webnovel

Menikahi Barista Ganteng

Cielo William adalah seorang gadis yang cantik dan bergelimang harta. Hidupnya tampak begitu sempurna karena di usianya yang matang, ia sukses menjalankan bisnis Hotel Poseidon milik ayahnya dan ia pun memiliki seorang kekasih yang tampan, serta kaya raya. Justin Sugiatno, kekasih Cielo yang sempurna dan ia sangat tergila-gila pada pria itu hingga orang tua mereka pun setuju untuk menjodohkan mereka. Awalnya kisah cinta mereka berjalan baik hingga akhirnya Cielo bertemu dengan seorang pria yang menyebalkan. Graciello Andreas, seorang karyawan di Hotel Poseidon, telah membuat perasaan Cielo jungkir balik. Setiap kali mereka bertemu, selalu saja terjadi masalah dan Cielo sangat kesal pada pria itu. Cielo dan Justin akan segera bertunangan, tapi sesuatu terjadi. Justin mabuk, dan pria itu nyaris menodai Cielo. Graciello pun datang untuk menolongnya. Semenjak kejadian itu, Cielo pun tidak ingin melanjutkan hubungannya dengan Justin, tapi ia terlalu takut untuk mengakuinya pada orang tuanya. Terpaksa, Cielo melakukan kawin kontrak dengan Graciello supaya orang tua Cielo percaya dan menjauhkan Justin dari hidupnya. Demi setumpuk uang untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang barista, Graciello pun setuju melakukan kawin kontrak tersebut. Apa yang akan terjadi jika kucing dan anjing disatukan dalam satu ranjang yang sama? Ikuti kisah perjalanan cinta Cielo. Hanya di Webnovel. PS: Buku ini adalah sekuel dari buku Terima Aku Apa Adanya.

Santi_Sunz · Urban
Not enough ratings
402 Chs

168. Niat Ngekos

Risti bertanya pada Ello, "Uhm, boleh tidak selesai makan, aku mampir ke kosanmu?"

Ello membelalakkan matanya. "Kamu serius? Untuk apa main ke kosanku?"

"Ya, hanya sekedar ingin tahu saja. Tempat kerjaku di dekat sini. Aku sebenarnya ingin mencari kosan di daerah sini karena aku malas harus bolak-balik rumah kantor terus. Kalau tempat kosanmu nyaman, aku mau indekos di sana."

Ello menautkan alisnya, sempat merasa curiga. Semoga saja Risti tidak berbohong padanya.

"Ya sudah. Nanti aku kenalkan pada pemilik kosannya. Kalau tidak salah, ada kosan putri yang kosong di belakang kos putra."

Risti mengangguk sambil tersenyum. "Baiklah. Terima kasih ya, Ello."

"Sama-sama."

Sebenarnya, Ello tidak mau jika Risti sampai ikut ke kosannya. Wanita itu duduk lagi di motor Ello sambil memeluknya seolah mereka adalah pasangan kekasih. Ello ingin menjauhkan tangan Risti dari pinggangnya, tapi wanita itu sepertinya tidak mau melepaskan tangannya.

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com