webnovel

Terjerat Kawin Kontrak

Menjadi pelayan keluarganya sendiri dan dijual sebagai wanita malam? Eneng Ayu Duschenka, gadis blasteran Indonesia-Rusia yatim piatu sejak usianya 6 tahun. Usia 13 tahun, paman yang menampungnya meninggal, sehingga ia diperlakukan bagaikan pelayan oleh bibi dan sepupunya! Tak hanya itu, ketika berumur 18 tahun, ia diculik dan dijual ke germo dan menjadi wanita penghibur berkedok kawin kontrak dengan turis asal Timur Tengah. Rashid bin Ali Al Muhtarom, seorang pangeran sekaligus pengusaha dari negeri Qatar. Pergolakan politik yang terjadi di negaranya mengharuskannya menyelamatkan negerinya dari ambang kehancuran. Bagaimanakah kedua insan ini dapat bertemu? Akankah nasib Ayu berjalan bagaikan Cinderella? Ataukah sebaliknya? Dapatkah Rashid menyelamatkan negerinya melalui kedok kawin kontrak dengan Ayu? Ikuti kisah keduanya yang terjerat kawin kontrak. ***************************************** Daftar isi : Vol 1 : ch 1 - 23 : Mengenai masa lalu Ayu, dkk Isi cerita: 1. sedikit sedih ceritanya 2. Persahabatan Vol 2 : ch 24 - ~ : Ayu & Rashid Isi cerita : 1. Bucin abis.. 2. Jalan - jalan wilayah Indonesia 3. Diselipkan informasi pengetahuan umum jadi bukan hanya sekedar membaca cerita 5. Penculikan lagi 6. Jalan-jalan ke Jepang 7. Pulang ke Qatar bertemu keluarga Rashid ***************************************** Hak cipta cerita dan cover novel adalah milik author sendiri. Ig design cover by adhe_art_ Peristiwa di kisah ini percampuran fiksi dan nonfiksi, namun para tokohnya hanyalah khayalan author semata. Selamat menikmati.

3cy · Ciudad
Sin suficientes valoraciones
366 Chs

Tawar Menawar Harga Tanah di Dekat Curug Goong.

Selanjutnya Ayu memperhatikan ikan hias yang ada di kolam aquarium yang ada di ruang tamu. Tuan rumahpun datang

"Maaf ya lama menunggu" kata Komarudin sang tuan rumah.

Sebelum Ayu menjawab, Saprudin mengeluh

"Kamu mandinya lama sekali sih, kaya anak perawan aja yang mandi hingga berjam-jam. Memangnya tadi mandi berendam sambil luluran gitu ya?" goda Saprudin.

"Berendam apanya? Kamu kan tau kamar mandiku tidak ada kolamnya. Dari kandang ayam harus mandi bersih dari ujung rambut hingga ujung jari kaki untuk menyambut tamu yang spesial datang" ucap Komarudin.

"Jiah.. Dikirain mau menyambut saya yang mau datang. Jarang-jarang kan datang kemari" komentar Saprudin.

"Jarang apaan? Preettt... Baru seminggu yang lalu kamu datang main ke sini" protes Komarudin.

"Hehehe.. Tapi gak tiap hari datang kan" elak Saprudin.

Saat itu datang nyonya rumah yang membawa mereka minuman, lalu menegur suaminya dan temamny suami.

" Kalian ini.. Ada tamu malah dicuekin"

Capítulo Bloqueado

Apoya a tus autores y traductores favoritos en webnovel.com