webnovel

92. Membangunkan Cielo

Tiba-tiba, ada yang menekan bel kamar. Ello membukakan pintu dan ternyata sang petugas hotel membawakan satu roda berisi makan malam yang mewah.

Untungnya, Ello tidak mengenal para pegawai itu. Jika tidak, mereka pasti akan terkejut melihat Ello bisa berada di kamar mewah ini.

Para petugas itu mendorong roda itu sampai ke samping meja makan dan menaruh piring-piring berisi makanan itu di sana setelah membuka penutupnya. Aroma sedap dan gurih menguar di udara membuat perut Ello langsung meronta-ronta.

Ello membelalak lebar melihat makanan yang banyak itu di meja. Sejak tadi siang, Ello makan hanya sedikit dan rasanya sulit menelan makanan dengan baik dan benar karena ada ayah mertuanya yang seperti menguarkan aura yang menegangkan.

Para petugas itu menaruh tiga buah lampu berbentuk lilin. Ia menyalakan tombolnya yang berada di bagian bawah lampu itu hingga menyala temaram seperti lilin sungguhan.

"Silakan, Pak. Selamat makan," ucapnya ramah.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com

Chapitre suivant