webnovel

Night King : Kebangkitan Sang Kucing Hitam

Pertemuannya dengan bocah delapan tahun membuat Lin Tian sadar, bahwa kekuatan tidak sepenuhnya bisa melindungi banyak orang. Sebaliknya, dengan kekuatan dan kekuasaan membuat orang-orang semakin menderita, terutama mereka yang lemah. Ketika Lin Tian hendak mengajak bocah tersebut untuk pergi, saat itu juga gerombolan Pendekar mengepung dirinya. Bocah tersebut tewas saat salah satu Pendekar menjadikannya dirinya sebagai tawanan. Lin Tian yang sudah dipenuhi luka itu akhirnya mengerahkan seluruh tenaga dan kemampuannya untuk membunuh semua pendekar tersebut. Lin Tian pun menghembuskan napas terakhirnya. Namun, ketika dia membuka matanya bukan Nirwana yang didapatnya, tetapi dunia yang jauh berbeda dengan masa lalunya. Takdir telah membawanya ke masa depan, lebih tepatnya di tahun 2022. Ribuan tahun hari kehidupan sebelumnya. Namun, pada kehidupan keduanya pun dunia tidak jauh berbeda dengan kehidupan pertamanya. Ketidakadilan masih meraja rela, bahkan lebih kejam dari yang pernah dilihatnya. Lin Tian tidak memiliki pengalaman apa-apa pada kehidupan keduanya. Akan tetapi, dia bertekad untuk mengembalikan kedamaian dunia. Mampukah Lin Tian mengembalikan senyuman orang-orang yang ada di sekitarnya? Akankah kehidupan barunya membuat Lin Tian menyesali kematiannya? Takdir apa yang akan Lin Tian jalani nanti? Siapkah Lin Tian mengetahui kalau orang-orang yang pernah ada di kehidupan pertamanya, hadir di dunia baru ini?

arayan_xander · Seni bela diri
Peringkat tidak cukup
205 Chs

198. Pengkhianat

Ardi sendiri yang berada di bawah pengaruh Alkohol tidak merasakan apa-apa. Dia tidak terbangun walau tubuhnya sedang dinikmati oleh orang lain. Detik demi detik, telah berlalu dan Sukiya sungguh lihai dalam permainannya, biarpun tidak ada balasan dari Ardi.

Malam pun telah berlalu dengan begitu saja. Hingga pagi harinya Ardi pun bangun dari tidurnya yang sangat lelap itu.

"Apa ini? Siapa yang sidah melakukan ini padaku?" teriaknya saat melihat tubuhnya yang tidak tertutup sehelai pun kain.

Ardi melihat sekelilingnya dan mendapati pakaiannya tercecer di lantai. Tidak lupa pula dia melihat Sukiya yang menjadi teman tidurnya itu.

"Astaga! Kamu siapa?"

Ardi sesungguhnya tahu siapa Sukiya sebenarnya. Hanya saja dia terlalu syok ketika mendapati ada wanita lain yang tidur dengannya.

Sukiya pun terbangun karena teriakan Ardi yang telah mengusik mimpi indahnya. Keadaan tubuhnya sangat lemas akibat semalaman dia bermain api dengan Ardi.

"Aaaa!"

Bab Terkunci

Dukung penulis dan penerjemah favorit Anda di webnovel.com