webnovel

TWIN’S PET

The Twins’ Pet (HIATUS) G: Fantasi Dark Romance. Dilarang mengcopy paste tulisan ini dalam bentuk apa pun!!! Tindakan plagiatan akan saya proses secara hukum. SINOPSIS: ========== Vol 1. Crescent Moon Perasaan yang dalam. Ikatan yang kuat. Cinta yang manis. Pengorbanan yang tulus. Membuat ketiganya bisa mengatasi tiap rintangan dalam kehidupan yang tidak masuk diakal ini. Saat gairah cinta yang menggebu melilit penuh harmoni bersamaan dengan nafsu yang membuncah. Kekuatan itu hadir, memenuhi jiwa, memenuhi tiap-tiap pembuluh darah dengan ledakkan adrenalin. “My soul will rise in your embrance,” ucap Sadewa saat memandang iris mata Liffi dengan penuh hasrat. “Sadewa,” lirih Liffi. “For I’m yours, and you’re mine!!” bisik Nakula penuh gairah, desah napas terasa hangat pada daun telinga Liffi. “Nakula,” desah Liffi. Black and White. Fresia and Hibicus Musk and Vanilla Fresh and Sweet “Mana yang kau pilih, Liffi?” Ikatan cinta yang kuat membuat Liffi enggan untuk memilih salah satu di antara keduanya. Lantas siapakah yang Liffi pilih? Nakula yang garang, liar, dan penuh kekuatan? Atau ... Sadewa yang pintar, dingin, dan penuh wibawa? Hanya sebuah kisah cinta biasa, namun bisa membuatmu merasa luar biasa.—BELLEAME. This cover novel is not mine. If the artist want to remove it, please DM, I’ll remove it. Terima kasih. Selamat membaca, Belle Ame.

BELLEAME · Fantaisie
Pas assez d’évaluations
389 Chs

RAHASIA TANJUNG

Kembali ke tokoh utama kita, Lucas dan rombongannya.

"Kenapa mendadak hujan, lalu cerah, lalu hujan kembali?!" Tanjung memeras luarannya kemudian memakai baju basah itu kembali. Mereka yang berada di tengah hutan tak menyadari bahwa ada pertarungan sengit antara keompok Nawangsih dengan Ivy si peri nakal.

"Benar, mungkin alamnya sedang labil," sahut Lucas sembari mempercepat langkah kaki.

"Haha … lucu!! Memangnya kau!! Dasar bocah remaja." Tanjung meledek Lucas. Pria itu tak peduli ledekan Tanjung, memilih untuk mengikis jarak dengan wanita itu.

"Sudah tahu letak Puspa Nera?" tanya Lucas mendekati Tanjung. Gadis itu entah kenapa, belakangan ini selalu berdebar saat ia berjalan bersama Lucas, dengan sedikit cepat Tanjung menjaga jarak, takut Lucas mendengar deruan di dalam dada.

"Hei, aku bertanya padamu. Kau bilang kita akan bekerja sama mencarinya." Lucas menarik bahu Tanjung, tak membiarkan gadis itu mengambil napas untuk menata hatinya yang terus berdegup kencang.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com