webnovel

Menikahi Barista Ganteng

Cielo William adalah seorang gadis yang cantik dan bergelimang harta. Hidupnya tampak begitu sempurna karena di usianya yang matang, ia sukses menjalankan bisnis Hotel Poseidon milik ayahnya dan ia pun memiliki seorang kekasih yang tampan, serta kaya raya. Justin Sugiatno, kekasih Cielo yang sempurna dan ia sangat tergila-gila pada pria itu hingga orang tua mereka pun setuju untuk menjodohkan mereka. Awalnya kisah cinta mereka berjalan baik hingga akhirnya Cielo bertemu dengan seorang pria yang menyebalkan. Graciello Andreas, seorang karyawan di Hotel Poseidon, telah membuat perasaan Cielo jungkir balik. Setiap kali mereka bertemu, selalu saja terjadi masalah dan Cielo sangat kesal pada pria itu. Cielo dan Justin akan segera bertunangan, tapi sesuatu terjadi. Justin mabuk, dan pria itu nyaris menodai Cielo. Graciello pun datang untuk menolongnya. Semenjak kejadian itu, Cielo pun tidak ingin melanjutkan hubungannya dengan Justin, tapi ia terlalu takut untuk mengakuinya pada orang tuanya. Terpaksa, Cielo melakukan kawin kontrak dengan Graciello supaya orang tua Cielo percaya dan menjauhkan Justin dari hidupnya. Demi setumpuk uang untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang barista, Graciello pun setuju melakukan kawin kontrak tersebut. Apa yang akan terjadi jika kucing dan anjing disatukan dalam satu ranjang yang sama? Ikuti kisah perjalanan cinta Cielo. Hanya di Webnovel. PS: Buku ini adalah sekuel dari buku Terima Aku Apa Adanya.

Santi_Sunz · Urban
Not enough ratings
402 Chs

178. Membalas Perasaan

Cielo menghela napas. "Aku merasa, seperti kamu sedang menegur sikapku. Aku terlalu agresif selama ini, ya kan? Lalu kamu ingin supaya aku tidak lagi bersikap seperti itu padamu. Kamu takut disalahkan. Kamu takut jika aku tidak sampai membayarmu karena apa yang telah kita lakukan."

"Cielo, hidupku tidak melulu tentang uang. Sudah kukatakan padamu."

"Oke!" seru Cielo. "Jadi, apa kamu akan membalas perasaanku dan melupakan semua sandiwara ini?"

Ello menyatukan alisnya, tapi senyumnya merekah di bibirnya. "Membalas perasaanmu?"

"Anggap saja begitu." Cielo mengangguk sambil melipat tangannya di dada. Jujur saja, jantungnya sulit diajak kompromi. Degupnya membuat tangan Cielo agak tergelincir sedikit.

"Kalau memang begitu, aku bisa saja melakukannya."

"Meskipun aku tidak membayarmu?" tantang Cielo.

"Hmmm, ya. Uang bisa dicari." Ello mengedikkan bahunya.

Cielo masih tidak mengutarakan perasaannya secara langsung. Tetap saja pembicaraan mereka jatuhnya seperti pembahasan bisnis.

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com