Aku Mengaku, Akulah Tuan Terkaya
Chu Chen, yang dulunya adalah mahasiswa biasa dari keluarga sederhana, mendapatkan sistem aneh yang terpasang di kepalanya suatu hari.
Sistem tersebut membuatnya mampu memperoleh berbagai jenis properti berharga selama dia menyelesaikan berbagai misi check-in yang diberikan.
Lebih lagi, kartu Keberuntungan yang dimilikinya memberinya keberuntungan luar biasa, memungkinkannya menyelesaikan masalah apa pun yang menghadangnya hampir tanpa kesulitan. Karena kekayaannya yang berlimpah dan penampilannya yang menarik, Chu Chen mendapat perhatian besar dari publik dan kekaguman dari banyak gadis cantik.
Namun Chu Chen, bagaimanapun juga, adalah pria yang jujur dan berintegritas, sehingga dengan uang dan keberuntungannya, dia membantu teman-temannya yang membutuhkan dan menghukum para pelaku kesalahan. Dengan berbagai perspektif karakter dan situasi yang berbeda.
Cerita ini dengan jelas menggambarkan sisi realistis dan materialistis manusia serta kenyamanan dan kekuatan yang dimiliki orang kaya.
-----
Buku ini juga dikenal sebagai "Mengapa Saya Begitu Tampan, Masih Begitu Kaya, Kamu Begitu Jelek, Masih Begitu Miskin", "Menjadi Orang Kaya Terlalu Sulit, Saya Tidak Ingin Menjadi Satu Hari", dan "Menjadi Orang Kaya dari Sign in"