Rose pampered
"The exquisite cloud bun is full of patterns, and the wind sleeves are fragrant with roses."
She was the rose in the wind, bright and beautiful like the morning sun. She was the messenger of spring, Ling Weiwei.
Very few people knew that a butterfly with a broken wing could also break through its shackles and learn to fly.
Ling Weiwei, who was imprisoned in the cage, never dared to accept her fate. Her dream was to travel through the mountains and rivers of the world, use her own ability to describe the mountains and rivers, lakes and seas, and use her own hands to break through the sky.
She had come back from the dead, one step at a time. Even if she flew into the sky, she gradually understood the importance of family, learned how to protect family, love, and friendship, and how to chase after her dreams.
In the beautiful natural scenery, one person was lonely. It was better to be happy alone than to be happy with others. With fragrance as a weapon and thorns as a protective umbrella, one could chase dreams without regret and live up to the mountains and rivers.
Jinying rose
· 10.3K Views
Sejujurnya, tidak ada ulasan baik apapun soal novel ini, dunia mc penuh dengan keanehan namun mc bodo amat, dia selalu berkata tak akan memaksa para wanita untuk membuat pilihan saat itu juga, namun pilihannya hanya ada satu, jadi dipilih atau tidak, akhirnya tetap sama, mc serakah seperti monyet, hanya untuk pertolongan yang mudah, dia akan mengambil semua yang dimiliki oleh wanita tersebut hingga tak tersisa, mc memanfaatkan keadaan dimana sang wanita bahkan tidak membaca barang dagangan karena terdesak sesuatu, seperti bibi dong yang terdesak dan tanpa pikir panjang langsung menyetujui syarat perdagangan, tak ada hal baik disini, bahkan translate disini pun sungguh buruk, ada beberapa nama yang bahkan tidak di translate, sudahlah, aku tak bisa menemukan hal baik disini, dan semua wanita disini perawan, bahkan para orang tua pun perawan, jika itu milf seperti hiratsuka shizuka atau machida sonoko tak apa, karena mereka memiliki latar anime seorang lajang, tapi Nyonya yuigahama? Nyonya sakurajima? Nyonya yotsuba? Sungguh, apakah orang china sebegitu alergi terhadap orang yang tidak perawan? Aku memang tidak suka seseorang yang menyepelekan soal keperawanan, aku benci wanita yang tidak perawan namun dalam konteks mereka tidak menikah, jika mereka sudah menikah, itu wajar, jika mereka sekedar ingin bersenang-senang baru aku bisa benci, karena aku juga tidak mau tertular penyakit dari itu, itu menjijikan, namun disini semuanya perawan, hahh~