"Aku dari rumah sakit tahanan, sama ada rapat di rumah sakit dekat sini"
"Gimana keadaan Esta ,dok? tanya Fely.
"Di baik - baik saja, sudah lebih stabil dari sebelumnya" jawab Erven.
"Terimakasih sudah mau membantu kamu kak,semoga kakak lancar selalu". ucap Fely mengganti panggilannya menjadi kak.
"Sudah kewajiban ku menolong yang membutuhkan, Apa kalian masih tetap ingin melanjutkan kasus ini?" tanya Erven membuka suara lagi.
"Aku ingin menyambutnya kak, tapi Andrea melarang" jawab Fely melirik ke suaminya Andrea. Erven melihat kearah Andrea.
"Ada apa Ndre?, aku yakin dia bisa berubah kok" tanya Erven.
"Apa dia benar-benar akan sadar dengan perbuatannya ? ya walaupun sekarang dia sudah mengakui kesalahannya tapi tetap saja aku merasa was-was, apa yang dia lakukan bukan hal kecil kak" jawab Andrea.
"Kamu tenang saja Aku akan terus memantau perkembangan dan gerak geriknya, aku pastikan dia akan berubah sepenuhnya" ucap dokter Erven.
Sejak saat terakhir dokter Erven mengunjungi kediaman Andrea dan Fely ,kasus Esta sudah mulai ditangani oleh pengacara San. Fely dan Andrea juga sudah tidak datang ke rutan. Beberapa Minggu lagi hakim akan memanggil mereka kemeja hijau , setelah kasus ini selesai Andrea akan membawa Fely dan Putranya Keano pindah keluar negeri ,kerumah baru mereka yang sudah Andrea siapkan.
"Sayang, kenapa kamu belum siap? Keano sudah nunggu dimeja makan" kesal Fely karena Andrea masih berada diatas Temat tidur, padahal putranya sudah siap sedari tadi dibawah.
"Tunggu sebentar lagi sayang, badanku lelah sekali rasanya, aku baru saja tidur jam 3 pagi" ucap Andrea yang masih berada dibawah selimut.
"Aku kan sudah mengingatkanmu jangan memaksakan, masih banyak waktu, kenapa kamu mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan tiga Minggu lagi" omel Fely .
"Aku ingin pekerjaan selesai sebelum kita pindah sayang" jawab Andrea. yang belum pindah dari tempatnya.
"Kamu terlalu memaksakan Andrea, cepatlah atau putramu itu akan sangat marah, kau tau sendiri dia tidak suka terlambat" ucap Fely meninggalkan suaminya. Dengan sangat terpaksa Andrea membuka selimutnya dan berjalan menuju kamar mandi dengan mata yang masih belum terbuka sempurna.
dua puluh menit kemudian Andrea turun dengan pakaian rapih dan muka lesu.
"Papa lama banget sih" omel Keano saat mengetahui papanya baru turun dari kamarnya.
"Maafkan papa sayang, papa lembur semalam, jadi papa kesiangan" jawab Andrea yang mendudukkan diri dimeja makan dekat Keano.
"Kan kita udah buat jadwal, seharusnya berangkat 1 jam yang lalu papa" omel Keano lagi.
"Kenapa kamu jadi cerewet sekali sayang, sudah mengalahkan mamamu saja" jawab Andrea sambil meminum kopinya.
"Apa kamu bilang aku cerewet bukanya Kau yang mengajarkannya untuk selalu tepat waktu tuan" jawab Fely menyindir.
"Tidak sayang, istriku ini tidak cerewet, hanya saja dia suka berbicara cepat" jawab Andrea menggoda Fely.
"Kamu menyebalkan "Fely melanjutkan sarapannya.
sarapan pagi mereka lalu dengan tenang. Setelah sarapan mereka harus segera pergi, dua hari yang lalu mereka diundang dalam acara Green Family oleh pihak sekolah Keano.
20 menit kemudian mereka berangkat menuju tempat acara, tempat acra dengan rumah mereka cukup jauh ,butuh waktu 50 menit untuk sampai disana.
Andrea melihat jam tangannya " Masih ada waktu satu jamsebelum acaranya dimulai" batin Andrea. Ia memilih jalan jalur 2 karena jam segini jalur 1 sudah dipastikan macet .
Jalur 2 memang sedikit rawan karena terlalu sepi hanya satu atau dua kendaraan saja yang melewatinya, dan banyak hutan disekitar sana, dan mereka sedikit kurang beruntung hari ini karena ada beberapa binatang liar yang turun kejalan, membuat laju kendaraan sedikit berkurang.
Setelah melewati hewan hewan tersebut, mobil dapat melaju lagi dengan normal, mereka sampai disana 3 menit sebelum acara dimulai, Andrea turun dari mobil menggendong Keano lalu menggandeng istrinya.
"Selamat siang Bu, maaf kami terlambat ada sedikit kendala dijalan" sapa Fely pada guru yang menyambut mereka diluar gedung.
"Silahkan masuk pa, Bu acara akan segera dimulai" sapa ibu itu ramah mempersilahkan mereka masuk.
Pembukaan acara akan dilakukan didalam gedung ,baru nanti saat acara inti akan dilakukan diluar gedung.
Pembukaan acara telah selesai "Baik buat semua keluarga yang hadir di acara ini, kami ucapkan banyak terimakasih, setelah ini acara berikutnya akan diadakan diluar gedung ditempat yang sudah panitia siapkan , masing masing keluarga dapat menempati tenda tenda yang sudah kami siapkan" ucap sang pengisi acara dan satu persatu keluarga meninggikan gedung menuju luar gedung.
Andrea memilih salah satu tenda dipinggir taman bermain anak, ya bukan Andrea yang memilih tapi Keano yang memilihnya, sedangkan Fely sedang mengambil jatah Snack dari sekolah.
"Halo Andrea,kamu juga ada disini ternyata" ucap wanita itu menyapa Andrea. Andrea sedikit terkejut mengetahui wanita ini juga ada disini.
"Ya aku menemani Putraku" jawab Andrea dingin.
"Kalian hanya berdua? baiklah aku akan bergabung dengan kalian" ucap wanita itu sudah akan lebih maju lagi menuju kearah Andrea. Sebelum wanita tersebut sampai didepannya Andrea sudah berkata lebih dulu.
"Tidak perlu, Istriku sedang mengambil Snack" jawab Andrea cuek. Tak lama setelah itu putri dari wanita itu memanggilnya.
"Cih , baru satu tahun yang lalu dia menggodaku dan mengatakan kalau dia masih virgin dan ternyata sekarang anaknya sudah sebesar putraku" sinis Andrea dalam hati.
"Ada apa sayang?" tanya Fely Yang sudah ada dibelakang Andrea.
"Tidak ada apa apa, tadi hanya ada tamu sebentar" jawab Andrea. Fely kembali duduk.
"Sayang kamu mau makan sesuatu kita bisa pesan nanti makanannya diantar kesini?"tanya Andrea.
"Iya, aku mau makan Hotpot " jawab Fely.
"Mbak ?" panggil Andrea pada salah satu pelayan yang tidak jauh dari mereka.
"Iya mau pesan apa pak ,Bu?" tanya pelayan itu.
"es cream" ucap Keano langsung.
"Es Cream 1 , burger jumbo chicken 1, Hotpot 1, Jus mangga 2" ucap Fely setelah melihat daftar menu yang diberikan pelayan tadi.
"Baik pesanan akan segera dibuatkan, mohon tunggu sebentar" pelayan tersebut meninggalkan mereka berjalan menuju cafe tenda.
"Sayang, kakek akan datang besok dan menginap dirumah" ucap Andrea pada istrinya Fely.
"Kok mendadak ,ada apa?" tanya Fely.
"Aku tidak tau, kakek hanya mengatakan itu tadi" jawab Andrea. tadi pagi kakek menelepon nya dan mengatakan akan datang dan menginap beberapa hari dirumah mereka, tidak mengatakan alasan menginap.
"ya nanti aku telepon bibi untuk belanja kalau gitu" Tak lama kemudian pesanan mereka datang, yang tak mengenakan wanita yang tadi mendatangi Andrea juga ada disana mengikuti pelayan yang membawakan pesanan mereka, wanita itu datang bersama dengan putranya.
"Halo Andrea boleh aku dan putraku bergabung disini?" tanya wanita itu, Fely melihat wanita yang tiba tiba menyapanya dan ingin bergabung dengan mereka ,ia tidak mengenal wanita tersebut.
"Saya teman nya Andrea mbak" ucap wanita itu lagi pada Fely.
"Oiya, silakan duduk " jawab Fely ,lalu melirik suaminya.
"Kamu Fely ya? saya Bella teman lama Andrea, ternyata kita lama juga enggak ketemu ya Ndre ,satu tahun yang lalu kita terakhir ketemu" ucap wanita itu memperkenalkan dirinya tanpa ada yang bertanya.
"Ini putramu?" tanya Fely.
"Ya dia putraku, ini putramu ya?"tanya Bella basa basi.
"Ya, kamu tidak memesan makanan?" tanya Fely.
"Mama mau es cream itu" tunggu anak Bella pada es cream yang dimakan Keano.
"Sebentar sayang mama pesan dulu" ucap Bella ,belum sempat Bella memanggil pelayan Putra Bella sudah merebut es cream milik Keano dan Keano menangis.
"Itu es cream ku" ucap Keano sambil menangis.
"Eh ajarin anak Lo sopan santun, jangan ganggu hidup saya dan keluarga saya,atau hidupmu yang gak akan pernah bahagia" ucap Andrea mengusir Bella dan anaknya.