webnovel

DYAS

Cerita 21+ Anjas Abizard Mazda Dyas Almira Riefani namanya. Gadis cantik, menawan dan cerdas. Dengan kecerdasannya ia di idolakan para dosen yang memujinya setinggi langit. Namun kesempurnaan itu tidak membuatnya dapat menerima keadaan pada semestinya. Ia terkesan dingin dan acuh tak acuh membuat orang-orang beranggapan bahwa Dyas adalah sosok yang sombong, pongah dan congkak. Namun tidak menurut Anjas mahasiswa tampan, kaya raya dan di idolakan para gadis yang memandangnya bak dewa. Ternyata mengagumi Dyas dari kejauhan, memujanya diam-diam. Menutup mata dan telinga tak memperdulikan penilaian sekitarnya tentang gadis itu. Hingga akhirnya ia tahu bagaimana Dyas yang sebenarnya mengubah rasa itu menjadi obsesi dendam yang mematikan. ............. Dyas merasa hidup yang dijalaninya dari pergantian gelap dan terang begitu memukkan, Sampai ia bertemu Oris sahabat semasa kecilnya memberinya semangat hidup. Dengan Oris ia merasa tak sehampa dulu, ia kembali ceria. Belajar, membaca buku, menghabiskan waktu bersama Oris. Ia menikmatinya sangat menikmati. Tak ada hal yang lebih menarik selain melakukan hal yang sama berulang-ulang bersama Oris. Hanya Oris, tidak yang lain. Hingga ia dipertemukan dengan lelaki yang membuatnya muak dan menimbulkan ingatan buruk dimasa lalu. Seakan menggaris grafik hidupnya sendiri yang naik turun. Dyas ingat pesan sang ibu " Jalani hidup seperti semestinya " Cerita ini mengandung unsur dewasa (21+). Tidak diperkenankan untuk meniru atau mengucapkan kata2 kasar di dunia nyata. Anda tidak harus peduli pada usia anda ketika membaca. Namun cernalah tulisan fiksi dengan pikiran jernih ketika hendak melakukan apapun di dunia nyata.

pesonaretael · Thanh xuân
Không đủ số lượng người đọc
2 Chs

Prolog

Tubuh itu gelisah mengigil kedinginan, hawa sejuk itu menerpa bagian sensitif tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang, Membuatnya bergerak tak nyaman. Namun pergerakannya terbatas karena tangan kanannya terangkat keatas dengan setengah kesadarannya ia mencoba menggoyangkan tangannya. Pembrontakannya justru menghasilkan rasa sakit yang tertahan hingga pergelanggan tangannya mencipta warna merah lebih kentara.

Matanya yang lemah memaksa terbuka, retinanya manangkap cahaya terang lampu kamar yang baginya terasa asing, ia tak peduli. Ia melihat tubuhnya sendiri. Matanya berkaca-kaca lagi, menangis lagi untuk kesekian kali setelah menagis semalaman meratapi hidupnya yang hancur hingga ia lelah dan tak sadar terelap tidur.

Wajahnya terlihat kuyu, air matanya tak berhenti mengalir, getaran dagunya menjalar kebibir hingga tangisnya pecah tertahan dengan dadanya naik turun. Perempuan yang sudah direnggut paksa kegadisannya degan kejam dan berkali-kali dalam waktu semalam meringis merasakan sekujur tubuhnya sakit dan lengket , ia kecewa dengan ketidakmampuannya untuk meraih selimut dibawah sana untuk sekedar menutupi tubuhnya.

Seketika gadis itu tak bergeming, saat adanya pergerakan dari seseorang disamping tubuhnya. ia terdiam takut saat gerakan bebas dari tubuh disebelanya meraba kemana-mana, tubuhnya mendadak kaku saat tangan itu menepuk kakinya. Ia memejamkan mata, mengigit bibirnya kuat saat tangan itu merambat liar ke punggungnya.

" Udah bangun lo ..." suara serak lelaki itu terdengar sangat menyeramkan ditelinganya.

Baca part selanjutnya yuk, jangan lupa vote dan komen biar saya semangat.