webnovel

AARAM & SANDRA

Sebuah kisah dua remaja yang terlibat pernikahan karena perjodohan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Aaram yang notabenenya adalah sahabat Sandra,Aaram juga pernah menyakiti sahabatnya Dira karena berselingkuh dengan Sona yang tidak lain adalah sahabat mereka juga. Sandra yang memiliki rasa takut untuk membuka hatinya kepada seorang pria karena rasa trauma atas kehidupan kedua orang tuanya di masa lalu,akhirnya terpaksa menerima perjodohan ini karena ia ingin melihat ibunya bahagia. Sedangkan Aaram yang pernah menyakiti hati sahabat Sandra yang bernama Dira juga pernah merasakan penghianatan yang Sona lakukan. Rasa sakit yang pernah Dira rasakan kini Aaram pun merasakannya juga. Awalnya Aaram meminta Sandra untuk menerima dan menyetujui pernikahan ini atas dasar suami istri diatas kertas. Tetapi,ketika Aaram meminta Sandra untuk melupakan kesepakatan itu Sandra menolak karena ia masih belum bisa menerima atau membuka hatinya untuk seorang pria. Bagaimanakah kelanjutan kisah Aaram & Sandra? Apakah Sandra akan mampu membuka hatinya untuk Aaram dan melupakan rasa traumanya? "Aku selalu menutup hati ku untuk pria mana pun. Bagiku semua pria itu sama saja. Sama-sama breng***." ~Casandra Arshavina~ "Aku belajar dari pengalamanku selama aku menjalin suatu hubungan dengan seorang wanita. Pengkhianatan yang pernah aku lakukan dan pernah aku rasakan,kini membuat diriku ragu akan suatu hubungan percintaan dengan wanita mana pun. Tapi,jika aku telah mendapatkan seorang istri maka aku akan menjadikannya ratu dari segala ratu dalam hidupku. Aku akan selalu ada untuknya." ~Aaram Rafasyah Rahardian~ (cerita ini masin nyambung dengan cerita The Coolest yang saya publish di tempat lain,biar tidak bingung saya sarankan baca The Coolest terlebih dahulu)

Eva_Hyungsik · Urbano
Classificações insuficientes
330 Chs

146. Telat Datang

Keesokan harinya seperti biasa Sandra selalu menyiapkan semua kebutuhan suaminya untuk bekerja. Sandra memilihkan kemeja dan celana kerja Aaram serta jas dan dasi yang begitu serasi. Aaram keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah. Sandra yang melihat itu pun tersenyum manis pada suaminya. 

"Sini bee,duduklah" pinta Sandra sambil menepuk kursi meja yang ada di meja rias,Aaram pun tersenyum inilah yang disuka oleh Aaram istrinya itu selalu memanjakan dirinya,memberikan pelayanan yang membuatnya semakin jatuh cinta pada Sandra. 

Tangan Sandra mengambil alih handuk yang ada di kepala suaminya,lalu menyalakan hair dryer untuk mengeringkan rambut suaminya. 

"Apakah hari ini kamu ingin ikut aku ke kantor?" Tanya  Aaram yang saat ini sedang melihat pantulan wajah istrinya di cermin.

Sandra pun tersenyum "tidak bee,aku ingin di rumah saja." Jawab Sandra yang menghentikan gerakannya karena sudah selesai mengeringkan rambut Aaram.

Capítulo Bloqueado

Apoie seus autores e tradutores favoritos em webnovel.com