webnovel

The Imperfect Second Male Lead

Love to Ursilla, novel yang ditulis oleh Liera dan berhasil didistribusikan sehingga menuai banyak keuntungan. Banyak pro dan kontra terjadi di antara pembaca mengenai pemeran utama di novelnya. Liera itu penulis yang suka sekali menyiksa pemeran utama wanita dan membuatnya mendapatkan kesialan sebelum menjalankan kehidupan bahagia bersama pemeran utama pria. Liera hanyalah gadis remaja yang menduduki bangku SMK dan akan berusia genap 16 tahun pada bulan Mei. Namun, suatu hari Liera tak menyangka bahwa tindakan cerobohnya membuatnya bertransmigrasi ke dalam novel yang dia tulis. Sialnya, Liera menjadi Ursilla dà Victoria, Putri Mahkota dari kerajaan Victoria sekaligus kekasih dari Morgan, playboy yang selalu mengharapkan kematian Ursilla. Liera tidak pernah menyukai Morgan, pemeran utama pria dalam novel Love to Ursilla. Dia lebih menyukai pemeran utama pria kedua, Antares, pria menyedihkan yang rela menyerahkan hidupnya demi menyelamatkan Ursilla dari ambang kematian akibat suruhan Morgan. Akibatnya, Antares meninggal dunia dengan membawa cintanya yang belum sempat ia sampaikan pada Ursilla. Liera ingin mengubah jalan cerita yang dia tulis dan mencegah kematian Antares. Dia juga tidak akan menjadi kekasih dari bajingan seperti Morgan yang mengharapkan kematiannya. Namun, perjuangannya tak semudah yang dia pikirkan. Karena ada seseorang yang selalu menghalanginya untuk mengubah jalan cerita tersebut. *** You can contact me on: Instagram: lidiacntys10 Discord: LidiaCntys10#7888 My other novels: - Queen Of Mafia - The Imperfect Second Male Lead (English) - I Will Get You Back, Young Master! (English) - Dear Angkasa : My Pet Boyfriend (English)

LidiaCntys10 · Fantasy
Not enough ratings
239 Chs

70. Pengguna Sihir Kegelapan

Begitu nama putrinya disebut, Victor seketika menatap buas orang di sampingnya yang tertawa canggung. Rahang Victor mengeras dengan wajah menggelap. "Oliver Sykes. Jika kali ini kau memberikan laporan yang tidak berguna dan bahkan sampai menunda waktuku untuk bertemu dengan Silla, kau akan ku penggal!"

Oliver menggaruk pelipisnya yang tertutup surai merahnya yang panjang. "Sekali lagi maafkan saya, Yang Mulia. Tapi, saya menjamin bahwa laporan kali ini benar-benar serius."

Victor menghela napas lelah, menyandarkan tubuhnya berusaha untuk menenangkan hati dan pikirannya yang sempat kacau. Jemari Victor memijat pelipisnya yang berdenyut lalu bergumam pelan, "Bicaralah."

Mendengar ucapan Victor, raut wajah Oliver seketika berubah menjadi serius. Tak ada lagi candaan dalam ekspresi di wajahnya. Dia benar-benar terlihat berbeda dengan Oliver yang memancarkan aura cantik walaupun dia laki-laki.

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com