webnovel

WITCH'S LOVE

-Selesai- Sebuah pertemuan yang tidak pernah diduga terjadi, Amara Iris, seorang Penyihir yang terjebak selama ratusan tahun di rawa kematian bertemu dengan Thomas Phyla, Pangeran dari Kerajaan Megalima yang terbuang dari tahta dan dikutuk oleh Penyihir Putih. Iris awalnya hanya memanfaatkan Thomas agar bisa keluar dari rawa kematian, tapi melihat penderitaan Thomas dengan kutukannya, ia bertekad untuk membantu sang Pangeran untuk mematahkan kutukan Penyihir Putih dan mempertahankan laki-laki itu di sisinya sebagai Pasangan jiwa. Karena kutukan Penyihir Putih, Thomas selalu berjalan mendekati kematian, ia sekarat dan berkali-kali hampir mati. Keadaan menjadi kacau dengan kemunculan Morgan Lloyd, manusia serigala yang diyakini telah membantai packnya, laki-laki itu dengan seenaknya menjadikan Iris sebagai pasangan sehidup sematinya, membuat Iris kebingungan. Apa yang akan dilakukan oleh Iris? Akankah ia tetap bersama Thomas sampai akhir dan membantunya mematahkan kutukan dari Penyihir putih atau pergi bersama Morgan sebagai kekasih dari sang serigala? "Selama kita terhubung, kamu adalah milikku!" Iris. "Apa pun yang terjadi aku tidak akan pergi darimu." Thomas. "Kita harus bersama, kau adalah pasanganku, jangan melirik laki-laki lain!" Morgan. Pilihan manakah yang akan Iris pilih? Petualangan penuh pengorbanan, kehangatan, keromantisan dan pertumpahan darah segera dimulai! Ig : Winart12

Winart12 · ファンタジー
レビュー数が足りません
517 Chs

Keputusan Iris

Iris mengusap matanya dan mendapati tangan Thomas menyentuh pipinya, laki-laki itu bergumam pelan mengatakan sesuatu.

Iris bangkit dari selimutnya, ia mengerjapkan matanya dan melihat ke sekitar. Wanita itu ingat jika mereka saat ini berada di Penginapan lantai tujuh dan tidur sekamar, mengingat suhu di sekitar masih dingin, Iris mengira ini masih tengah malam.

Iris menatap Thomas, laki-laki itu sama sekali tidak terlihat seperti orang yang baru saja bangun tidur, mata birunya terlihat jernih.

Apakah laki-laki itu terjaga dan memandangi wajahnya selama ia tidur?

Iris berdehem dengan pelan, mengusir rasa panas yang ada di pipinya.

"Mereka datang."

"Siapa?"

Iris duduk dan mengerutkan keningnya, masih memproses apa yang terjadi di sekitarnya dan sesaat ia telah melupakan alasan Thomas memandanginya saat tidur.

Aroma rempah yang menyengat tercium seiring angin yang berhembus masuk, Iris menutup hidungnya dan melotot.

"Ini …."

"Ya."

ロックされた章

webnovel.com で好きな作者や翻訳者を応援してください