The beacon fire starts from the number
Wang Liang, who had entered the War of Resistance, realized that as long as he killed the Japanese, he could obtain weapons, equipment, a basic arsenal, a clothing factory, an advanced pharmaceutical factory, and other rewards.
Therefore, the codename of one of them was "Wolf Fang", which made the devils terrified.
The army was born.
Li Yunlong: "Mountain Cannon Battalion, Machine Gun Battalion, Cavalry Battalion, Armored Battalion, Rocket Cannon Battalion, Aerial Unit, Military Dog Unit, Communication Unit, Anti-Fraud Unit, Field Hospital, Munitions Factory, Farm…You, Crazy Wang, are really a rich man. But what does this anti-fraud team do?"
"A Japanese regiment was wiped out?" Beautiful! Which division did it? What was that? The Wolf Fang Regiment of the Eighth Route Army?"
Wang Liang: "Let me introduce you. Our Wolf Fang Regiment's political commissar (in charge of intelligence) Zheng Yaoxian, deputy regiment commander (in charge of military) Zhou Weiguo, chief of staff Li Daineng, and logistics director Ding Abacus."
"Wang Sang, I've seen your sincerity. I welcome you to join us." You are now appointed as the Chief Financial Advisor of the Ministry of Finance and the Department of Economics of the General Administration of Public Security of Jin Province, the Inspector of the Police Department and the Chief of the Security Section, and the Inspector General of the Third Group of the Public Security Army."
SAAT KITA DI HADAPKAN PADA SESUATU YANG MUSTAHIL Ketika TUHAN berkata, “berjalanlah...”, maka kita jangan hanya menjadi pendengar, namun juga jadilah pelaku. Jangan takut ketika kita di hadapkan pada sesuatu yang mustahil, karena saat kita melangkah melewati “jurang²” kehidupan, maka di situlah Tangan TUHAN akan menopang kaki kita, sehingga kita tidak terjatuh. “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37) “TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.” (Mazmur 145:14) Ketika kita mau mendengar dan melakukan apa yang TUHAN perintahkan, di saat² tersulit pun, TUHAN bisa menjadikan semua masalah itu sebagai alat untuk meninggikan kita. Jangan ragu untuk mulai membuka hati bagi TUHAN, Dengar dan Lakukanlah, karena DIA tak akan pernah membuat kita terjatuh. “apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.” (Mazmur 37:24) Berkat dari TUHAN tak dapat di pindahkan, sekali TUHAN memberkati, m a k a berkat itu turun melimpah dalam hidup kita. KARENA ITU TINGGALLAH TETAP DI DALAM TUHAN DAN JANGAN PERNAH GOYAH KEYAKINAN KITA, BERPEGANGLAH KUAT DENGAN IMAN YANG PADA KITA, SUPAYA JANGAN SEORANG PUN MENGAMBILNYA DARIPADA KITA. “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.” (Yakobus 1:17) Goϑ ϐlešš Yoυ