webnovel

TRAPPED WITH TYCOON - versi Bahasa (21+)

**Peringatan** Novel ini mengandung konten bahasa dan kekerasan yang tidak sesuai untuk dibawah umur 18 tahun. DIlarang masuk bagi anda yang berumur dibawah 18 tahun. Bella Lu. Seorang gadis cantik, baik hati dan periang memiliki kehidupan yang cukup sederhana. Namun siapa yang menyangka, jika dia malah terlibat dengan seorang pria yang begitu berkuasa, secara tak sengaja. Pria itu adalah Jun Shin. Seorang CEO sekaligus pemilik sebuah perusahaan ternama di Imperial City yaitu Shin Corporation. Karena kejadian yang tak terduga, yaitu saat mereka menghabiskan malam penuh gairah yang menjebak keduanya dalam sebuah ikatan pernikahan. Tanpa cinta dan perkenalan apapun, setidaknya itu yang mereka kira. Dalam satu hari, status Bella langsung berubah menjadi nyonya muda keluarga sekaligus istri Jun Shin, CEO tampan yang super sempurna dan diidamkan oleh banyak wanita di Imperial City. Bagaikan sebuah mimpi, Bella merasa semua yang dia alami seperti bukanlah sebuah kenyataan. Ia seperti terlelap dalam mimpi panjang tanpa ujung. Namun seiring berjalannya waktu, banyak hal yang terjadi adalah sebuah kenyataan yang sebenarnya dan ia harus kuat da yakin menghadapinya. Mungkinkah pernikahan yang didasari tanpa cinta akan bertahan untuk selamanya? Ataukah Bella akan menyerah dengan hubungan yang tidak didasari oleh cinta itu? Lalu apa yang akan terjadi saat Jun Shin tidak menyerah dengan pernikahannya karena menyadari bahwa Bella adalah cinta pertamanya? Ikuti kelanjutan story' ini dan semoga kalian bisa terhibur dengan story' yang aku buat ini. #Story ini adalah story' aku yang sebelumnya berbahasa Inggris dan saya terjemahkan ke bahasa Indonesia. Jika ada kesalahan dalam tulisan, aku minta maaf sebesar-besarnya. Ikuti IG saya di Poetri_cantique Terima kasih dan selamat membaca.

Poetri_cantique · สมัยใหม่
Not enough ratings
323 Chs

Jun mood booster

Bella selesai kerja jam 6 sore. Hari pertama Bella ditempat kerja berjalan cukup baik, tidak begitu terpengaruh oleh kehebohan dan keributan yang dibuat Jun pada saat jam makan siang tadi, itu membuat Bella sedikit lega. Orang-orang entah karena takut atau memang tidak peduli, tidak ada yang mengungkit hal yang terjadi di kantin siang itu. Setelah kantor di area administrasi mulai kosong, Bella menelepon Jun untuk menanyakan keadaannya dan jam berapa mereka akan pulang bersama.

"Jun, kamu dimana saat ini? Apakah kau masih sibuk?" Bella bertanya kepada Jun di telepon, sembari merapikan meja kerjanya.

Jun mengangkat telepon dari Bella dan menjawab; " Aku masih di kantor, datanglah kesini. Ada beberapa hal yang masih harus aku selesaikan sebelum pulang."

Jun memberitahu situasinya kepada Bella dengan nada yang sangat lembut. Ben, yang kebetulan ada di dalam kantor Jun dan sedang mendiskusikan beberapa hal dengan bosnya, mendengar percakapan Jun dengan Bella merasa cukup terkejut.

Karena mood Jun benar-benar dapat berubah drastis tergantung dari situasinya dengan Bella, itu membuat Ben tambah yakin bahwa Bosnya sangat jatuh cinta kepada istri cantiknya itu. Melihat Ben agak sedikit melamun sambil mendengarkan percakapannya di telepon dengan istrinya.

"Kenapa kamu masih disini Ben, Apakah kamu masih punya banyak waktu luang untuk melamun?" Jun menegur Ben dengan nada dingin, dan itu mampu membuat Ben segera kabur untuk kembali ke kantornya.

Kantor pusat perusahaan Shin, terletak di bagian pusat kota yang paling ramai. Ada beberapa kantor perusahaan lain disekitarnya dan juga merupakan pusat pertokoan, Mal dan restoran. Setelah selesai membereskan meja kerjanya, Bella berjalan menuju kantor Jun. Hampir semua karyawan sudah pulang, dan ini diluar jam kantor, Jadi Bella memutuskan untuk naik keatas ke kantor Jun, dengan lift khusus hanya untuk Kantor Presiden di gedung lantai 75. Ketika di dalam lift sendirian, Bella sempat berpikir dan menyadari bahwa suaminya sangat kaya.

Lift sampai pada lantai yang dituju. ketika pintu lift terbuka, diluar area lift sudah ada 3 sekretaris cantik berdiri dan membungkuk padanya. Bella mengangguk dan langsung berjalan menuju kantor Presiden, melihat hal itu mereka agak terkejut, salah satu dari mereka kemudian berjalan dengan tergesa-gesa dan dengan percaya diri tanpa tahu siapa Bella sebenarnya,menghampirinya dan menanyakan, "Selamat malam, apakah anda ada janji temu dengan Bapak presiden?"

Mendengar pertanyaan itu, Bella menjawab dengan sopan. "Saya di sini untuk bertemu dengan Jun, Saya sudah meneleponnya tadi dan dia telah meminta saya datang kemari untu menemuinya dikantor."

Bella menjelaskan pada sekretaris itu dengan senyum di wajahnya dan nada yang sopan karena dia tidak ingin memberi citra yang buruk kepada suaminya. Ben yang sedang berada dikantornya, melihat bayangan Bella yang sedang berada di lobi kantor presidential dan ditahan oleh sekretaris mereka. Dengan tergesa-gesa dia berlari menghampirinya sebelum Jun mengetahui hal ini, bisa saja ketiga sekretaris itu dan dirinya akan menerima sangsi karena hal itu. APabila terjadi sesuatu pada diri nyonya mudanya, boss besar di perusahaan ini tidak akan membiarkan hal tersebut lepas dari tangannya.

"Selamat malam Nyonya Shin, apakah Anda di sini untuk bertemu Tuan Shin?" Kata Ben segera setelah berada dekat dengan Bella di lobi,untuk kemudian mengantar Bella menemui Jun di kantornya.