webnovel
#ROMANCE
#COMEDY
#HAREM

Penjaga hati Zara

Pernikahan mendadak itu harus terjadi antara Zara dan Aldi. sebuah kejadian yang tak sengaja membuat mereka terpaksa harus menikah. Bagi Zara itu semua demi harga dirinya tapi bagi Aldi ini saatnya ia pergi dari Aura! Sang pemilik resto berwajah tampan ini ingin mengakhiri perasaan yang lama menyiksanya. Perasaan cinta yang hanya dibalas dengan sebuah persahabatan. Namun siapa sangka, saat keputusan dibuat sang cinta malah datang menghampiri tanpa aba-aba. "kau yakin akan pergi dariku?? tidak bisa kau menungguku sebentar lagi.,." suara Aura bergetar ia tak sanggup lagi menutupi perasaan yang ia simpan lama. Perasaan yang hanya ia mau Aldi tau saat ia sudah meraih mimpinya. mimpi menjadi seorang designer terkenal. Siang malam ia berusaha sampai mengabaikan perasaan Aldi padanya. Tapi tak dinyana sang pujaan malah memilih gadis lugu berwajah sendu berusia 21 tahun yang bahkan belum menyelesaikan kuliahnya. Aldi goyah... rasa sesal, marah, kecewa bercampur jadi satu, sempat ia ingin meninggalkan Zara dihari pernikahan tapi ia terlanjur berjanji pada nyonya Almira ibunda Zara bahwa ia akan menepati ucapannya yang untuk menikahi Zara . "aku hanya akan menghentikan pernikahan ini jika kau yang ingin menghentikan" Zara menatap lekat pada pria yang akan ia nikahi besok lusa. Perlahan Aldi melepaskan cengkramannya. Gadis baik bunda itu terlalu baik untuk disakiti. Sementara cinta yang ia inginkan selama bertahun-tahun kini ada dihadapannya. Akankah Zara dan Aldi bisa hidup bersama??

Nurhayati_Effendy · วัยรุ่น
Not enough ratings
142 Chs
#ROMANCE
#COMEDY
#HAREM

Detak jantung

Tempo waktu yang diberikan papi Wildan sungguh sulit ditolerir. Cuma beberapa Minggu mereka sudah harus mempersiapkan semuanya. Mulai dari tema prawedding sampai tema pernikahan.

sepasang calon pengantin ini sepakat kalau pernikahan mereka temanya Garden party saja, biar ngga terlalu ribet dengan Hana hene proses acara.

untuk prawedding konsep indoor saja, selesai.

.

Awalnya Zara punya impian kalau menikah dia mau bikin prewedding kayak video klip musik, sambil berlari dipantai menyanyikan lagu cinta dan sebagainya, tapi semua itu hanya keinginan...!!

pupus sudah!!!

Untung saja kuliah sedang libur kalau tidak Zara mungkin akan kesulitan membagi waktu untuk pernikahan kilat ini.

"ternyata calon istri mu cantik juga Al..." puji Bella wanita setengah matang sang makeup artis yang dipercaya tuan Wildan untuk mempercantik calon menantunya.

Mereka dalam ruang make up yang sama, Aldi tampak cuek melirik Zara sekilas yang nampak malu-malu.

"waahh.. kau memang cantik... " kali ini suara itu berasal dari Nanda, Zara sengaja mengangkut Nanda sekalian agar dia tidak terlihat bodoh sendiri. " sebentar lagi doa mu itu akan terkabul..." goda Nanda pada si muka memerah, bagaimana tidak caranya mengingatkan tentang omong kosong yang kini jadi kenyataan membuat Zara malu sendiri.

"baiklah selesai..." Bella memberi sentuhan akhir dari perjuangannya mengukir wajah cantik Zara "wajahmu masih alami... sangat mudah memoles nya... cantik..." puji Bella lagi sambil mengiring Zara untuk memperhatikan wajahnya pada kaca bayang, yang dibagian tepi banyak lampu LED putih menerangi.

Zara tersenyum tipis, matanya tertuju pada Aldi yang sepertinya sibuk dengan ponsel ditangan.

Tak lama seorang gadis yang tak asing lagi masuk keruangan itu.

.

"maaf aku terlambat..." Aura nampak tergopoh-gopoh masuk keruangan bersama beberapa asistennya membawa beberapa koper berisi pakaian yang akan dikenakan calon pengantin ini.

Aldi bergeming, ternyata mommy nya meminta Aura yang merancang pakaian prewedding dan pernikahan Aldi .

Asisten Aura memberi instruksi kepada Zara memasuki ruangan lain untuk berganti pakaian, Nanda mengekori. Sementara Aura ambil bagian memasang jas biru Dongker berserta aksesoris sang calon pengganti laki-laki.

Jantung Aldi tak bisa berhenti berdetak kencang kala Aura didekatnya, ia bisa menghirup bau wangi khas seorang Aura ,, bau yang selalu membuat hasratnya begitu membuncah.

"kenapa kau terlihat tegang..." aura memasang dasi warna senada jas , lalu memasang jam tangan dan cincin. "kau seperti baru bertemu aku saja..." gurau Aura membuang salah tingkah kahnya yang tak henti diperhatikan Aldi .

"kau senang aku akan menikah..?? " tanya itu terdengar dingin ditelinga Aura, gadis cantik berwajah oriental itu menghela napas. ia menengadah.. kali ini ia membalas tatapan Aldi yang dihindarinya.

"apa menurutmu aku tidak harus bahagia?? tentu aku bahagia" suara Aura bergetar menahan sesak, ia coba tenang dengan memegang pipi halus pria yang menyimpan banyak cinta Dimata elangnya.

Aldi mendengus kasar, tetap saja Aura seperti itu. Tidak mau mengaku!!!

Ada kemarahan dalam hati Aldi ,, dadanya serasa terbakar, ia mencengkram lengan Aura membuat gadis ini mengeras.

Aldi sungguh ingin memeluk sahabatnya ini.

ciihh!! Aldi tidak suka kata sahabat!!!

"he... ya .. kau pasti bahagia tidak akan ada lagi yang mengejar mu seperti aku.." Aldi menghempas cengkraman nya. Aura masih berusaha mengendalikan diri.

"kau benar.. bisa saja begitu..." Aura mengelus lembut wajah sipemilik mata elang. Aldi meraih tubuh jenjang Aura ia ingin memeluk gadis itu...

sebelum terjadi...

ckreekkk!!.

Seseorang berdiri diambang pintu dengan wajah melongo.

Nanda terhenyak.. melihat pemandangan didepannya.

-siapa wanita ini??- gumamnya jengkel.

Aldi melepaskan lengan Aura,, celingak celinguk tak enak hati kepergok temannya Zara .

"maaf. . aku mencari kak Bella ... Zara mau minta bantuan..." Nanda agak kesal, dua manusia ini terlihat mesra tak seharusnya antara perancangan dan pemakai jasa!!