webnovel

REWRITE THE STAR'S

"Kamu adalah kata semu, yang tak jua menemukan titik temu." Arunika Nayanika, gadis cantik pemilik netra hitam legam dan pipi bolong disebelah kiri. Terkenal tidak bisa diam juga asal ceplas-ceplos saat berbicara, membuat gadis itu banyak memiliki teman, meski hanya teman bukan sosok yang benar-benar berarti dalam hidupnya yang disebut sahabat. Gadis yang sering menguncir kuda rambutnya itu adalah gadis yang rapuh. Dibalik sifat bar-bar dan asal ceplosnya, ia memiliki trauma berat dengan segala hal yang disebut 'rumah'. 'Rumah' yang seharusnya menjadi tempat ternyaman untuk kembali, saat dunia menyakiti. Namun tidak, untuk sosok Arunika. Sekolah, menjadi tempatnya melepaskan luka dan trauma pada 'rumah'. Hingga, Tuhan mengirimkan sosok luar biasa bernama Sandyakala Lazuardi. Sosok dingin, ketus, pedas dan misterius. Yang mampu membuat Arunika menemukan arti 'rumah' sebenarnya. Namun, berbanding terbaik. Menurut Sandyakala bertemu Arunika adalah kesialan dalam hidupnya, yang tak seharusnya tertulis dalam lembar cerita.

Mitha_14 · Thanh xuân
Không đủ số lượng người đọc
214 Chs

Tentang Alterio dan Sandyakala

Goresan 40 ; Tentang Alterio dan Sandyakala

"Rasanya terlalu asing, jika bersama kalian."

- Arunika Nayanika Nabastala

----

Sandyakala mendekat kearah Arunika, laki-laki itu menatap wajah polos Arunika yang begitu terlihat sederhana.

Tidak ada wajah sesuatu yang pernah tersembunyi menurutnya, sesuatu yang tersembunyi yang tidak bisa Sandyakala rasakan.

Laki-laki itu menarik pelan bangku belajar milik Alterio dan mendekatkan kearah ranjang. Helaan nafas terdengar keluar.

Tanpa laki-laki itu mulai mengulurkan tangannya menyentuh puncak kepala Arunika, mengelus pelan bersamaan dengan nafas yang kembali keluar, entah mengapa rasanya ia terlalu lelah dengan apa yang terjadi.

"Gue nggak tau, kenapa rasanya pingin balik kearah lo padahal, gue cuman pingin lo pergi dan saat lo udah berusaha memberi pembatas malah gue yang berusaha meruntuhkan tembok itu."

"Gue nggak tau Arunika, gue terlalu pengecut," ujar laki-laki itu dengan wajah tertekan.

Chương bị khóa

Hỗ trợ các tác giả và dịch giả yêu thích của bạn trong webnovel.com