webnovel

FIREARMS ARMY UNITY

[WARNING! HARSH WORD AND MATURE CONTENT! [Bagi pembaca yang masih dibawah umur, sangat dimohon untuk tidak membaca cerita ini karena cerita ini mengandung kalimat kasar dan konten dewasa yang tidak pantas ditiru oleh yang berusian masih dibawah umur. Semua kata kasar dan konten dewasa yang terkandung dalam cerita ini, mohon tidak ditiru untuk yang berusia dibawah umur dan yang belum menikah. Dan untuk para orang tua, jangan biarkan anaknya membaca cerita ini karena banyak adegan yang tak pantas dibaca oleh anak-anak] Vol. 1 Organisasi militer Fairearms Army Unity yang hancur karena kedengkian yang diakibatkan keegoisan seseorang. Semuanya hancur dalam satu malam. Orang-orang yang terlibat harus mengorbankan nyawa mereka dan harus merelakan nyawa orang lain. CL dibiarkan selamat agar anak perempuan itu bisa membuat semua ini menjadi sepadan. "Jangan percaya dengan apa yang terjadi saat ini. Karena semua ini hanya kebohongan. Kebenaran yang sebenarnya akan kau hadapi di kemudian hari." Vol. 2 Balas dendam yang dilakukan kepada orang yang masih memiliki hubungan tapi tidak bersangkutan. "Bagaimana bisa kau melakukan semua ini kepada keluargamu sendiri hah?!" Vol. 3 Awal pertempuan yang mengejutkan. Hubungan yang tercipta tanpa pengenalan. "Astaga, dari mana Brylee mengetahui pria tua menyebalkan seperti dia? Mana aku dijodohkan dengannya pula. Aku kan tak pernah mengenalnya. Aku tak tahu siapa pria tua tersebut. Hish!" - Causa Lee yang akan mengganti marga. "Kau lucu." - Steve William yang akan memberikan marganya kepada Causa

Saga_Lee · Aktion
Zu wenig Bewertungen
338 Chs

My Reason (1)

"Kalau begitu, aku tak perlu menyekolahkan ke sekolah atau menyewa guru privat untuk anak-anakku. Ibunya saja sudah sepintar ini."

"Uhuk uhuk!"

Kalau tadi hampir saja, sekarang CL benar tersedak ludahnya sendiri mendengar perkataan orang lain. Saat Steve mengatakan hal tersebut, itu bertepatan dengan CL yang ingin menelan ludahnya.

"Eh, kau baik-baik saja?!", Steve bertanya panic melihat CL yang terbatuk sampai kesusahan bernapas.

"Yah…", CL menarik napasnya dalam dalam, lalu membuangnya. "Aku baik-baik saja."

"Huuhh.. syukurlah kalau kau baik-baik saja.", Steve menghelakan napas lega lalu duduk kembali di tempatnya setelah terperanjat akibat terkejut.

"Um, Steve?"

"Ya, ada apa?"

"Bisakah kau bantu aku untuk duduk? Badanku teras pegal karena terbaring terus menerus.", CL sebenarnya malu untuk meminta bantuan Steve. Tapi, mau bagaimana lagi? Di ruangan tidak ada Brylee, melainkan Steve. Lagi pula dia benar benar sudah tak tahan berbaring terus.

Gesperrtes Kapitel

Unterstützen Sie Ihre Lieblingsautoren und -übersetzer bei webnovel.com