3 Tahun Diam, Lalu Cerai – Mengapa Kamu Bertingkah Gila?
Selama tiga tahun pernikahan mereka, Rhea Warren selalu patuh sepenuhnya kepada Julian Grant.
Bahkan ketika ia dikirim ke Portellis untuk sebuah penugasan sehari setelah pernikahan mereka, ia tidak mengeluh sedikit pun.
Dalam tiga tahun itu, ia tidak hanya memimpin perusahaan untuk membangun fondasi yang kuat di Portellis, tetapi juga menghasilkan miliaran keuntungan dari sebuah paten yang ia kembangkan.
Namun ketika ibunya jatuh sakit parah, Rhea Warren dengan berlinang air mata memohon izin cuti kepadanya, hanya untuk ditolak mentah-mentah dan diusir dengan satu kalimat: "Dia belum mati, kan?"
Rhea Warren tetap bersikeras untuk pulang, hanya untuk menemukan bahwa pernikahannya telah menjadi sebuah kebohongan besar sejak awal!
Menikahinya hanyalah demi anak yang ia miliki bersama cinta pertamanya yang tak terlupakan.
Mengirimnya ke Portellis juga untuk menghindari gangguan terhadap kehidupan keluarga kecil mereka bertiga.
Bahkan anjing kecil yang ia tinggalkan telah dianiaya hingga cacat.
Pada saat itu, semua cinta di hati Rhea Warren padam sepenuhnya.
Ia mengajukan surat pengunduran diri, menandatangani surat cerai, dan dengan teguh meninggalkan Perkebunan Grant.
Namun ketika Julian Grant mendengar kabar itu, ia hanya mencibir, yakin bahwa ia akan kembali kepadanya.
Tak disangka, lain kali ia melihat Rhea Warren adalah di sebuah konferensi pers perusahaan bioteknologi. Saat itu, Rhea baru saja mengembangkan paten untuk teknologi pengeditan gen dan sedang menjawab pertanyaan para reporter dengan tenang dan penuh keyakinan.
Dan di sisinya berdiri taipan Portellis yang sangat berkuasa itu.
Julian Grant berlutut dengan satu lutut, sambil menangis, "Rhea, aku salah. Tolong, beri aku satu kesempatan lagi."
Kesempatan? Rhea Warren sudah memberinya banyak kesempatan. Tapi kali ini, kesempatan itu milik orang lain.
Pria di belakangnya melangkah maju, melingkarkan lengannya di pinggang Rhea Warren, dan dengan penuh rasa memiliki menyatakan, "Dia sekarang adalah istriku."