webnovel

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Sinopsis Sebagai pria bangsawan dengan gelar ksatria pedang agung yang cukup disegani pada banyak medan pertempuran, Lorant sering menjadi bahan pembicaraan gadis-gadis bangsawan. Wajahnya yang memiliki tulang rahang tegas, dengan hidung bagaikan terpahat sempurna yang memisahkan kedua mata coklat setajam elang berbingkai alis berbentuk golok tebal, membuatnya sangat berkharisma. Tubuh atletisnya yang dipenuhi guratan luka akibat perang, justru semakin membuatnya terlihat gagah. Bahkan para gadis sering membual bahwa dia tahu berapa jumlah bekas luka yang ada di tubuh Lorant, untuk menimbulkan asumsi bahwa dirinya cukup intim dengan Lorant. Tetapi Lorant justru mencintai Benca, gadis biasa yang tinggal terisolir di tepi hutan selama delapanbelas tahun. Hubungan cinta mereka menghasilkan dua orang anak kembar, Lovisa dan Edvin. Lorant tidak menyangka kisah cintanya bersama Benca merupakan awal perjuangan panjang dan pertarungan mental yang kerap membuatnya frustasi. Selain harus menghadapi kecemburuan Ivett, wanita bangsawan yang telah dijodohkan dengannya dan berusaha mati-matian untuk melenyapkan Benca dengan cara apapun, Lorant juga harus menerima kenyataan, bahwa Benca adalah putri kandung dari bibinya sendiri, seorang wanita bangsawan kelas atas penganut satanisme yang sering melakukan ritual berupa mandi darah perawan, dan telah menculik Lovisa, untuk dijadikan korban ritual. Dengan segala kemampuannya, Lorant berusaha melindungi dua wanita yang paling dicintai dalam hidupnya dari cengkraman bibi sekaligus ibu mertuanya yang haus darah.

Risa Bluesaphier · Sejarah
Peringkat tidak cukup
119 Chs

106. Kepingan Puzzle

Baik Gyorgy maupun Lorant sama-sama terkejut ketika memasuki rumah pohon yang tertata apik meskipun sederhana. Walaupun keduanya sudah bisa memperkirakan apa saja yang mereka akan saksikan, namun tetap saja mereka merasa takjub.

Selain tatanan yang apik dan rapih, disalah satu sudut, pada boneka manekin, sebuah gaun pengantin yang tampak sedikit kusam --karena termakan usia-- masih tersimpan rapih. Gaun tersebut memang gaun pengantin yang ada pada lukisan di ruang rahasia bawah tanah rumah Benca. Lorant terpaku dan menghampiri, lalu menyentuh gaun tersebut dengan hati-hati. Dia teringat akan sesuatu. Sebuah lintasan memori saat dirinya berdebat terkait baju-baju yang dirinya temukan bersama Arpad di ruang bawah tanah rumah Benca.

Bab Terkunci

Dukung penulis dan penerjemah favorit Anda di webnovel.com