webnovel
#ACTION
#MYSTERY
#REVENGE
#DETEKTIF

Before The Dawn

Apa jadinya jika seorang penyidik kepolisian, mendapat telepon dari pria misterius yang memberitahukan tentang kasus pembunuhan yang sedang berlangsung? Hal seperti itulah yang menimpa Arvin Theodore. Seorang penyidik kepolisian nomor satu di unitnya. Entah membawa tujuan apa, seorang pria misterius memberitahukan secara langsung mengenai kasus pembunuhan yang sedang atau akan terjadi. Di satu sisi memang terlihat menguntungkan, tapi di sisi lainnya justru mengundang banyak tanda tanya. Hingga pada akhirnya, melibatkan Arvin dengan pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki julukan The Dawn. Pemburuan sebulan tiga mayat pada tanggal-tanggal tertentu, sudah menjadi ciri khas pembunuh yang satu ini. Dia mengeksekusi korban secara brutal. Pun meninggalkan tanda seolah memberi pesan peringatan. Dalam proses penyelidikan yang Arvin dan rekan-rekannya lakukan, justru menggiring mereka pada kelompok bernama Black Alpha. Sebuah kelompok kejahatan bawah tanah yang ternyata memiliki benang merah dengan apa yang terjadi enam belas tahun silam. Tragedi yang coba Arvin lupakan selama ini, justru kembali menghantuinya. --- Author Note: Cerita ini hanya fiksi. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, pangkat, latar tempat dan kejadian/kasus. Itu murni atas ketidaksengajaan penulis. Pun penulis tidak memiliki tujuan tertentu atau hubungannya dengan pekerjaan dari instansi terkait.

Rryuna · Horror
Not enough ratings
248 Chs
#ACTION
#MYSTERY
#REVENGE
#DETEKTIF

Bab 204: Tidak Memberi Tahu Alicia

Pria yang baru dari ruangan Alicia itu, langkahnya tampak santai menuju tempat bengkel. Sejak bergabung di kelompok ini beberapa waktu lalu, dia lebih sering ditempatkan di bengkel, dari pada di ruangan rahasia.

 

Memang seperti itu aturannya. Mereka yang baru bergabung, biasanya akan di tempatkan di bengkel terlebih dahulu. Entah itu hanya untuk sekadar membantu anggota lainnya, atau justru menggantikan anggota lama yang akan diperintahkan di ruang rahasia.

 

Semua bertahap di sini. Mereka tak bisa leluasa memasuki ruang rahasia begitu saja. Harus ada tugas yang diemban terlebih dahulu, sebelum memasuki ruangan itu. Seperti, mengantar alkohol ke tempat pesanan misalnya.

 

Bersyukur si pria itu mendapat giliran mengantar pesanan ke klub Orion nanti malam. Maka dengan ini semua, dia tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Untuk bertemu dengan Rudi dan juga melaporkan penemuannya yang begitu berharga ini.

 

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com