webnovel

Metamorfosa Cinta

Mereka telah membuat janji untuk bertemu dan menjalin hubungan yang lebih serius. Mereka begitu yakin bahwa 2 tahun itu adalah waktu yang sangat singkat. Mereka akan menjaga hati mereka untuk memenuhi janji itu. Jika salah satu mengingkari, mereka berjanji tidak akan menanyakan alasan apapun dari salah satu yang ingkar. Janji antar dua sejoli, Namira dan Jaelani. Dua tahun berlalu begitu cepat. Janji dari dua tahun yang lalu itu kini adalah waktunya. Pertemuan di tempat awal mereka bertemu dulu. Namun, salah satu telah mengingkari janji. Namira tidak datang saat itu, meninggalkan Jaelani yang menunggu dalam kesendirian. Entah siapa yang salah. Yang jelas, seterusnya mereka akan hidup dalam kesalahpahaman. Tak ada yang mau minta maaf lebih dulu. Jaelani juga tak berani menanyakan kenapa Namira tidak datang memenuhi janji. Mereka sudah bahagia dengan kehidupan yang mereka pilih masing-masing. Namun, pertemuan kembali setelah beberapa tahun membuat perasaan cinta mereka kembali membuncah. Di saat itu juga sifat buaya Jaelani muncul. Dia ingin memiliki lagi Namira, tanpa menyakiti istrinya? Dapatkan Kang Jae menentukan pilihan yang tepat?

Mijun_123 · Hiện thực
Không đủ số lượng người đọc
292 Chs

Kesalahpahaman Lain

"Maafkan aku. Tapi kurasa aku mulai menyukai gadis kecil itu. Dahyun-ah, hubungan kita sudah berakhir sejak kau memutuskan memilih laki-laki Korea itu."

Kim Jae mengancingkan kembali kemejanya. Menolak untuk melakukan hubungan intim dengan Dahyun.

"APA MAKSUDMU, KIM JAE-SSI?"

"Iya, kurasa aku mulai jatuh cinta kepadanya. Melihatnya tertidur pulas dan damai saat aku pulang, membuat hatiku lega. Matanya, rambutnya, hidungnya, bibirnya, tubuh mungilnya membuatku terus ingin mengaguminya. Aku sangat menghargainya, jadi sampai saat ini pun aku belum berani mencumbunya. Ah, mungki pernah dan itu pun karena dia sedang mabuk saat itu.

"Aku tak ingin dia takut terhadapku. Ini memang aneh, tapi aku seolah telah mengenal lama dia. Saat aku tertidur, seolah gadis itu berada di salah satu kenangan. Kami seperti memiliki ikatan sejak dulu," ucap Kim Jae sembari tersenyum setiap kali bayangan Kenkyo berkelebat dalam ingatannya.

Chương bị khóa

Hỗ trợ các tác giả và dịch giả yêu thích của bạn trong webnovel.com