webnovel

obat pipis sedikit sedikit

Related Stories
Dewa Obat Tak Tertandingi
Author: Feng Yise
Completed · 9.8M Views
Synopsis
Qingyun Zi telah dikhianati dan dibunuh. Seketika saat ia berpikir bahwa semuanya telah selesai, ia bangun di tubuh yang berbeda; Tubuh seorang bercelana sutra bernama Ye Yuan. Saat ia memulai hidup barunya, ia sudah harus berjuang karena kehilangan orang orang yang dikasihinya selain ia harus memeneria hidupnya yang baru. Tidak mau menyerah dengan takdirnya, Ye Yuan berhasil membuat ia kembali menjadi yang paling top, sambil ia menyembunyikan identitas dari musuh-musuh lamanya sambil ia merencanakan pembalasan dendamnya. Bagaimana dia bangkit kembali? Apakah dia akan diekspos dan mati lagi dengan penyesalan yang tak terhitung jumlahnya? Apakah ada dalang di balik semua ini? Dengan semua pertanyaan itu dan lebih banyak lagi pertanyaan di dalam hatinya, Ye Yuan memutuskan untuk mencari jawabannya, saat ia juga menemukan cerita yang lebih gelap di balik semuanya.
Table of Contents
More

Andai Takdir Sedikit Mengalah

Sore itu hujan turun dengan derasnya, entah berapa lama aku sudah menunggu di emperan toko. Perasaan bosan mulai datang menerpa, "Eh....." desahku. "Sampai kapan aku harus menunggu??", gumamku. Beberapa lama kemudian, orang yang aku tunggupun akhirnya datang. "Hai ...." sapanya. Senyum simpulnya terlintas di bibirnya. "Sudah lama menunggu y?" tanyaknya, "maaf tadi ada rapat guru kelas dengan wali murid, aku kira tidak berjalan lama, ternyata aku salah, ada beberapa wali murid yg protes tentang kebijakan kepala sekolah.... dst" dia terus saja bercerita tanpa henti tanpa aku gubris karena terlalu lelah menunggu dan sangat lapar. Entah apa yg dia bicarakan, tidak terlalu aku hiraukan. Melihat ekspresi yang nanar menatapnya akhirnya dia berhenti bercerita. Tiba-tiba dia memegang tanganku dan dengan lembut berkata "maaf y sayang, jangan marah, ayo aku traktir makan siang!", katanya sambil tersenyum manis. Akupun jadi tidak berdaya, kupandangi mata coklat kekasihku itu, ada rasa tenang di hatiku. Akhirnya hatiku luluh melihat senyum dan kata-kata manisnya. "Baiklah, aku maafkan, tapi lain kali kalau telat datang tolong SMS aku, jangan buat aku menunggu dan kawatir seperti ini" kataku. "Iya sayang, aku berjanji tidak akan membuatmu menunggu lagi". Jawabnya singkat. Kami pun pergi dari emperan toko itu menuju warung makan terdekat, hujanpun sudah reda sehingga kami tidak perlu menggunakan jas hujan yg sedari tadi sudah dia siapkan. ************** Namaku Nita, usiaku 27 tahun, usia yang sudah layak untuk menikah. Teman - temanku sudah menikah semua, tapi aku sampai usia 27 tahun belum kunjung mendapat jodoh. Hatiku mulai gelisah dan galau, belum lagi pertanyaan dari keluarga, teman dan handai tolan yang selalu bertanyak "Kapan nikah.....?" itu sering membuat Stress. Hingga suatu hari aku bertemu dengan Herri. Herri seorang guru SMP, secara finansial Herri sudah mapan, dan sudah layak untuk berumahtangga. Dia memiliki segalanya tapi entah kenapa dia belum mau menikah. Usia Herri 28 tahun, tampan dan sangat baik hati. Awal kami bertemu di kampus tempatku bekerja. Herri hendak melanjutkan kuliahnya kejenjang yang lebih tinggi yakni S2. Ketika hendak pulang, secara kebetulan kami bertemu di tempat parkir dan mungkin ini yang namanya jodoh, aku kesulitan mengeluarkan motor dari tempat parkir dan Herri datang menolongku. Dari sanalah perkenalan kami bermula, dari awalnya cuma teman, kemudian teman curhat, sahabat dan akhirnya menjadi sepasang kekasih. Hari - hari kami lewati dengan tawa canda, kesal, marah, cemburu dan segala perasaan yang biasa di alami oleh sepasang kekasih. Hubungan kami berjalan mulus dan baik - baik saja, aku memperkenalkannya dengan orang tua dan keluargaku, begitu juga dia, dia memperkenalkanku dengan kedua orang tua dan keluarganya. Semua berjalan lancar, hubungan kamipun semakin serius, rencana pernikahan pun sudah mulai sering di bahas. Disetiap doaku selalu ada namanya, semoga Allah menjodohkan kami, mempersatukan kami dalam bahtera rumah tangga. Bulan - bulan berlalu, kata orang, setiap pasangan yang hendak menikah selalu ada cobaan, tidak terkecuali hubunganku dengan Herri. Satu persatu cobaan mulai menerpa hubungan kami, akupun lebih sering meneteskan air mata bila bersama dari pada tertawa. Keyakinan ku akan cintanya mulai goyah dengan hadirnya perempuan lain di hatinya. Perempuan yang merupakan cinta pertamanya dan sampai saat ini belum bisa dia lupakan. Hatiku hancur, perih rasanya mengetahui laki-laki yang aku cintai dan hendak aku nikahi ternyata masih memendam rasa di hatinya untuk wanita lain. Setiap malam aku menangis, bingung untuk membuat keputusan. Haruskah aku melanjutkan rencana pernikahanku dengan Herri? atau aku harus mengakhirinya dengan segala konsekwensinya?

Warni_3016 · Teen
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

Canyon scum

He passed through League of Legends S7 and became an RNG reserve jungler. Because his predecessor's performance in the competition was extremely bad, he was criticized by the entire Internet at the beginning. [Ding! Detected that the host is extremely shameless. System activated.] [Collect negative emotions and you will receive the corresponding reward.] [The more famous a person is, the more distress points they provide.] Thus, a contestant who could fight the heavens and earth appeared out of nowhere. " Puppy, you haven't gone out for half a day. Are you putting tiles on the spring?“ "Fragrant Pot, are there many mushrooms in the wild area?" "Sister Zhou, can we not talk?" "There can't really be people who are my fans, right? How bad would that be?" Not only that. A scum had appeared in the Korean server's high-end department. Top Mid Sunlight Clown, Money Stealing Karma, Spitting Dragon Lady, disgusted nine people in one game. He danced and taunted, flashed his dog tag and taunted, laughed and taunted, typed and taunted… As long as it was something done by humans, he would not be involved at all. Even though he was the number one player in the Korean server for a short period of time, he was still known as the " Esports Scum " by countless professional and high-end players! Countless people gritted their teeth and hated him to the core. However, there were also people who called him a god! On the podium of the S7 World Championship, he held the championship trophy in his hand and looked indifferent." Does anyone really think that it's difficult to win the championship?"

update stability
· 6K Views
Popular Searches