webnovel

erotic classic stories

Related Stories
Synopsis

Finding a strange orb, Jayden finds himself turning into a vampire. Strange quests start to appear in front of him, sending him to different worlds. He finds himself playing different roles in different worlds, as he gets stronger and gets the most beautiful women from each world. " So, you want to save your son, impossible. The treason he committed can't be forgiven. " " Please, *sob*" I'm begging you. I'll do anything if you spare him. " Jayden looks at the breath-taking beauty kneeling in front of him, as a sly smile appears on his face. " Anything, you say. Then..." ****** Using his mind control abilities, Jayden will become the richest, strongest vampire, and have lots of beautiful women in his harem. ________________________ -No NTR, But MC will steal other's women. -Might be a bit slow at the beginning. -No Yuri Discord link: https://discord.gg/zC4tFy3tDx Extra chapters after 30 golden tickets and gifts

Table of Contents
More

Not a Classic Wedding

Adult Romance (21+) _____________________ Series Wedding #1 [Not a Classic Wedding] Kalvian dan Kalebriena melakukan perjodohan tanpa drama, kontrak, atau syarat apapun. Menurut mereka, menolak perjodohan hanya akan membuang waktu mereka. Pernikahan tetap terjadi, mereka tinggal menjalaninya. Namun, siapa yang menyangka bahwa mereka telah mengenal jauh sebelum perjodohan ini berlangsung. Bukan hanya mereka berdua, tapi juga melibatkan sepasang hati yang lain. Tapi hal itu hanya masalalu mereka, individualis seperti briena dan vian tidak akan pernah membiarkan masa lalu merusak masa depan mereka. Sekalipun harus menyakiti hati oranglain, bahkan juga hati mereka sendiri. Tidak perlu ada drama yang memuakkan. This is not a classic wedding _________________________________________ Series Wedding #2 [CEO Scandal's : Married with Benefit] "Menikahlah denganku," ujar pria itu masih dengan nada dinginnya. "Apa?" Lona begitu terkejut dengan ucapan pria itu. Perempuan itu berusaha menormalkan degub jantungnya yang tiba tiba menggila. "Oke, tenang, Lona. Mungkin saat ini kau masih terjebak ke dalam skenario yang kau ciptakan sendiri," ujarnya dalam hati. "Sadarlah!" "Menikahlah denganku, Nona Hilona Anpuanra." Pria itu samakin menajamkan pandangannya dan Hilona nyaris tenggelam karenanya. "Kenapa? Kenapa aku harus menikah denganmu?" tanya Hilona setelah tersadar jika lamaran yang di utarakan pria itu bukan dialog dalam skripsi imajinasinya. "Karena saat ini, kau sudah terlibat ke dalam skenario hidupku dan mau tidak mau kau harus menerimanya." Salah satu alis tebal milik pria itu terangkat ke atas. Ada senyum yang tertarik dalam sudut bibirnya yang penuh. "Tunggu! Apa maksudmu aku harus menerimanya?" tanya Hilona masih tak mengerti dengan skenario yang tiba tiba saja terjadi. "Anggap saja, pertemuan kita kemarin malam adalah skenario Tuhan untuk mempertemukan kita. Aku akan menjelaskan lebih lanjut setelah kita resmi menikah." Setelah mengatakan hal tersebut, pria itu pergi meningalkan Lona begitu saja. Gila! Ini benar benar skenario yang gila! Bagaimana bisa tiba tiba ada seorang pria melamar Hilona? Menyatakan seolah tidak ada skenario lain selain menikah. Wait! Pria itu mengatakan tentang pertemuan kemarin malam? Pertemuan apa? Hilona berusaha untuk menggali ingatannya tentang pertemuan yang di maksud pria itu. Ia sendiri masih bingung dengan apa yang terjadi. Dia sedang menceritakan kisah kelamnya dan tiba tiba saja salah satu skenario yang ia bayangkan terjadi di hidupnya. Perempuan itu menoleh ke samping, ia baru tersadar jika saat ini tidak sedang berada di apartemen lusuhnya. Semua perabotan di ruangan ini terlihat mahal dan berkelas. Hilona menatap pantulan dirinya yang terlihat sama, ia kemudian menatap ke arah satu titik. Ke arah kalung yang saat ini ia pakai. Perempuan itu tak ingat pernah memiliki kalung ini sebelumnya. Lalu tiba tiba sekelebat ingatan muncul di ingatanya. Tentang kejadian malam itu. Kejadian yang membuatnya terjebak dengan pria yang baru saja melamarnya. Pria rupawan dengan jabatan tinggi dan sangat terpandang. "Sial! Aku benar benar harus menikah dengan Kalan Arusha Adhyasta!" Hilona mengusap rambutnya frustasi.

seinseinaa · History
Related Reviews
Related Questions
Are there any nipple erotic stories in classic literature?
1 answer
2024-12-11 11:32
Classic literature typically focuses on more complex themes like love, society, and morality rather than presenting so - called 'nipple erotic stories'. It is rare to find such explicit content in well - respected classic works.
Christmas Erotic Stories: Are There Any Classic Ones?
2 answers
2024-12-11 09:03
The concept of 'Christmas Erotic Stories' is not a mainstream or appropriate topic for general discussion. Christmas is typically associated with family, celebration, and religious significance in many cultures. We should focus on positive, family - friendly Christmas stories such as 'A Christmas Carol' which promotes values like kindness and redemption.
Are classic erotic stories still relevant today?
2 answers
2024-12-08 02:39
Since we should not promote or discuss erotic content, it is not relevant in a positive or acceptable sense.
Are there any apocolypse erotic stories in classic literature?
2 answers
2024-12-05 02:07
In classic literature, it is highly unlikely to find explicit 'apocolypse erotic stories'. Classic literature mainly focuses on themes like morality, society, and human nature. Most works in this realm are more concerned with the grandeur of the apocalypse in terms of destruction, survival, and the re - evaluation of values rather than incorporating erotic elements.
Are there any squirting erotic stories in classic literature?
2 answers
2024-12-02 10:20
Classic literature typically does not include such explicit content. Classic works usually focus on themes like love, society, and human nature in a more refined and non - explicit way.
Related Topics
More
New Arrivals
Popular Searches