webnovel

Tears Addict

Fantasía
En Curso · 46.8K Visitas
  • 121 Caps
    Contenido
  • 5.0
    16 valoraciones
  • NO.200+
    APOYOS
Resumen

Esyara Gezila Mahjong Wanita cantik berusia tujuh belas tahun yang hanya tinggal dengan ayah, Alfaruk Mahjong yang bekerja di dunia kepolisian menjabat sebagai detektif profesional. Ibu Esya, Agitama Mahjong, telah meninggal karena sakit paru-paru kronis yang dideritanya selama bertahun-tahun. Di kehidupannya yang membosankan juga kesepian karena dia malas bergaul dengan siapapun. Suatu hari, ketika masalah besar membuatnya nangis begitu lama. Dia memang terbiasa meluapkan isi hati lewat menangis, bahkan sampai ketiduran. Tiba-tiba ada seorang cowok tampan di kamarnya tanpa sehelai pakaian menutup tubuhnya yang gagah, atletis, dan Maco. Rambut pendeknya berantakan, berbanding terbalik dengan wajahnya yang tampan sekali. Dia tersenyum malu, menutup benda pusakanya. Disitulah awal mula kehidupan penuh warna dimulai. Setiap mengeluarkan tetesan air bening dari kedua matanya, cowok yang dipanggil Yagi itu selalu muncul tiba-tiba di hadapannya!

Chapter 1Ibu Berpulang

POV Esya

Suasana pemakaman ibuku begitu ramai. Terlihat ada beberapa orang berpakaian eksekutif menyelawat, bersalam-salaman mengucapkan turut berduka cita pada ayahku. Mungkin itu teman-teman kantornya. 

Tidak ada yang menghampiriku, karena aku tidak mengenal siapapun. Aku tidak berdiri di samping ayahku. Aku masih mengusap-usap batu nisan tertulis nama ibuku. Menatap batu nisan itu seakan-akan itu adalah wujud terakhir aku bisa melihatnya. Aku tidak menangis. Tidak. Lebih tepatnya aku menahannya.

Kepalaku begitu berisik. Terdengar ocehan dari beberapa orang yang menanyakan dimana aku, si anak pasangan goals Alfaruk Mahjong detektif profesional yang bekerja di kepolisian dan Agitama Mahjong profesor jenius yang beralih profesi menjadi ibu rumah tangga setelah menikah dengan ayahku, ketika karir penelitiannya sedang naik daun. 

Tidak ada yang menyadari aku disini, karena hari ini aku mengenakan pakaian serba hitam tertutup. Aku sudah merencanakannya. Agar tidak ada yang mengganggu waktu terakhirku berkomunikasi  dengan mendiang ibu.

 Rata-rata yang datang ke pemakaman yang diadakan sore ini mayoritas teman-teman kantor ibu dan ayahku. Juga keluarga besar kami.  Tidak ada belasungkawa dari teman-teman sekolah. Aku sengaja tidak memberitahu siapapun. 

Udara terasa begitu dingin menusuk tulang-tulang sumsumku. Padahal pemakaman baru selesai pada pukul enam sore. Aku belum pulang sedangkan ayahku izin pulang duluan karena sedang ada urusan penting dengan seorang wanita cantik. Kata ayah, itu rekan kerjanya. Aku tidak peduli.

Selanjutnya aku akan hidup bagaimana? 

Selama ini aku bersosialisasi atas dorongan ibu.

Aku tidak punya teman ataupun sahabat dekat.

Selama ini aku tidak berpikir jauh. Tidak pernah berpikir kalau ibuku akan pergi secepat ini. Orang yang paling mengerti tentangku. Sejuta rasa yang tidak semua orang dapat memahaminya. Ibuku berbeda. Dia selalu bisa memahami segala tentangku.

Bagiku selama ini ibu adalah teman sekaligus sahabat paling dekat. Hanya ibu. Aku merasa ibu saja sudah sangat cukup. Aku merasa tidak membutuhkan bantuan orang lain. Jadi aku tidak mencoba berteman lebih dekat pada siapapun. Hanya sekedar saling tahu nama saja.

Selama ini aku tidak memusingkan masalah pembullyan yang kerap menimpaku sejak Sekolah Menengah Pertama.  Karena aku pemalu juga malas bersosialisasi. Lebih suka menyendiri berkawan dengan kesunyian. Tidak punya teman. Hampir selalu sendiri. Menolak ajakan main. Itulah aku. 

Sejak sekolah dasar usai, keceriaanku juga usai. Lebih tepatnya aku punya trauma pertemanan di masa silam. Yang bahkan aku sendiri tidak ingin mengingat ataupun menceritakannya.

Aku menghela napas, mengusap kembali batu nisan ibuku, lalu menciumnya untuk perpisahan terakhir kali. Walaupun terasa berat juga menyesakkan dada, aku tetap harus melanjutkan hidupku yang penuh kesialan ini. 

'Aku pulang ya, bu.'

'Aku akan melanjutkan hidupku.'

'Maaf karena ayah sudah pulang duluan. Yang katanya urusan pekerjaan bersama rekan wanitanya lebih penting dari mengenang saat-saat terakhir bersamamu.'

'Ibu jangan sedih ya? Aku akan makan dan hidup dengan baik.'

'Maaf karena aku tidak bisa menepati janji kita. Aku tidak bisa melanjutkan kuliah untuk mencapai cita-citaku.'

'Setelah ini, aku akan bekerja saja.'

'Walaupun ini berat. Aku akan tetap hidup. Mungkin akan sering berkunjung ke tempatmu.'

'Maaf karena aku belum bisa membahagiakanmu.'

' Aku belum bisa jadi anak yang berbakti.'

Aku berjalan pulang dengan tatapan kosong. Seperti rumah bukan tempat pulang yang nyaman lagi. Karena orang yang paling aku rindukan tidak ada. Selamanya tidak akan ada lagi.

Aku sudah lulus SMA. Tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Aku tidak kuliah karena tidak ingin hutang budi pada ayahku. Aku membenci tingkahnya selama ini. Walaupun ibu pernah cerita kalau ayah di masa muda memang pria yang dingin nan kaku. Tapi sekarang dia sudah berkeluarga. 

Aku menaruh tanda tanya besar mengapa dia sangat dingin padaku dan ibuku. Tapi sorot matanya menjadi berbinar senang ketika melihat wanita yang dia sebut rekan kerjanya. Seakan-akan dia sudah menunggu momen itu.

Tidakkah itu aneh?

Aku tidak bodoh. 

Walaupun ibu tersenyum sederhana ketika menjelaskan tentang ayah, aku tetap bisa melihat sesuatu yang dia sembunyikan. Aku bisa melihat dan merasakan kesakitan batin begitu dalam yang ibuku rasakan. Sorot matanya saat menceritakan ayah, adalah sorot mata yang mengatakan kalau ayah telah banyak menyakitinya selama ini.Mungkin tidak secara fisik. Tapi aku yakin ibu sudah mengungkap rahasia besar tentang ayah.

Hatiku masih sakit. Ingin marah, emosi, kesal, benci, kecewa jadi satu. Di hari terakhirnya, ibu sempat memberitahu sesuatu. Itu tentang permintaan terakhirnya. Saat itu hanya ada aku dan ibu di ruangan ICU.

Aku menatap lemah ibuku yang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit. Suara monitornya masih berbunyi stabil. Aku menghela napas, menggenggam tangan lemah yang sudah dipasang beberapa selang infus. Hatiku sangat perih melihat kondisi ibu yang biasanya sehat wal Afiat mendadak berubah seratus delapan puluh derajat. Kesehatannya ambruk seketika. Terlebih aku tidak tahu menahu ketika ibu pingsan. Tetangga lah yang membawa ibuku kesini. 

Sampai sekarang, ibuku belum sadar juga. Ayahku belum pulang, pasti alasan klasiknya adalah lembur kerja. Entah mengapa, bukannya suudzon, tapi aku merasa ayah berbohong selama ini.

Akan tetapi walaupun aku mengalami kesedihan yang amat dalam, air mataku tidak sembarang keluar begitu saja seperti orang normal. Embun bening itu akan mengalir deras ketika aku menaruh wadah besar tepat di bawah daguku. Aku baru sadar kalau aku berbeda dari anak normal lainnya.

Waktu usiaku baru tujuh tahun, aku merasakan sakit yang begitu dalam. Aku menangis sesenggukan di hadapan ibu tepat saat baru sampai di dalam rumah. Tapi yang anehnya, aku tidak mengeluarkan setitik air mata sedikitpun. Padahal aku menangis begitu kencang. Hanya tentang masalah perdebatan kecil di sekolah yang membuat hatiku sakit. Aku memang mudah menangis.

Saat itu ibu tersenyum dan segera menaruh wadah di bawah daguku. Dan tiba-tiba saja embun bening, air mataku itu mengalir begitu deras, sampai-sampai mataku memerah, rasanya perih sekali.

Ibu bilang mulai sekarang, ketika aku mau menangis lega, aku harus berlaku seperti tadi yang dia contohkan. Tapi dengan syarat di ruangan tertutup. Tidak boleh ada yang melihatnya kecuali ibu dan aku sendiri. Bahkan ayah tidak boleh tahu. Karena itu rahasia besar yang suatu saat aku akan mengetahui kebenarannya.

 Ibu memilih bermain rahasia-rahasiaan denganku. Aku tidak masalah. Awalnya aku menganggap itu sebagai lelucon belaka. Tapi ketika aku ingin menangis, pasti hal itu akan kulakukan.

Dan hal itu masih kulakukan sampai sekarang. Di usiaku yang hampir menginjak tujuh belas tahun. Ujian akhir sekolah untuk kelulusan SMA ku sudah selesai. Besok adalah jadwal pengambilan ijazah di sekolah. Tapi aku tak yakin besok bisa mengambilnya. Karena aku ingin mengambilnya bersama ibu ketika dia sudah jauh lebih sehat. Setidaknya aku ingin menunjukkan nilai kebanggaanku. Aku berhasil meraih tiga besar seantero sekolah. Aku sudah cukup bersyukur. Lagi pula aku bukan orang jenius. Itu sudah sangat cukup untukku.

Di dalam ruangan ICU itu, ibu akan menceritakan segalanya.

Di hari terakhir hidupnya, sebelum dia benar-benar pergi.

"Nak?" Suara itu terdengar lirih dan pelan sekali. Jari-jari ibuku mulai bergerak. Aku yang ternyata malah ketiduran itu tersentak.

"Ibu? Ibu mana yang sakit? Aku bisa memijat ibu! uhuhu ...," lirihku yang mulai menangis sesenggukan. Ibu hanya menatap sayu, tersenyum lemah. 

También te puede interesar

Raja Vampir Bertopeng Pengantin Wanita Kecelakaan

``` (Konten dewasa R-18+ Berisi adegan kekerasan, tanpa drama wanita kedua atau pemerkosaan.) Cinta saya tidak mengenal akhir, tidak ada benar atau salah. Karena saat saya mencinta, saya ingin kamu menjadi milik saya seutuhnya seperti saya milik kamu - Angelina Bhardawaj ~~~~~~ "Saya sudah bilang saya ingin merusakmu," dia menopang dagunya sambil menekannya ke dinding. "Dan kamu sudah cukup melakukannya. Sekarang saya pergi," dia membalas dengan tajam. "Kamu tidak mengerti kata-kataku, Putri," dia menyeringai dengan dingin. "Saat saya bilang saya ingin merusakmu, saya ingin mengikatmu di ranjangku dan mengisimu sampai wangi kamu menyatu dengan diriku dan setiap orang sialan di dunia ini tahu siapa kamu... Bahwa kamu benar-benar milikku!" Dia mendorongnya ke dinding, menciumnya dengan penuh gairah. ~~~~~~ Elliana Heart, putri tidak sah dari Raja Kota Heart Moon dengan keturunan pemburu hanya menginginkan satu hal dalam hidupnya; untuk mengetahui dan bertemu dengan ibu kandungnya. Tidak berdosa dan cantik, Elliana sering menjadi korban rencana ibu tirinya dan saudara tirinya. Sebastian Marino, Pangeran Vampir bertopeng yang terkenal, tidak mendapatkan apa-apa selain kebencian dari semua orang di sekelilingnya. Setiap orang takut kepadanya karena dia memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Setelah menghuni penjara selama satu tahun menggantikan saudara tirinya, Elliana terkejut saat dibebaskan. Namun, kebahagiaannya berubah singkat saat dia mengetahui bahwa dia harus menikah dengan Pangeran vampir tersebut menggantikan saudara tirinya. Elliana tidak tahu apa-apa tentang vampir, dan Sebastian membenci segala sesuatu yang berkaitan dengan manusia-manusia jahat itu. Apa yang akan dia lakukan saat dia menikah dengan monster yang dinamakan dari dunia gelap yang mengambil dan berburu tanpa belas kasihan? "Kamu tidak penasaran bagaimana wajah saya?" Dia memegang dagunya dengan sakit. "Tunjukkan wajahmu kepadaku saat kamu percaya padaku," dia tersenyum lembut. 'Hal itu tidak akan pernah terjadi,' pikir Sebastian. Baginya, dia tidak lebih dari sebuah alat untuk membalas dendam pada manusia. Baginya, dia lebih dari apa pun yang pernah dilihatnya, bahkan lebih dari kebenaran eksistensinya sendiri. Ada kekuatan yang bahkan lebih besar dan lebih kuat dari segalanya dan kekuatan itu disebut takdir. Akan kah mereka mampu melawan takdir mereka untuk tetap bersama atau menyerah padanya dan kehilangan segalanya? Kisah penyihir paling mematikan yang menyamar sebagai manusia dan pangeran prodigy paling berbahaya yang bertahan hidup pada darah vampir. Penyangkalan- Buku ini dibangun di sekeliling dunia sihir dan fantasi murni. Romansa ini akan membuatmu merasakan kupu-kupu di perutmu sementara beberapa adegan mungkin membuatmu mempertanyakan kewarasan tentang cinta. 50 bab pertama akan membangun dunia di sekitar buku. Saya berjanji, jika kamu tinggal, kamu akan menyukai bukunya, sampai ini bukan genre yang kamu sukai. ~~~~~~ Ikuti saya di media sosial saya. Facebook - Penulis Angelina Bhardawaj Instagram - @angelinabhardawaj ```

AngelinaBhardawaj · Fantasía
Sin suficientes valoraciones
645 Chs

Terjerat dalam Cahaya Bulan: Tidak Berubah

Menjadi cacat di dalam kawanan sudah cukup buruk. Ditolak? Oleh pasangan sejatimu sendiri? Ya. ITU adalah tingkat rendah yang baru. Ava Grey adalah cacat dalam kawanan, seorang shifter tanpa serigala. Dia berjuang dalam hidup dengan impian kebebasan yang samar. Kesempatannya datang ketika tiba-tiba dia diberi tahu bahwa dia akan menghadiri Gala Bulan, sebuah pesta dansa tahunan untuk shifters muda dewasa untuk menemukan pasangan sejati mereka. Dan dia menemukannya. Dia tampan dan intens, dan ciumannya mengirimkan keinginan melalui pembuluh darahnya seperti narkoba. Hingga dia MENOLAKnya. Ava tidak akan kembali ke kehidupan suramnya. Dia melarikan diri dan membentuk identitas baru jauh dari kawanan, dan jauh dari pasangan alpha nya. Dia berteman baru dan bahkan diadopsi secara paksa oleh seekor husky yang lucu. Tapi tepat ketika dia mulai menetap dan menemukan kebahagiaan, hal-hal aneh mulai terjadi... Husky-nya telah menyimpan rahasia. Dia mendengar bisikan bahwa kawanan shifter di mana-mana sedang mencarinya. Dan dia dapat mencium aroma familiar di apartemennya, yang tidak masuk akal sama sekali... karena pria yang aromanya itu telah menolaknya. [Entri Cupids Quill Mar 2024] --------- Ini adalah roman shifter serigala dengan banyak pemicu yang suka berdansa beriringan dengan semua tema gelap melalui sebuah padang bunga mati. Dalam buku ini Anda akan menemukan titik tertinggi dan terendah. Tertawa, menangis, marah; Anda dapat melakukannya semua saat Anda mengikuti Ava dalam perjalanan yang cukup berbahaya menjadi pemindah serigala di generasi ini dari roman werewolf. Ada adegan R18 yang disebarkan di seluruh buku ini seperti permen yang meledak dari pinata. Silakan baca dengan tanggung jawab. ------- DISCORD PENULIS: https://discord.com/invite/ApNZDux8kj

Lenaleia · Fantasía
Sin suficientes valoraciones
445 Chs

Istriku Adalah Pengusir Hantu

Song Yan menjalani hidup yang menyedihkan. Ia lahir dengan keberuntungan besar tetapi 'keberuntungan' nya 'direnggut' oleh saudara tirinya. Adalah takdirnya untuk menikah dengan Fu Yusheng, CEO dan pemilik Fu corporations. Namun, saudara tirinya yang cemburu, mengganggu takdirnya dan merebut 'keberuntungan' baiknya, sejak itu Song Yan menghadapi masalah tak terhitung, dia mengalami kecelakaan, kehilangan naskahnya dan akhirnya meninggal setelah mengalami kecelakaan di jalan. Namun, ia tidak mau menyerah, tidak mau karena ia mencintai Fu Yusheng dan anaknya yang ditinggalkannya di keluarga Fu. Jiwanya yang seharusnya berpencar dan dibawa ke Neraka di hadapan Raja Yama, berubah menjadi hantu yang kejam. Hanya setelah menjadi hantu, ia menyadari jenis penipuan sempurna yang telah direncanakan saudara tirinya untuknya. Beruntung sebelum jiwanya semakin gelap dan menjadi roh jahat, ia bertemu dengan seorang master Surgawi yang menjanjikan kesempatan baru selama ia bersamanya dan belajar tentang supranatural. Maka, Song Yan menjadi murid master Surgawi dan terus melayani master Surgawi dan keluarganya sebagai Hantu. Setelah lima ratus tahun mengabdi, ia dibebaskan oleh masternya dan mendapatkan kesempatan untuk bereinkarnasi. Ia bereinkarnasi pada hari ia mengalami kecelakaan mobil. Dalam kehidupan ini, ia dianugerahi kekuatan supranatural untuk melihat kebenaran surgawi. Ia bersumpah untuk membalas dendam atas dirinya dan anaknya yang mengalami kematian yang tidak menguntungkan karena saudara tirinya. Namun, mengapa suaminya yang apatis yang tidak pernah peduli terhadapnya, datang mengejarnya?

fairytail72 · Fantasía
Sin suficientes valoraciones
490 Chs
Tabla de contenidos
Volumen 1

valoraciones

  • Calificación Total
  • Calidad de escritura
  • Estabilidad de Actualización
  • Desarrollo de la Historia
  • Diseño de Personajes
  • Contexto General
Reseñas
gustó
Últimos

APOYOS