Yun Shishi menjadi ibu pengganti dengan imbalan lebih dari dua miliar.
Sebagai CEO terhormat dari Kekaisaran paling kuat di ibukota, Mu Yazhe memegang kekuasaan sepenuhnya, sementara Yun Shishi hanyalah anak perempuan adopsi dari keluarga berstatus rendah. Gadis itu setuju untuk melahirkan keturunannya, hanya karena bisnis ayah angkatnya yang sedang berada dalam masa krisis.
Pada hari kelahirannya, sang bayi tertua itu lahir sehat, tetapi yang lebih muda tidak bisa diselamatkan. Setelah memenuhi kontrak, Yun Shishi menghilang dari hadapan pria itu dengan jumlah uang sangat banyak.
Enam tahun kemudian, Mu Yazhe masih tetap menjadi CEO yang sombong dan terkenal. Ketika gadis itu secara tidak sengaja terlibat dengannya lagi - seperti burung kenari yang terperangkap di dalam kandangnya, Mu Yazhe mendekatinya. "Hei wanita, apakah kamu pikir kamu bisa lepas dari cengkramanku?!"
Namun, Mu Yazhe tidak menyangka bahwa seorang anak kecil ikut campur dalam masalahnya; anak kecil itu dengan sombong mengarahkan jari kecilnya ke arahnya dan memperingatkannya, “Mu Yazhe, sebaiknya kau tinggalkan dia! Dia milikku - wanitanya bayi ini!"
Mu Yazhe terkejut, hanya karena bentuk wajah anak kecil itu identik dengannya...
Tag: Anak Imut, CEO, Romansa Manis, Skema, Aristokrat Kaya, Bermuka Dua, Anak kecil, Kaya dan Kuat, Pengkhianatan
Ku katakan dengan indah, dengan terbuka hatiku hampa Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah... Mengartikannya yang ku rasa cinta Tetapi hatiku selalu meninggikanmu Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu Tetapi hatiku selalu meninggikanmu Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu Membuatku terjatuh dan terjatuh lagi Membuatku merasakan yang tak terjadi Semua yang terbaik dan yang terlewati Semua yang terhenti tanpa ku akhiri Kau buatku terjatuh dan terjatuh lagi kau buatku merasakan yang tak terjadi Semua yang terbaik dan yang terlewati Semua yang terhenti tanpa ku akhiri Tetapi hatiku selalu meninggikanmu Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu Kau hancurkan hatiku, tak tertahan lagi Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu