vahn's last thought as he faded into the endless black abyss... "You poor soul." Author's Note: If you would like to support the author and the team behind EPIC and future projects, feel free to check out libraryofakasha.com. There, you can find extra chapters and several other novels posted by myself and a few people from Discord. Cover by Sinlaire, Edited by Frozen: https://www.deviantart.com/sinlaire https://discord.gg/Jwa8PKh New Patreon~! https://www.patreon.com/user?u=14397149 This is a work of fiction that draws heavily upon the original source material of Danmachi. Please support the official release and know I claim no ownership or credit regarding the existence of pre-existing characters or content.

Einlion · Anime & Comics
4.8
2365 Chs