Musim Panas Itu, Tanpa Dirimu
Ren dan Aoi adalah teman masa kecil yang tidak pernah terpisahkan. Kedekatan mereka berlanjut hingga keduanya resmi menjadi murid kelas 1 SMP. Bagi Ren, hari-hari di SMP terasa sangat indah karena ada Aoi yang selalu menemaninya, berbagi tawa, dan berjanji untuk terus bersama hingga mereka masuk ke SMA impian yang sama. Namun, sebuah insiden misterius menimpa Ren, membuatnya harus terbaring koma selama seminggu di rumah sakit. Saat akhirnya terbangun dengan ingatan yang rancu, rasa cemas Ren langsung hilang karena sosok pertama yang ia lihat adalah Aoi yang tersenyum lega di samping ranjangnya. Setelah dinyatakan pulih, Ren melanjutkan hari-harinya, lulus SMP, hingga akhirnya berhasil masuk ke SMA bersama Aoi. Selama bertahun-tahun menjalani kehidupan dari kelas 1 hingga kelas 3 SMA, keseharian Ren terasa sangat sempurna. Aoi selalu ada di sisinya, setia menemani Ren di pojok kelas saat jam kosong, dan menjadi satu-satunya penawar dari trauma serta sakit kepala hebat yang sering menyerang Ren pasca koma. Namun, kehadiran Yuka—teman sekelas yang diam-diam memendam perasaan mendalam pada Ren sejak SMP—mulai membawa dinamika baru. Yuka selalu mencoba ada untuk Ren di dunia nyata, memberikan perhatian tulus yang sering kali diabaikan oleh Ren karena hatinya telah terkunci sepenuhnya untuk Aoi. Yuka terpaksa berjuang melawan "jarak" tak kasat mata yang memisahkan dirinya dengan Ren. Di balik itu semua, sebuah kejanggalan besar perlahan mulai merayap selama masa SMA. Ren menyadari ada yang aneh dengan lingkungan di sekitarnya. Teman-teman sekolahnya selalu menatapnya dengan pandangan asing penuh rasa kasihan, para guru tak pernah memanggil nama Aoi saat absen, dan tak ada satu orang pun yang mau mengajak Aoi mengobrol selain dirinya sendiri. Hingga akhirnya, tepat beberapa minggu sebelum upacara kelulusan kelas 3 SMA, kebenaran yang dipendam bertahun-tahun mendesak untuk keluar. Iki, sahabat dekat Ren, sudah tidak bisa diam lagi melihat gelagat Ren dan penderitaan Yuka yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Di tengah riuhnya persiapan festival perpisahan sekolah, Iki menarik Ren menjauh dari keramaian dan memaksanya untuk menghadapi sebuah kenyataan besar. Kenyataan pahit yang selama ini disembunyikan rapat-rapat oleh semua orang demi menjaga kewarasan Ren. Rahasia kelam apakah yang sebenarnya terjadi pada masa SMP mereka? Dan siapakah sosok Aoi yang selama ini setia menemani Ren di tengah perasaan tulus yang dikorbankan Yuka?