webnovel

WITCH'S LOVE

-Selesai- Sebuah pertemuan yang tidak pernah diduga terjadi, Amara Iris, seorang Penyihir yang terjebak selama ratusan tahun di rawa kematian bertemu dengan Thomas Phyla, Pangeran dari Kerajaan Megalima yang terbuang dari tahta dan dikutuk oleh Penyihir Putih. Iris awalnya hanya memanfaatkan Thomas agar bisa keluar dari rawa kematian, tapi melihat penderitaan Thomas dengan kutukannya, ia bertekad untuk membantu sang Pangeran untuk mematahkan kutukan Penyihir Putih dan mempertahankan laki-laki itu di sisinya sebagai Pasangan jiwa. Karena kutukan Penyihir Putih, Thomas selalu berjalan mendekati kematian, ia sekarat dan berkali-kali hampir mati. Keadaan menjadi kacau dengan kemunculan Morgan Lloyd, manusia serigala yang diyakini telah membantai packnya, laki-laki itu dengan seenaknya menjadikan Iris sebagai pasangan sehidup sematinya, membuat Iris kebingungan. Apa yang akan dilakukan oleh Iris? Akankah ia tetap bersama Thomas sampai akhir dan membantunya mematahkan kutukan dari Penyihir putih atau pergi bersama Morgan sebagai kekasih dari sang serigala? "Selama kita terhubung, kamu adalah milikku!" Iris. "Apa pun yang terjadi aku tidak akan pergi darimu." Thomas. "Kita harus bersama, kau adalah pasanganku, jangan melirik laki-laki lain!" Morgan. Pilihan manakah yang akan Iris pilih? Petualangan penuh pengorbanan, kehangatan, keromantisan dan pertumpahan darah segera dimulai! Ig : Winart12

Winart12 · Fantasia
Classificações insuficientes
517 Chs

Penginapan Lantai Tujuh 2

Iris kembali ke kamarnya yang akan ditempati bersama Thomas, jendela yang mengarah keluar sedikit terbuka dan kacanya retak.

Semua kamar yang ada di penginapan ini memiliki desain yang sama, satu ranjang berukuran besar dan sebuah meja kecil di sampingnya, lalu di bawahnya dihiasi dengan karpet berwarna merah menyala.

Sebuah lemari kayu juga tertata rapi di sudut, entah apa isinya, Iris sama sekali tidak ingin tahu dan membukanya.

Jika dilihat sekilas, maka kamar ini hampir setingkat dengn kamar mewah di Kerajaan Megalima, entah seperti apa dulu keadaan penginapan ini, yang jelas jika saja ini bukan berada di Kota Orang Mati maka penginapan ini akan menjadi penginapan yang menarik banyak pengunjung.

Tapi sayang sekali.

Iris mendekat, ia melirik jendela dan melihat keluar, kabut putih menutupi seluruh halaman dan ia tidak bisa lagi melihat tanah yang ada di bawah.

Iris menghela napas, bisakah ia berharap kalau ia tidak akan bertemu dengan masa lalunya di tempat ini?

Capítulo Bloqueado

Apoie seus autores e tradutores favoritos em webnovel.com