webnovel
#ROMANCE

Aku Adalah Hujan

[Romance dengan sedikit magical realism. Dikemas unik, bertabur quote, manis dan agak prosais. Hati-hati baper, ya. Hehe] Kamu percaya tentang malaikat di bawah hujan? Malaikat itu menjelma perempuan bermata teduh, membawa payung dan suka menulis sesuatu di bukunya. Lalu, ini istimewanya. Ia membawa payung bukan untuk menjemput seseorang. Namun, akan memberikan payung itu sebagai tanda rahmat. Terutama untuk mereka yang tulus hati. Siapa yang mendapatkan naungan dari payung itu, ia akan mendapatkan keteduhan cinta sejati. Kamu percaya? Mari membaca. Selamat hujan-hujanan. Eh, kamu masih penasaran siapa dia? "Aku adalah Hujan. Yang percaya dibalik hujan memiliki beribu keajaiban. Aku akan lebih menagih diri berbuat baik untuk orang lain. Pun, mendamaikan setiap pasangan yang bertengkar di bumi ini. Demikian keindahan cinta bekerja, bukan?" Gumam Ayya, perempuan berbaju navy yang membawa payung hitam itu. Ayya tak lagi mempercayai keajaiban cinta. Tepat ketika dikecewakan berkali-kali oleh Aksa. Ia memutuskan lebih berbuat baik pada orang lain. Impiannya adalah bisa seperti malaikat di bawah hujan. Yang sibuk memberi keteduhan, meskipun mendapat celaan. Sejak itu, ia menjuluki dirinya sebagai "Hujan" Sebuah bacaan tentang perjalanan cinta, pergulakan batin, pencarian jati diri, dan apa-apa yang disebut muara cinta sejati. Tidak hanya romansa sepasang kekasih. Baca aja dulu, komentar belakangan. Selamat membaca.

Ana_Oshibana · Teen
Not enough ratings
194 Chs
#ROMANCE

Part 25 - Liburan Kemana Kita?

Tak ada yang benar-benar pasti di dunia ini. Pun rencana-rencana kita. Kalau ia tak terlaksana, ia larut dalam wacana. Sebagian jatuh di jiwa. Dan sebagian lagi jatuh di mana saja.

Dari berbagai rencana manusia, barangkali lingkar pertemanan menyumbang banyak hal di dalamnya. Besok mau kemana? Liburan kemana? dan berbagai rencana lainnya.

Namun, apa jadinya kalau pertemanan dan hubungan kekasih menjalin rencana? Apakah akan berjalan mulus sesuai harapan?

"Ay! Kuy cepetan!" ajak Nia pada Ayya yang sedang membenarkan tali sepatu sneaker putihnya. Ada motif timbul bercorak tiga bunga daisy. Nampak begitu manis sekali.

"Jarang-jarang nih pake sepatu sneakers. Kamu keliatan tambah cantik dan...."

"Dan apa?" Ayya penasaran apa kesan yang Nia akan lontarkan.

"Dan... menyebalkan! Weee" Nia tertawa meledek.

"Ih... apaan, sih. Yuk! Katanya tadi suruh cepatan!"

"Oh ya, Aksa belum tak hubungin."

"Kirain udah dari tadi."

"Sorry.... sorry... lupa gue."

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com