webnovel

Pendekar Pedang Pencabut Nyawa

Raka Kamandaka adalah seorang pemuda tampan yang berasal dari Keluarga Kamandaka. Keluarga tersebut sangat ternama di Tanah Pasundan. Selain ternama, keluarga itupun merupakan keluarga yang sangat kaya raya. Kekayaannya di mana-mana, bisnis perdagangannya maju pesat. Di sisi lain, Kepala Keluarga Kamandaka juga seorang pendekar. Namanya sangat termashur di dunia persilatan. Setiap orang-orang yang berkecimpung dalam rimba hijau, pasti pernah mendengar nama Pendekar Pedang Tunggal. Sepak terjangnya membuat semua pendekar golongan hitam merasa jeri. Kalau namanya disebut, pasti mereka bakal merasakan seluruh tubuh bergetar karena saking takutnya. Sayang, suatu ketika sebuah malapetaka menimpa keluarga ternama itu. Seluruh anggota keluarganya tewas dibunuh oleh puluhan orang tidak dikenal. Bahkan malapetaka juga menimpa guru dari Raka Kamandaka sendiri. Setelah terjadinya pembunuhan berantai yang dilakukan secara sadis tersebut, Raka Kamandaka memutuskan untuk memecahkan misteri yang menimpa keluarganya. Dia akan terjun ke dunia yang penuh dengan pertarungan sebagai seorang pendekar muda pilih tanding. Dengan sebilah pusaka yang bernama Pedang Pencabut Nyawa, Raka bertekad akan menggetarkan dunia persilatan.

Junnot_senju · Oriental
Pas assez d’évaluations
407 Chs

Lembah Pasir Luhur II

"Baik, besok aku akan menyebarkan undangan kepada semua pendekar. Aku harap kau mau membantuku," kata Raka Kamandaka.

"Masalah itu kau jangan khawatir, aku sudah menyiapkan semuanya,"

"Apakah ada lagi yang ingin kau bicarakan?"

"Tidak ada. Sekarang bukan waktu yang tepat buat bicara,"

"Lalu?"

"Coba palingkan tubuhmu,"

Raka langsung mengangguk. Dia memalingkan tubuhnya. Begitu berpaling, betapa kagetnya pemuda itu karena mengetahui bahwa di sekitar tempat terakhir sudah berdiri dua puluhan pendekar kelas satu.

Puluhan pasang mata sedang mengawasi keduanya. Orang-orang itu tampil secara terbuka. Mereka tidak lagi memakai cadar. Kecuali hanya satu orang.

Orang yang satu-satunya memakai cadar itu berdiri tepat di tengah-tengah para pendekar yang lain. Orang tersebut mempunyai bentuk tumbuh sempurna. Rambutnya hitam mengkilap dan panjang sampai ke tulang ekor.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com