Pernikahan Hanya Nama? Kakak Tiriku Tidak Mau Melepaskanku
Mei Wanying terlahir kembali.
Di kehidupan lalunya, ia memaksa untuk menikah dengan putra angkat keluarganya, Pei Yan. Pei Yan membencinya hingga ke tulang sumsum, dan sehari setelah pernikahan mereka, ia pergi untuk menjaga Perbatasan.
Ia pergi mencari suaminya dengan perut yang sudah berbadan dua, hanya untuk mengetahui bahwa hati sang suami telah menjadi milik orang lain.
Mei Wanying melarikan diri dalam keadaan kacau, namun tak disangka, ia tertangkap oleh musuh di tengah perjalanan. Tidak rela dipermalukan, ia mengakhiri hidupnya dengan sebuah tusuk konde.
Setelah terlahir kembali, Mei Wanying tidak lagi terobsesi untuk bergantung pada Pei Yan.
Ia bersembunyi darinya, menghindari semua kesempatan di mana Pei Yan muncul, dan bahkan kembali ke kampung halamannya di Jiangnan.
Kabar datang bahwa Mei Wanying akan menikah.
Lilin merah berkelip saat seorang pria yang mulia dan terhormat muncul di kamar pengantin dan mengangkat kerudung pengantinnya.
Sudut mata Pei Yan memerah, "Mei Wanying, berani sekali kau menikahi orang lain?"
Mei Wanying memanggilnya Kakak.
Mata Pei Yan memerah karena amarah. Kakak, omong kosong!
"Aku adalah suamimu!"
One life toward wealth · History
penulisannya terlalu bergantung sama bahasa tubuh. sangat-sangat kurang berasa emosi yang ada. si Kleiner yang karakternya seharusnya pemarah cuman keliatan dari dialognya aja padahal bisa di develope lewat narative tone atau narative importance. Nama nama yang sulit itu sebenernya "Has nothing to do with the plot" sih, jadi berasa kesel harus mengingat nama-nama yang merepotkan apa lagi makin penting tokohnya makin repot namanya wkwkw. secara plotnya okee, kayaknya sih ini bakal jadi dua ciwi kembar tampangnya aja tapi dalemnya beda yang bakal ngebuat readers punya ekspektasi tertentu. jadi harapannya bakal ada plot twist di akhir-akhir nanti nih wkwkw