webnovel

apa makna tersembunyi puisi burung yang terbang sendiri kahlil gibran

Related Stories
Menikahimu yang Kaya dari Surga
Author: SuSuSu Ruyi
Ongoing · 885.6K Views
Synopsis
Sampai mati pun dia tidak pernah menyangka kalau akan menikahi seorang sopir. Namun, siapa yang menyangka kalau pria itu bukan sopir, melainkan seorang CEO perusahaan dan sangat terhormat. Setelah menikah dia melahirkan seorang anak kembar yang salah satunya meninggal. Karena ingin menghidupi anak itu, dia bekerja keras dengan sangat rajin untuk menghidupi keluarganya. “Memangnya kenapa kalau aku menikahi sopir? Dengan pekerjaanku sebagai seorang model, aku bisa menafkahi suami dan anakku.” Suatu hari dia melihat pria yang paling misterius dan terlihat sangat bermartabat di sebuah pesta dan pria itu mengenakan cincin kawin yang sama dengan miliknya. Pria itu melihat ke bawah dan terkekeh, “Kebetulan sekali kita memiliki putra yang gayanya sama.”
Table of Contents
More
Related Reviews
wajik
wajik
2020-11-11

*TAWON DAN ELANG* Pagi yang cerah, di antara rindangnya pepohonan, tampak seekor burung elang sedang bermalas-malasan beristirahat di dahan sebatang pohon. Selama beberapa hari burung elang berulang kali hinggap di dahan pohon yang sama karena tertarik mengamati kegiatan segerombolan tawon (lebah) yang terlihat sibuk bekerja bersama-sama membuat sarang yang berjuntai di dahan sebatang pohon. Tampak seekor tawon sebentar terbang hinggap di antara bunga-bunga hutan yang mekar, mengisap sari madu, dan terbang kembali ke dahan memberikan sari madu ke sarangnya, dan begitu seterusnya. Burung elang dengan tidak sabar menegur seekor tawon yang sedang terbang di dekatnya. "Hai tawon kecil, kamu sibuk terbang dari satu bunga ke tempat sarangmu, memangnya apa yg sedang kamu kerjakan?" Tawon pun menjawab: "saya dan Teman-temanku sedang membuat sarang." "Untuk apa kalian repot membuat sarang sebesar itu? Umur tawon kan sangat pendek. Sudahlah..., tidak perlu susah-susah bekerja! Santai-santai saja dan nikmati kehidupanmu yang singkat itu." Demikianlah burung elang menasihati si tawon. "Umurku memang tidak sepanjang umurmu burung elang. Tapi justru karena pendeknya umur dan waktu yang saya punya, saya tidak boleh menyia-nyiakannya. Saya harus bekerja giat dan lebih rajin agar sarang kami bisa selesai sesingkat umur kami," jawab tawon. "Untuk apa sarangmu harus diselesaikan cepat-cepat, toh kamu akan segera mati," elang menanggapi dengan cepat". "Maka, kamu pun tidak bisa menikmati sarang yang telah kamu buat dengan susah payah" Itu. "Hahaha, tuan elang yang gagah dan berumur panjang, kasihan sekali caramu berpikir itu. Justru umur kami yang singkat inilah yang harus kami hargai dengan sungguh-sungguh. Kami memang makhluk kecil dan berumur pendek tetapi kami bangga dan bahagia karena bisa berarti bagi makhluk lain yaitu dengan memberi semua hasil kerja keras kami yang telah kami lakukan seumur hidup kami. Itulah arti keberadaan kami," pungkas tawon kecil sambil terbang berlalu. Mendengar ucapan tawon kecil, si burung elang terdiam. Ia tidak mampu berkata-kata lagi dan bersombong diri. Ternyata di balik penampilan makhluk yang kecil dan berumur pendek, kehidupan mereka pun memiliki arti tersendiri. Seberapa pun panjang dan pendeknya sebuah kehidupan, itu adalah misteri alam. Sebagai manusia, kita tidak pernah tahu kapan waktu kita akan berakhir. Tetapi jika di setiap penggal waktu yang kita punya, kita punya dedikasi untuk melakukan yang terbaik serta mampu bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri (apalagi juga bermanfaat bagi orang lain) niscaya tiap hari yang kita jalani adalah hari yang penuh gairah, gembira, optimis, produktif, dan dinamis! 🙂🙂🙏🙏🙏 CeritaTawon dan Elang ini menginspirasi, bahwa bukan lamanya seseorang hidup didunia, tapi berapa besar dan banyak manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain. Dan memotivasi kita untuk terus menerus berbuat baik kepada orang lain, bukan mengumpulkan segala sesuatu untuk diri kita tanpa berbagi pada orang lain dan orang banyak. 🙂🙂🙏🙏🙏 Kiriman dr sahabat MP. Selamat Pagi Frens !

Related Questions
Who are the main characters in 'The Prophet' by Kahlil Gibran?
2 answers
2024-12-09 09:09
The main character is the prophet himself. He is the one who imparts wisdom.
What is the main theme of 'The Prophet' by Kahlil Gibran?
2 answers
2024-12-08 23:37
One of the central themes in 'The Prophet' is the unity of all things. Gibran shows how different elements of life, such as joy and sorrow, are interconnected. It also delves into the idea of how people should live in harmony with nature and with each other. Through the prophet's words, we are given a view of a more holistic and spiritual way of life, where love and understanding are key components.
What are some popular Kahlil Gibran novels?
3 answers
2024-11-29 19:04
One of his well - known works is 'The Prophet'. It's a collection of philosophical essays in novel - like form. The book offers profound insights on various aspects of life such as love, marriage, work, and death.
What are the characteristics of Kahlil Gibran's novels?
3 answers
2024-11-13 00:23
His novels are known for their lyrical prose. Gibran has a way of writing that is almost like poetry, with rich imagery and a rhythmic flow to the language.
Where can I find Kahlil Gibran novels?
2 answers
2024-11-28 11:06
You can find Kahlil Gibran novels at most large bookstores. They usually have a section for classic or literary works where his books are likely to be stocked.
Related Topics
More
New Arrivals
Popular Searches